Senin, 22 Oktober 2018 | 00:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Eropa

NATO kecam peresmian Jembatan Crimea

Kamis, 17 Mei 2018 - 11:04 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Sumber foto: https://bit.ly/2IKrPL3
Sumber foto: https://bit.ly/2IKrPL3

Elshinta.com - Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO) mengecam peresmian jembatan baru yang menghubungkan daratan Rusia dengan Crimea yang dicaplok Moskow sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina. 

Aliansi Atlantik itu menggaungkan kecaman Uni Eropa sebelumnya tentang jembatan tersebut, yang dilalui oleh Presiden Rusia Vladimi Putin dengan menggunakan truk. 

“NATO mengecam pembangunan dan pembukaan sebagian jembatan Selat Kerch antara Rusia dan Crimea,” ujar wakil juru bicara NATO Piers Cazalet. 

“Crimea adalah bagian dari Ukraina dan jembatan ini merupakan pelanggaran lain terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina,” Cazalet dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman Antara.

Jembatan yang membatasi lalu lintas laut ke pelabuhan Ukraina di Laut Azov itu merupakan “pelanggaran terhadap hak navigasi mereka di perairan teritorial,” tambahnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com - Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau North Atlantic Treaty Organization (NATO) mengecam peresmian jembatan baru yang menghubungkan daratan Rusia dengan Crimea yang dicaplok Moskow sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina. 

Aliansi Atlantik itu menggaungkan kecaman Uni Eropa sebelumnya tentang jembatan tersebut, yang dilalui oleh Presiden Rusia Vladimi Putin dengan menggunakan truk. 

“NATO mengecam pembangunan dan pembukaan sebagian jembatan Selat Kerch antara Rusia dan Crimea,” ujar wakil juru bicara NATO Piers Cazalet. 

“Crimea adalah bagian dari Ukraina dan jembatan ini merupakan pelanggaran lain terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina,” Cazalet dalam sebuah pernyataan, dikutip dari laman Antara.

Jembatan yang membatasi lalu lintas laut ke pelabuhan Ukraina di Laut Azov itu merupakan “pelanggaran terhadap hak navigasi mereka di perairan teritorial,” tambahnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com