Maling spesialis mikrofon masjid dicokok polisi
Rabu, 16 Mei 2018 - 17:24 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Foto: Deni Suryanti.

Elshinta.com - Agus Efendi, warga Desa Gunting, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak kakinya oleh anggota Polres Sukoharjo, Jawa Tengah. Pencuri spesialis mikrofon masjid ini berusaha melarikan diri saat ditangkap aparat. Pelaku yang diketahui residivis kasus serupa ini menggasak lebih dari 30 lokasi masjid di wilayah Sukoharjo Kota.

Kapolsek Sukoharjo AKP Parwanto menjelaskan, awal penangkapan Agus Efendi karena adanya laporan warga yang berkali-kali kehilangan mikrofon masjid. Suatu saat, aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV yang dipasang pengurus masjid di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten sukoharjo. Warga kemudian berinisiatif melaporkannya ke polisi. “Pelaku ini tidak sadar terekam kamera CCTV, bahkan kendaraan yang digunakan juga nampak dalam rekaman,” kata Kapolsek.

Parwanto menyebutkan, modus pelaku dalam melakukan pencurian adalah berpura pura melaksanakan salat di masjid yang sudah diincar. Kemudian saat warga atau pengurus masjid lengah, aksi pencurian dilakukan. Pelaku ditangkap di Terminal Tirtonadi Solo saat hendak melarikan diri ke kampung halamannya di Bojonegoro. Dalam proses penangkapan, beberapa kali pelaku berupaya kabur dengan melepas borgol hingga akhirnya ditembak petugas di kaki kanannya. “ Agus ini mencuri mikrofon masjid sejak tahun 2012. Di Sukoharjo Kota ada lima laporan yang diakui dilakukan pelaku,” imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Deni Suryanti, Rabu (16/5). 

Menurut Parwanto, dari tangan Agus, pihaknya mengamankan 13 mikrofon dan dua rol kabel sebagai barang bukti. Pelaku mengatakan tidak memiliki penadah tetap karena hasil curiannya dijual secara acak dan via online. Selain di Sukoharjo, pelaku pernah menjalani tiga kali dipenjara untuk kasus yang sama. Kali ini polisi menjerat pelaku dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.  

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 21 April 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 40 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok dan Taiwan yang merupaka...
Sabtu, 20 April 2019 - 17:28 WIB
Elshinta.com - Saeri Haryanto (75), warga Desa Pujodadi, Kecamatan Bonorowo, Kabupaten Keb...
Jumat, 19 April 2019 - 15:22 WIB
Elshinta.com - Polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pemukulan Pengawas (PTPS) yang se...
Kamis, 18 April 2019 - 06:39 WIB
Elshinta.com - Dua orang diduga pemilih siluman atau oknum yang memanfaatkan formulir C6 orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 14:19 WIB
Elshinta.com - Petugas Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara menangkap satu orang ...
Selasa, 16 April 2019 - 08:53 WIB
Elshinta.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo memberika...
Senin, 15 April 2019 - 15:56 WIB
Elshinta.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Langkat, Sumatera Utara menggerebek lokasi tr...
Minggu, 14 April 2019 - 07:41 WIB
Elshinta.com - Subdit 2 Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalimantan Selata...
Jumat, 12 April 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap tersangka berinisial AP dan AJ yang didug...
Jumat, 12 April 2019 - 07:45 WIB
Elshinta.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) telah berhasil membawa pulang dua tersangka ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)