Senin, 19 November 2018 | 11:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Aktual Sepakbola

Del Piero: Pesepakbola harus satukan perdamaian

Jumat, 18 Mei 2018 - 08:09 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Alessandro Del Piero ketika berada di Medan, Sumatera Utara. Sumber foto: https://bit.ly/2GsbiGG
Alessandro Del Piero ketika berada di Medan, Sumatera Utara. Sumber foto: https://bit.ly/2GsbiGG

Elshinta.com - Legenda hidup sepak bola Italia, Alessandro Del Piero mengaku aksi teror yang melanda Indonesia tak menjadikannya membatalkan kunjungan ke Tanah Air, dengan tujuan Kota Medan, Sumatera Utara.

Bagi Ale, panggilan akrab Del Piero, di Medan, Jumat (18/5), menjadi tugasnya dan juga pesepakbola di seluruh dunia untuk menyatukan seluruh negara dengan mengusung perdamaian.

"Saya dan pemain lainnya bertanggung jawab untuk menyampaikan pesan perdamaian ke seluruh dunia melalui sepakbola," katanya.

Ia menilai bahwa aksi teror tak hanya dialami di Indonesia saja, negara lain pun mengalami hal yang sama. Namun, kunjungannya memenuhi undangan Presiden Pro Duta FC, Sihar Sitorus dalam rangakaian agenda di Medan, tak menghentikan langkahnya memenuhi undangan tersebut meski keluarga mencemaskan keselamatannya akibat aksi teror yang menewaskan belasan orang dan melukai puluhan orang lain tersebut.

"Saya tahu yang terjadi. Tentu keluarga dan orang-orang di sekitar saya secara alami khawatir. Saya percaya bahwa kekuatan olahraga bisa menyatukan seluruhnya dalam perdamaian," yakinnya.

Dalam kunjungannya, Ale juga memuji Indonesia yang menurutnya begitu indah dan sudah sepatutnya masyarakat bangga dengan kekayaan dan kondisi kehidupan yang lebih baik dari pada negara lainnya.

"Negara ini sangat indah dan rakyat disini sudah sepatutnya bangga, karena banyak negara lain yang tidak dalam kondisi seperti di Indonesia ini," pungkas dia, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:02 WIB

Dishub Bogor hentikan sementara operasi angkot modern

Elshinta.com - Legenda hidup sepak bola Italia, Alessandro Del Piero mengaku aksi teror yang melanda Indonesia tak menjadikannya membatalkan kunjungan ke Tanah Air, dengan tujuan Kota Medan, Sumatera Utara.

Bagi Ale, panggilan akrab Del Piero, di Medan, Jumat (18/5), menjadi tugasnya dan juga pesepakbola di seluruh dunia untuk menyatukan seluruh negara dengan mengusung perdamaian.

"Saya dan pemain lainnya bertanggung jawab untuk menyampaikan pesan perdamaian ke seluruh dunia melalui sepakbola," katanya.

Ia menilai bahwa aksi teror tak hanya dialami di Indonesia saja, negara lain pun mengalami hal yang sama. Namun, kunjungannya memenuhi undangan Presiden Pro Duta FC, Sihar Sitorus dalam rangakaian agenda di Medan, tak menghentikan langkahnya memenuhi undangan tersebut meski keluarga mencemaskan keselamatannya akibat aksi teror yang menewaskan belasan orang dan melukai puluhan orang lain tersebut.

"Saya tahu yang terjadi. Tentu keluarga dan orang-orang di sekitar saya secara alami khawatir. Saya percaya bahwa kekuatan olahraga bisa menyatukan seluruhnya dalam perdamaian," yakinnya.

Dalam kunjungannya, Ale juga memuji Indonesia yang menurutnya begitu indah dan sudah sepatutnya masyarakat bangga dengan kekayaan dan kondisi kehidupan yang lebih baik dari pada negara lainnya.

"Negara ini sangat indah dan rakyat disini sudah sepatutnya bangga, karena banyak negara lain yang tidak dalam kondisi seperti di Indonesia ini," pungkas dia, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Minggu, 18 November 2018 - 14:48 WIB

Dubes Ahmad Rusdi lepas kepulangan Timnas ke Jakarta

Minggu, 18 November 2018 - 08:16 WIB

Timnas Indonesia langsung fokus hadapi Filipina

Sabtu, 17 November 2018 - 14:14 WIB
Piala AFF 2018

Ridho jumawa meski belum dapat kepercayaan Bima Sakti

Sabtu, 17 November 2018 - 13:49 WIB
Piala AFF 2018

Bima Sakti: Kami sudah siap melawan Thailand

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com