Korea Selatan kecam serangan bom di Surabaya
Elshinta
Senin, 14 Mei 2018 - 08:25 WIB |
Korea Selatan kecam serangan bom di Surabaya
Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom. Sumber foto: https://bit.ly/2rG7VXO

Elshinta.com - Pemerintah Korea Selatan mengecam tindakan serangan bom yang terjadi di tiga gereja di Kota Surabaya, Jawa Timur pada Minggu pagi (13/5).

"Pemerintah Korea Selatan mengecam keras teror bom yang terjadi di gereja-gereja di Kota Surabaya, Indonesia pada pagi 13 Mei waktu setempat," kata Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Chang-beom Kim dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Pemerintah Korea Selatan menyampaikan bela sungkawa kepada para korban dan keluarga korban yang ditinggalkan dan semoga semua korban luka dapat segera pulih. "Pemerintah Korea Selatan juga akan bergandengan tangan dengan masyarakat Indonesia dalam melawan terorisme, yakni teror-teror yang mengancam seluruh umat manusia," demikian pernyataan Dubes Korsel Chang-beom Kim.

Sementara itu, Pemerintah Amerika Serikat melalui Kedutaan besarnya di Jakarta juga mengutuk serangan bom yang terjadi di tiga gereja di Surabaya. "Amerika Serikat mengutuk keras serangan terhadap tiga gereja di Surabaya pagi hari ini," kata pernyataan pada laman resmi Kedutaan Besar AS yang dikutip Antara.

Pemerintah AS memandang bahwa serangan kepada jemaat yang sedang beribadah dengan damai mencederai toleransi dan keberagaman yang dijunjung oleh rakyat Indonesia. "Amerika Serikat berdiri bersama rakyat Indonesia dan kami mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," demikian pernyataan dari Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Kepolisian Daerah Jawa Timur menyatakan bahwa sejauh ini ada 13 orang yang tewas dan 40 orang luka-luka akibat serangan bom di tiga gereja di Surabaya pada Minggu pagi.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Menteri Malaysia puji rencana penghapusan UN di Indonesia
Sabtu, 14 Desember 2019 - 07:45 WIB
Menteri Pendidikan Malaysia, Dr Mazlee Bin Malik memuji rencana Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem...
Dubes Saudi kunjungi lokasi penembakan di pangkalan militer AS
Jumat, 13 Desember 2019 - 16:45 WIB
Duta Besar Arab Saudi untuk Amerika Serikat mengunjungi pangkalan udara Angkatan Laut AS di Florida,...
Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi jalani sidang hari terakhir genosida
Kamis, 12 Desember 2019 - 20:35 WIB
Penerima Nobel Perdamaian Aung San Suu Kyi kembali ke Mahkamah Internasional pada Kamis untuk membel...
Sejumlah orang cedera akibat letusan gunung berapi White Island
Senin, 09 Desember 2019 - 13:36 WIB
Wali Kota Whakatane, Judy Turner mengungkapkan sejumlah orang cedera di White Island, Selandia Baru,...
Paling tidak 23 tewas dalam serangan di Baghdad
Minggu, 08 Desember 2019 - 07:41 WIB
Jumlah korban tewas dalam serangan oleh sejumlah pria bersenjata di lokasi protes utama di Baghdad p...
Dubes peringatkan Dewan Keamanan PBB tak bahas HAM Korut
Kamis, 05 Desember 2019 - 14:03 WIB
Korea Utara pada Rabu (4/12) waktu setempat memperingatkan kepada Dewan Keamanan PBB bahwa pihaknya ...
Tiongkok tunjuk pejabat baru Makau gantikan kepala ekonomi
Senin, 02 Desember 2019 - 13:59 WIB
Dewan Negara Tiongkok menunjuk sejumlah pejabat baru untuk memimpin pusat perjudian paling terkenal ...
India akan audit WhatsApp setelah kasus Pegasus
Jumat, 29 November 2019 - 14:49 WIB
India berencana mengadakan audit untuk sistem keamanan platform WhatsApp setelah aplikasi berkirim p...
Menlu minta Pemerintah Filipina bantu pembebasan WNI disandera kelompok Abu Sayyaf
Rabu, 27 November 2019 - 17:06 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah meminta Pemerintah Filipina untuk membantu secara intensif d...
Sejumlah orang tewas dan luka-luka akibat tiga ledakan di Baghdad
Rabu, 27 November 2019 - 14:45 WIB
Sedikitnya enam orang tewas dan 15 orang lainnya terluka akibat tiga ledakan bom di Baghdad pada Sel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 217
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 144
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once