Senin, 20 Agustus 2018 | 19:50 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

IPTEK / Aplikasi

Facebook temukan 200 aplikasi jahat yang mungkin salahgunakan data pengguna

Selasa, 15 Mei 2018 - 01:47 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
Leah Millis / Reuters
Leah Millis / Reuters

Elshinta.com 

Hasil awal dari audit aplikasi Facebook mulai terkuak satu persatu. Setelah memeriksa ribuan aplikasi untuk melihat apakah ada data pribadi yang disalahgunakan, Facebook telah menemukan 200 aplikasi jahat dan langsung menangguhkannya.

Nama-nama aplikasi yang melanggar itu belum dirilis. Facebook mengatakan bahwa ketika menemukan suatu aplikasi yang telah menyalahgunakan data Anda, mereka akan memberi tahu pengguna dengan cara yang sama, saat dimana mereka terpengaruh oleh pengumpulan data dari Cambridge Analytica.

"Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menemukan semua aplikasi yang mungkin telah menyalahgunakan data-data para pengguna Facebook, dan itu akan memakan waktu," kata perwakilan perusahaan itu, seperti yang telah dilakukan oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg yang mengumumkan penyelidikan pada 21 Maret 2018 lalu.

Langkah Facebook berikutnya menjadi sangat penting di sini. Seberapa banyak kontroversi dari setiap pengambilan data yang disebabkan oleh aplikasi tersebut. (*)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 20 Agustus 2018 - 19:48 WIB

Kudus kirim relawan keahlian khusus dan bantuan ke Lombok

Aktual Sepakbola | 20 Agustus 2018 - 19:34 WIB

Anies apresiasi prestasi tim U-14 DKI Jakarta

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 19:22 WIB

Pertamina bangun ruang kelas PAUD Bunda Pertiwi

Ekonomi | 20 Agustus 2018 - 19:06 WIB

IHSG Senin ditutup menguat 108,39 poin

Ekonomi | 20 Agustus 2018 - 18:57 WIB

Musim kemarau keterserapan pupuk kujang menurun

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com