Senin, 22 Oktober 2018 | 11:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Puslabfor periksa pisau penusuk Bripka Frence yang diduga beracun

Sabtu, 12 Mei 2018 - 13:44 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com
Ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com  - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) masih memeriksa pisau yang digunakan Tendi Sumarno (23) diduga beracun saat menikam Bripka Marhum Frence.

“Sejauh ini kami menduga kuat bahwa itu beracun karena hanya luka sayatan. Tapi ini masih diteliti oleh tim forensik sampai sekarang dan belum ada kepastian,” kata Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal, Sabtu (12/5), seperti dikutip NTMCPolri.

Bripka Frence disabet senjata tajam setelah mengamankan pelaku saat mengamati penjagaan di Mako Brimob. Bripka Frence pada Jumat (11/5) dini hari meminta bantuan Briptu Gustriuce dan Bripka Rahmad Muin untuk menemui pelaku.

Saat diamankan pelaku mengeluarkan pisau dan menyabet Bripka Frence. Bripka Frence langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat memberikan penghormatan terakhir untuk Frence yang dimakamkan di Mako Brimob. Kapolri menyampaikan duka cita dan mendoakan Almarhum.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Pemilihan Presiden 2019 | 22 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Hidayat Nur Wahid minta Presiden berikan contoh politik kebohongan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Ribuan siswa peringati Hari Santri di Alun-alun Kebumen

Hukum | 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 10:52 WIB

Polisi ringkus juru parkir karena edarkan narkoba

Elshinta.com  - Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) masih memeriksa pisau yang digunakan Tendi Sumarno (23) diduga beracun saat menikam Bripka Marhum Frence.

“Sejauh ini kami menduga kuat bahwa itu beracun karena hanya luka sayatan. Tapi ini masih diteliti oleh tim forensik sampai sekarang dan belum ada kepastian,” kata Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen M Iqbal, Sabtu (12/5), seperti dikutip NTMCPolri.

Bripka Frence disabet senjata tajam setelah mengamankan pelaku saat mengamati penjagaan di Mako Brimob. Bripka Frence pada Jumat (11/5) dini hari meminta bantuan Briptu Gustriuce dan Bripka Rahmad Muin untuk menemui pelaku.

Saat diamankan pelaku mengeluarkan pisau dan menyabet Bripka Frence. Bripka Frence langsung dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat memberikan penghormatan terakhir untuk Frence yang dimakamkan di Mako Brimob. Kapolri menyampaikan duka cita dan mendoakan Almarhum.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 09:47 WIB

KA terguling di Taiwan, belum ada laporan korban WNI

Senin, 22 Oktober 2018 - 08:34 WIB

Wakil Bupati Pasaman Barat tinjau lokasi banjir

Senin, 22 Oktober 2018 - 07:50 WIB

Korban penyanderaan KKB di rawat di RS Bhayangkara

Minggu, 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com