Kapolda Jatim: Ada 23 penangkapan terduga teroris
Kamis, 17 Mei 2018 - 15:05 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Dewi Rusiana
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Machfud Arifin. Sumber foto: https://bit.ly/2ImoZfP

Elshinta.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan ada 23 penangkapan terhadap terduga teroris yang ada di wilayah itu pascarentetan aksi teror di Surabaya dan Sidoarjo.

"Ada 23 penangkapan di antaranya satu menyerahkan diri. Kami mengimbau untuk terduga teroris segera menyerahkan diri dari pada terus dikejar-kejar," kata Machfud Arifin kepada wartawan di Surabaya, Kamis (17/5).

Dikutip Antara, Machfud menjelaskan, dalam penangkapan itu ada empat terduga teroris yang tewas. Untuk itu ia terus mengimbau para terduga teroris segera menyerahkan diri ke polisi. Machfud juga membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Sidoarjo dan Probolinggo pada Rabu (16/5) malam. Namun dia enggan merinci secara teknis perihal penangkapan itu. "Tidak perlu dijelaskan secara teknis tapi memang ada penangkapan. Itu terus berkembang mudah-mudahan tidak ada lagi yang tertangkap dan semuanya aman," katanya.

Dia menjelaskan, pihak Polri dalam hal ini Polda Jatim akan bekerja sama dengan TNI atau Kodam V/Brawijaya untuk bersama melakukan patroli keamanan. "Nanti kami akan kerja sama Kodam. Saya sudah telepon Pak Pangdam V/Brawijaya untuk sama-sama melakukan patroli gabungan terutama pada hari Minggu. Kami juga dibantu dari unsur Banser Nahdlatul Ulama untuk membantu menjaga pengamanan gereja dan lingkungan yang kemungkinan rawan," ujar jenderal bintang dua itu.

Dia menegaskan, keamanan di Surabaya dan Jatim pada umumnya telah kondusif. "Secara umum di Jatim sudah berjalan dengan baik. Masjid, melaksanakan tarawih sudah banyak. Jalan-jalan sudah mulai macet. Mudah-mudahan tidak ada lagi," tuturnya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:17 WIB
Elshinta.com  - Polsek Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menangkap s...
Kamis, 17 Januari 2019 - 07:02 WIB
Elshinta.com - Subdit II Ditres (Direktorat Reskrim) Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan ...
Rabu, 16 Januari 2019 - 18:57 WIB
Elshinta.com - Tim Siber Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menangkap Titin Surya...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:58 WIB
Elshinta.com - Satres Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menangkap sala...
Rabu, 16 Januari 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Pelaku penipuan perekrutan sebagai tenaga honorer di salah satu dinas jajar...
Rabu, 16 Januari 2019 - 10:52 WIB
Elshinta.com - Begal sadis yang beraksi di tujuh lokasi berhasil dibekuk jajaran Satu...
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:55 WIB
Elshinta.com - Anggota Polsek Kalideres meringkus pria pelaku kekerasan seksual berinisial...
Selasa, 15 Januari 2019 - 20:48 WIB
Elshinta.com - Yono W (37) warga Jalan S Supriadi No 1, Gang Lestari, RT7/RW1, Kelurahan K...
Selasa, 15 Januari 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Polisi mengamankan dua orang kakak beradik berinisial DL dan CP di kawasan ...
Selasa, 15 Januari 2019 - 16:35 WIB
Elshinta.com - Petugas Kepolisian Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), melakukan operasi ta...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)