Menpar nyatakan pariwisata Indonesia belum terdampak `imbauan perjalanan`
Rabu, 16 Mei 2018 - 19:26 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2rIIrtc

Elshinta.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan pariwisata Indonesia belum terdampak dengan adanya 14 negara yang mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advice) ke Indonesia.

"Kementerian Pariwisata melakukan monitoring terus. Bersyukurnya belum ada pembatalan, terutama di Bali yang jadi barometer. Tapi kita berkewajiban untuk mengumumkan kalau terjadi demikian," kata Arief di lingkungan Istana kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/5).

Ke-14 negara dan entitas yang mengeluarkan "travel advice" adalah Inggris, Amerika Serikat, Australia, Hong Kong, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Polandia, Irlandia, Kanada, Prancis, Filipina, Swiss dan Brasil. "Kita harus jujur di situ. Kita harus segera mengumumkan kalau sudah `recovery` seperti yang kita umumkan dulu saat bom Sarinah. Kejadian kita umumkan dalam waktu empat jam `recovery`," tambah Arief.

Menurut Arief, pihaknya sudah mengecek tiga destinasi utama yaitu Bali, Jakarta dan kepulauan Riau dan tidak ditemukan adanya pembatalan. "Itu yang penting sampai pagi tadi. Sore ini akan saya cek lagi. Kalau sampai `travel warning` (larangan berpergian) akan kena (dampak). Contohnya Gunung Agung itu kena sejuta (pembatalan) begitu `travel warning` sudah dilarang. Kalau `travel advice` itu belum dilarang dan diingatkan saja," ungkap Arief, dikutip Antara.

Arief pun sulit untuk memprediksi turunnya angka wisatawan kecuali bila hal itu sudah terjadi. "Perkembangan selanjutnya tidak semua bisa menjamin, jadi susah (memprediksi), kita berharap semoga pemulihannya cepat, kalai terus-menerus seperti itu akan berdampak karenanya kita harapkan segera diatasi," ungkap rief.

Sedangkan Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan informasi mengenai kondisi terkini di Indonesia melalui perwakilan-perwakilan di luar negeri. "Kita mengatakan kita aman, kita aman. Semua berjalan normal bahkan di Surabaya sudah berjalan normal. Makanya pendekatan yang kita sampaikan adalah informasi yang kita bagi dari perwakilan ke negara-negara lain adalah bahwa Indonesia aman," kata Fachir.

Pemerintah menurut Fachir juga ikut menjamin keamanan penyelenggaraan kegiatan internasional yang rencananya akan dilakukan di Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 25 April 2019 - 09:13 WIB
Elshinta.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik moderat pa...
Rabu, 24 April 2019 - 20:58 WIB
Elshinta.com - Anggota DPR RI Bambang Haryo merasa kecewa dengan adanya kenaikan tarif pes...
Rabu, 24 April 2019 - 20:23 WIB
Elshinta.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan laba bersih Rp4,0...
Rabu, 24 April 2019 - 19:58 WIB
Elshinta.com - Kapal Perintis Sabuk Nusantara yang selama ini beroperasi di wilayah Sumate...
Rabu, 24 April 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengantisipasi titik rawan menjelang arus...
Rabu, 24 April 2019 - 18:24 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (24...
Rabu, 24 April 2019 - 16:24 WIB
Elshinta.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumardi memastikan Bandara Internas...
Rabu, 24 April 2019 - 14:56 WIB
Elshinta.com - Cawapres  Sandiaga Uno agar para pengusaha bersiap menyambut Ramadan, dihar...
Rabu, 24 April 2019 - 10:51 WIB
Elshinta.com - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu (2...
Rabu, 24 April 2019 - 10:31 WIB
Elshinta.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (24/4),...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)