Selasa, 25 September 2018 | 17:05 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Dalam Negeri / Hankam

PPP mendukung penuh sikap Presiden terkait diselesaikannya RUU Terorisme

Senin, 14 Mei 2018 - 12:12 WIB    |    Penulis : Mario Vau    |    Editor : Administrator
Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy (sumber foto: Istimewa)
Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy (sumber foto: Istimewa)

Elshinta.com Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengutuk keras aksi bom di Mapolrestabes Surabaya serta mendukung penuh sikap Presiden Joko Widodo yang mengingatkan perlu segera diselesaikannya RUU Terorisme yang telah memakan waktu lebih dari 2 tahun lamanya. Ketua Umum PPP, M. Romahurmuziy juga memberikan instruksi kepada fraksi PPP di parlemen untuk mengambil langkah-langkah yang untuk memastkan RUU Terorisme tersebut dapat selesai pada masa sidang yang dimulai 18 Mei agar selesai sebelum Idul Fitri 1439 H. 

Dalam rilis yang diterima redaksi Elshinta.com, Romahurmuziy juga menyampaikan bahwa PPP mengutuk dilibatkannya anak-anak oleh kelompok teroris dalam aksi-aksi kekerasan yang baru saja terjadi di berbagai kesempatan di Surabaya. Menurutnya, melibatkan anak-anak di bawah usia 18 tahun ini jelas-jelas melanggar perintah agama, Konvensi PBB tentang hak-hak anak, dan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak.

PPP mengutuk keras kejadian terbaru bom di Mapolrestabe Surabaya dan menyatakan pelakunya dan dalangnya adalah biadab, anti kemanusiaan, dan anti Ketuhanan. Terkait adanya perbedaan definisi terorisme, pelibatan TNI dan kewenangan Polri, tindakan pre-emptive dalam rangka menangani terorisme,  Ketua Umum PPP juga mendesak agar segera dilakukan rekonsiliasi pandangan secara marathon di awal masa sidang ini di dewan perwakilan rakyat. 

 Secara terpisah, Presiden Joko Widodo telah memperingatkan DPR, jika tidak segera merampungkan revisi UU Tindak Pidana Terorisme hingga bulan Juni 2018, maka Pemerintah akan mengeluarkan Perppu. "Kalau nantinya bulan Juni, akhir masa sidang ini belum segera diselesaikan, saya akan keluarkan Perppu," tegas Jokowi.

Sebaliknya, Ketua DPR Bambang Soesatyo mengatakan tidak ada niat DPR mengulur revisi UU Terorisme, dikarenakan belum adanya kesepakatan soal definisi terorisme.

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 17:02 WIB

Sebanyak 51 orang terima Anugerah Kebudayaan dari Kemendikbud

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:48 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf persiapkan jadwal kampanye

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:45 WIB

60 anak di Kota Kupang, NTT ikut sunatan massal

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:33 WIB

DPRD sesalkan sikap Pemko Medan atas nasib ratusan pedagang eks Pasar Aksara

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:26 WIB

Aksi, penarik bentor tuntut legalitas operasi

Konsultasi | 25 September 2018 - 16:23 WIB

Inilah beberapa aplikasi teknologi yang bermanfaat bagi para petani

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 25 September 2018 - 16:48 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf persiapkan jadwal kampanye

Selasa, 25 September 2018 - 16:45 WIB

60 anak di Kota Kupang, NTT ikut sunatan massal

Selasa, 25 September 2018 - 16:26 WIB

Aksi, penarik bentor tuntut legalitas operasi

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com