Penipu bermodus gandakan uang miliaran rupiah ditangkap petugas
Kamis, 17 Mei 2018 - 20:16 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Foto: Sutini

Elshinta.com - TA (46) warga Kabupaten Sragen Jawa Tengah pelaku pengganda uang diringkus oleh Tim Satreskrim Polres Kudus, setelah menipu korban JM warga Kudus sebesar Rp30 juta. Dimana pelaku mengaku dapat menggandakan uang dari Rp30 juta menjadi Rp2,5 Milyar.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan kronologis penipuan yang dilakukan oleh TA berawal saat korban yang membutuhkan uang mendatangi temannya warga Grobogan. Korban kemudian dikenalkan dengan pelaku yang dapat menggandakan uang.

"Pada hari yang telah ditentukan pelaku datang ke rumah korban di Kudus. Berhubung di rumah korban sedang banyak tamu, akhirnya korban diajak kesalah satu hotel di daerah jalur lingkar Kudus. Di situlah pelaku memperdaya korban dengan ritual penggandaan uang," ujarnya kepada wartawan termasuk Kontributor elshinta, Sutini, Kamis (17/5).

Menurut Gurning, dalam ritual di hotel tersebut, untuk meyakinkan korban. Pelaku bersama temannya yang saat ini masih diburu membawa sejumlah barang-barang klenik, seperti jenglot, kereta kencana Nyi Blorong, kardus berisi dua buah kelapa beserta keris.

"Mereka melakukan ritual dengan cara korban diminta berdoa setelah menyerahkan uang sebesar Rp30 juta. Saat berdoa kondisi ruangan dibuat gelap sehingga korban tidak mengetahui jika uang miliknya yang digandakan dibawa lari oleh pelaku. Sampai akhirnya korban tersadar menjadi korban penipuan," imbuhnya.

Gurning mengungkapkan pelaku ditangkap di daerah asalnya beserta barang bukti kecuali uang karena sudah habis. Para pelaku akan dijerat pasal 378 KUHP terkait penipuan dengan ancaman 4 tahun.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 19:34 WIB
Elshinta.com - Aparat Polresta Tangerang, Banten, memburu bandar narkotika jenis sabu-sabu...
Kamis, 17 Januari 2019 - 17:09 WIB
Elshinta.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti memint...
Kamis, 17 Januari 2019 - 16:43 WIB
Elshinta.com - Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat menangkap tiga provokator biang keri...
Kamis, 17 Januari 2019 - 12:12 WIB
Elshinta.com - Warga Gaplek, Pamulang, Tangerang Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:37 WIB
Elshinta.com -Seorang remaja di Kabupaten Kediri memiliki ‘hobi’ meremas payudara g...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com -Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau menyita ribuan produk ilegal berupa...
Kamis, 17 Januari 2019 - 11:19 WIB
Elshinta.com - Aksi perampokan dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi di Sukabumi, ...
Kamis, 17 Januari 2019 - 10:34 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 41 orang warga Kecamatan Empanang menyerahkan diri ke Polres Kapua...
Rabu, 16 Januari 2019 - 19:15 WIB
Elshinta.com - Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan artis VA sebagai tersangka kasus pr...
Rabu, 16 Januari 2019 - 18:29 WIB
Elshinta.com - Polres Metro Jakarta Utara menggelar pemusnahan barang bukti berupa sabu se...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)