Senin, 22 Oktober 2018 | 00:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Arestasi

Kapolda Jatim: Ada 23 penangkapan terduga teroris

Kamis, 17 Mei 2018 - 15:05 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Dewi Rusiana
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin. Sumber foto: https://bit.ly/2ImoZfP
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin. Sumber foto: https://bit.ly/2ImoZfP

Elshinta.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan ada 23 penangkapan terhadap terduga teroris yang ada di wilayah itu pascarentetan aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo.

"Ada 23 penangkapan di antaranya satu menyerahkan diri. Kami mengimbau untuk terduga teroris segera menyerahkan diri dari pada terus dikejar-kejar," kata Machfud Arifin kepada wartawan di Surabaya, Kamis (17/5).

Dikutip Antara, Machfud menjelaskan, dalam penangkapan itu ada empat terduga teroris yang tewas. Untuk itu ia terus mengimbau para terduga teroris segera menyerahkan diri ke polisi. Machfud juga membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Sidoarjo dan Probolinggo pada Rabu (16/5) malam. Namun dia enggan merinci secara teknis perihal penangkapan itu. "Tidak perlu dijelaskan secara teknis tapi memang ada penangkapan. Itu terus berkembang mudah-mudahan tidak ada lagi yang tertangkap dan semuanya aman," katanya.

Dia menjelaskan, pihak Polri dalam hal ini Polda Jatim akan bekerja sama dengan TNI atau Kodam V/Brawijaya untuk bersama melakukan patroli keamanan. "Nanti kami akan kerja sama Kodam. Saya sudah telepon Pak Pangdam V/Brawijaya untuk sama-sama melakukan patroli gabungan terutama pada hari Minggu. Kami juga dibantu dari unsur Banser Nahdlatul Ulama untuk membantu menjaga pengamanan gereja dan lingkungan yang kemungkinan rawan," ujar jenderal bintang dua itu.

Dia menegaskan, keamanan di Surabaya dan Jatim pada umumnya telah kondusif. "Secara umum di Jatim sudah berjalan dengan baik. Masjid, melaksanakan tarawih sudah banyak. Jalan-jalan sudah mulai macet. Mudah-mudahan tidak ada lagi," tuturnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan ada 23 penangkapan terhadap terduga teroris yang ada di wilayah itu pascarentetan aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo.

"Ada 23 penangkapan di antaranya satu menyerahkan diri. Kami mengimbau untuk terduga teroris segera menyerahkan diri dari pada terus dikejar-kejar," kata Machfud Arifin kepada wartawan di Surabaya, Kamis (17/5).

Dikutip Antara, Machfud menjelaskan, dalam penangkapan itu ada empat terduga teroris yang tewas. Untuk itu ia terus mengimbau para terduga teroris segera menyerahkan diri ke polisi. Machfud juga membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Sidoarjo dan Probolinggo pada Rabu (16/5) malam. Namun dia enggan merinci secara teknis perihal penangkapan itu. "Tidak perlu dijelaskan secara teknis tapi memang ada penangkapan. Itu terus berkembang mudah-mudahan tidak ada lagi yang tertangkap dan semuanya aman," katanya.

Dia menjelaskan, pihak Polri dalam hal ini Polda Jatim akan bekerja sama dengan TNI atau Kodam V/Brawijaya untuk bersama melakukan patroli keamanan. "Nanti kami akan kerja sama Kodam. Saya sudah telepon Pak Pangdam V/Brawijaya untuk sama-sama melakukan patroli gabungan terutama pada hari Minggu. Kami juga dibantu dari unsur Banser Nahdlatul Ulama untuk membantu menjaga pengamanan gereja dan lingkungan yang kemungkinan rawan," ujar jenderal bintang dua itu.

Dia menegaskan, keamanan di Surabaya dan Jatim pada umumnya telah kondusif. "Secara umum di Jatim sudah berjalan dengan baik. Masjid, melaksanakan tarawih sudah banyak. Jalan-jalan sudah mulai macet. Mudah-mudahan tidak ada lagi," tuturnya.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Minggu, 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:52 WIB

Tawuran, satu pelajar tewas dan tiga terluka

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:34 WIB

Satu keluarga tewas tertabrak KA di Surabaya

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com