Selasa, 25 September 2018 | 17:10 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Peristiwa / Arestasi

Maling spesialis mikrofon masjid dicokok polisi

Rabu, 16 Mei 2018 - 17:24 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Deni Suryanti.
Foto: Deni Suryanti.

Elshinta.com - Agus Efendi, warga Desa Gunting, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten terpaksa dilumpuhkan dengan ditembak kakinya oleh anggota Polres Sukoharjo, Jawa Tengah. Pencuri spesialis mikrofon masjid ini berusaha melarikan diri saat ditangkap aparat. Pelaku yang diketahui residivis kasus serupa ini menggasak lebih dari 30 lokasi masjid di wilayah Sukoharjo Kota.

Kapolsek Sukoharjo AKP Parwanto menjelaskan, awal penangkapan Agus Efendi karena adanya laporan warga yang berkali-kali kehilangan mikrofon masjid. Suatu saat, aksi pelaku sempat terekam kamera CCTV yang dipasang pengurus masjid di Kelurahan Gayam, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten sukoharjo. Warga kemudian berinisiatif melaporkannya ke polisi. “Pelaku ini tidak sadar terekam kamera CCTV, bahkan kendaraan yang digunakan juga nampak dalam rekaman,” kata Kapolsek.

Parwanto menyebutkan, modus pelaku dalam melakukan pencurian adalah berpura pura melaksanakan salat di masjid yang sudah diincar. Kemudian saat warga atau pengurus masjid lengah, aksi pencurian dilakukan. Pelaku ditangkap di Terminal Tirtonadi Solo saat hendak melarikan diri ke kampung halamannya di Bojonegoro. Dalam proses penangkapan, beberapa kali pelaku berupaya kabur dengan melepas borgol hingga akhirnya ditembak petugas di kaki kanannya. “ Agus ini mencuri mikrofon masjid sejak tahun 2012. Di Sukoharjo Kota ada lima laporan yang diakui dilakukan pelaku,” imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Deni Suryanti, Rabu (16/5). 

Menurut Parwanto, dari tangan Agus, pihaknya mengamankan 13 mikrofon dan dua rol kabel sebagai barang bukti. Pelaku mengatakan tidak memiliki penadah tetap karena hasil curiannya dijual secara acak dan via online. Selain di Sukoharjo, pelaku pernah menjalani tiga kali dipenjara untuk kasus yang sama. Kali ini polisi menjerat pelaku dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.  

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 17:02 WIB

Sebanyak 51 orang terima Anugerah Kebudayaan dari Kemendikbud

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:48 WIB

Tim Jokowi - Ma'ruf persiapkan jadwal kampanye

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:45 WIB

60 anak di Kota Kupang, NTT ikut sunatan massal

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:33 WIB

DPRD sesalkan sikap Pemko Medan atas nasib ratusan pedagang eks Pasar Aksara

Aktual Dalam Negeri | 25 September 2018 - 16:26 WIB

Aksi, penarik bentor tuntut legalitas operasi

Konsultasi | 25 September 2018 - 16:23 WIB

Inilah beberapa aplikasi teknologi yang bermanfaat bagi para petani

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 25 September 2018 - 15:55 WIB

Polsek Bojonggede ungkap curanmor, tiga pelaku pelajar

Selasa, 25 September 2018 - 14:04 WIB

Polda Sultra musnahkan barang bukti 1.581,1 gram sabu

Selasa, 25 September 2018 - 09:13 WIB

25 September hari jadi kota Bandung

Senin, 24 September 2018 - 21:23 WIB

Pengemudi truk ditemukan meninggal di rest area

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com