Senin, 22 Oktober 2018 | 00:50 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Sebarkan ujaran kebencian, PNS di Lhokseumawe ditangkap polisi

Rabu, 16 Mei 2018 - 07:33 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
ilustrasi. Foto: Elshinta.com
ilustrasi. Foto: Elshinta.com

Elshinta.com  - Polisi menangkap seorang PNS di lingkungan pemerintah Kota Lhokseumawe karena dianggap menyebar ujaran kebencian di media sosial.

PNS yang berinisial BS (48), ditangkap setelah diketahui bahwa pada akun media sosial facebook yang selanjutnya diketahui milik tersangka, mengandung unsur ujaran kebencian.

"Saat kami berpatroli siber di media sosial didapati ada tulisan di akun media sosial yang bersangkutan mengandung unsur ujaran kebencian," ungkap Kepala Polres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, Selasa (15/5) malam.

Lanjutnya, setelah diketahui ada konten isi yang berbentuk tulisan mengandung unsur dimaksud, maka selanjutnya ditelusuri siapa pemilik akun media sosial itu. Setelah diketahui, siapa pemilik akun dimaksud. Maka, pada sekitar pukul 12. 00 WIB Selasa (15/5) , polisi segera menangkap tersangka bersama barang buktinya di Polres Lhokseumawe.

"Barang bukti yang dikumpulkan dalam kasus tersebut adalah cetakan rekaman layar tulisan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat dari akun facebook tersangka," kata Irawan.

Saat ditanya polisi tentang motivasinya, BS, beralasan, perbuatannya membuat status di akun media sosial miliknya untuk memperbaiki keadaan, supaya ada perubahan lebih baik ke depan.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com  - Polisi menangkap seorang PNS di lingkungan pemerintah Kota Lhokseumawe karena dianggap menyebar ujaran kebencian di media sosial.

PNS yang berinisial BS (48), ditangkap setelah diketahui bahwa pada akun media sosial facebook yang selanjutnya diketahui milik tersangka, mengandung unsur ujaran kebencian.

"Saat kami berpatroli siber di media sosial didapati ada tulisan di akun media sosial yang bersangkutan mengandung unsur ujaran kebencian," ungkap Kepala Polres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, Selasa (15/5) malam.

Lanjutnya, setelah diketahui ada konten isi yang berbentuk tulisan mengandung unsur dimaksud, maka selanjutnya ditelusuri siapa pemilik akun media sosial itu. Setelah diketahui, siapa pemilik akun dimaksud. Maka, pada sekitar pukul 12. 00 WIB Selasa (15/5) , polisi segera menangkap tersangka bersama barang buktinya di Polres Lhokseumawe.

"Barang bukti yang dikumpulkan dalam kasus tersebut adalah cetakan rekaman layar tulisan yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan atau kelompok masyarakat dari akun facebook tersangka," kata Irawan.

Saat ditanya polisi tentang motivasinya, BS, beralasan, perbuatannya membuat status di akun media sosial miliknya untuk memperbaiki keadaan, supaya ada perubahan lebih baik ke depan.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:52 WIB

Tawuran, satu pelajar tewas dan tiga terluka

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:34 WIB

Satu keluarga tewas tertabrak KA di Surabaya

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com