Pemerintah Australia kutuk aksi teror di Surabaya
Elshinta
Minggu, 13 Mei 2018 - 23:03 WIB | Penulis : Mario Vau | Editor : Administrator
Pemerintah Australia kutuk aksi teror di Surabaya
Sumber foto: Istimewa

Elshinta.com Pemerintah Australia secara resmi mengutuk aksi teror bom di Surabaya dan rangkaian terorisme lainnya serta menyatakan dukungan dan solidaritas dengan Pemerintah Indonesia. Hal ini dinyatakan dalam pernyataan resmi bersama dari kantor Perdana Menteri Australia, Malcolm Turnbull dan kantor Menteri Luar Negeri, Julie Bishop. 

Dalam siaran media bersama tersebut, Australia "mengutuk serangan teroris pengecut pagi ini di tiga gereja Kristen di kota Surabaya Indonesia yang menargetkan warga sipil yang tidak bersalah," demikian bagian dari pernyataan bersama tersebut. Selanjutnya, Australia juga menyatakan solidaritas penuh dengan Indonesia untuk melawan serangan atas kesempatan berkumpul untuk beribadah secara damai. 

Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Australia siaran media bersama: Serangan Teroris di Indonesia pic.twitter.com/5hsADjrGzX

— Allaster Cox (@DubesAustralia) May 13, 2018

Australia turut berkomitmen menghormati keberagaman dan "menolak mereka yang berusaha menyebarkan perpecahan dan kebencian," dalam keterangan itu. Pihak Australia juga tidak lupa mengutuk peristiwa terorisme yang dilakukan napiter yang ditahan pada cabang Rutan Salemba yang bertempat di dalam kompleks Mako Brimob dan menewaskan enam personil kepolisian. 

Menutup siaran media bersama tersebut, yang sempat dicuit juga oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox, pihak Australia juga "tetap berkomitmen terhadap kemitraan keamanan kami yang erat dengan Indonesia untuk memerangi terorisme, termasuk kerja sama antara penegak hukum  dan badan-badan keamanan." 

Peristiwa teror bom di Surabaya yang hampir serentak berlangsung di tiga lokasi gereja hingga berita ini diturunkan telah memakan 13 korban jiwa dan puluhan yang luka-luka berat. Dalam perkembangan terpisah sekitar pukul 21:00 WIB, terjadi ledakan yang diduga merupakan bom di sebuah rusunawa di Sidoarjo. Kapolri mengakui dalam berita lain bahwa kemampuan antisipasi Polri saat ini dibatasi oleh undang-undang yang tidak memadai. "Karena kita tahu sel-selnya mereka tapi tidak bisa tindak mereka kalau mereka tidak melakukan aksi, UU 15/2003 ini sangat responsif sekali jadi kita bisa bertindak kalau seandainya mereka melakukan aksi atau jelas ada barang buktinya," ungkap Kapolri.

Sore tadi, Jokowi bersama sejumlah petinggi polhukam termasuk Menkopolhukam Wiranto, Kapolri Jendral Tito Karnavia, Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala BIN, Budi Gunawan meninjau lokasi bom di ketiga gereja di Surabaya. Presiden Joko Widodo juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang. "Saya juga mengimbau untuk seluruh rakyat di pelosok Tanah Air agar semuanya tetap tenang menjaga persatuan dan waspada," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar konferensi pers di Surabaya, Minggu (13/5).

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
IMF revisi proyeksi ekonomi Asia, terkontraksi 1,6 persen tahun ini
Rabu, 01 Juli 2020 - 12:36 WIB
Dana Moneter Internasional (IMF) pada Selasa (30/6) merevisi turun proyeksi ekonomi Asia di tengah m...
Jenazah 33 WNI tertahan di Kuala Lumpur segera diterbangkan
Jumat, 19 Juni 2020 - 14:59 WIB
Sebanyak 33 jenazah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertahan di Kuala Lumpur karena kendala penerb...
Tiongkok laporkan 11 kasus baru COVID-19, tujuh kasus OTG
Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:12 WIB
Tiongkok melaporkan 11 kasus baru COVID-19 dan tujuh kasus orang tanpa gejala (OTG) pada 12 Juni, me...
Korut: AS tak punya kedudukan untuk komentari masalah antar-Korea
Kamis, 11 Juni 2020 - 11:26 WIB
Korea Utara pada Kamis (11/6) menyebutkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi untuk mengomen...
Indonesia dan menteri ekonomi ASEAN sepakat hadapi pandemi COVID-19
Jumat, 05 Juni 2020 - 20:27 WIB
Indonesia dan menteri ekonomi negara ASEAN sepakat menghadapi pandemi COVID-19 melalui pertemuan The...
Korsel kembali berlakukan karantina, Dubes RI keluarkan imbauan
Sabtu, 30 Mei 2020 - 13:39 WIB
Setelah otoritas Korea Selatan mengumumkan pemberlakuan kembali langkah-langkah karantina di area Se...
Bar dan restauran di Jepang kembali dibuka pascapelonggaran pembatasan
Rabu, 20 Mei 2020 - 14:11 WIB
Ketika restoran dan bar Jepang perlahan-lahan mulai dibuka kembali pascapelonggaran pembatasan akiba...
Sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney kembali buka
Selasa, 28 April 2020 - 21:11 WIB
Otoritas di Australia membuka sebagian wilayah Pantai Bondi di Sydney, Selasa, setelah tutup beberap...
325 petugas kesehatan di Malaysia positif COVID-19
Jumat, 24 April 2020 - 07:46 WIB
Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan hingga Kamis (23/4) terdapat sebanyak 325 petugasnya...
Irak longgarkan `lockdown` menjelang Ramadan
Rabu, 22 April 2020 - 18:57 WIB
Irak pada Selasa (21/4) mengurangi aturan `lockdown` (karantina wilayah) terkait COVID-19 dengan men...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV