Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:52 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Kuliner

Pasar Wadai Ramadan Banjarmasin resmi dibuka

Jumat, 18 Mei 2018 - 14:57 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Foto: Syahri Ruslan.
Foto: Syahri Ruslan.

Elshinta.com - Agenda tahunan dalam menyambut bulan Ramadan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan selalu digelar Pasar Wadai Ramadhan atau Cake Fair. Untuk tahun 2018 ini dilaksanakan di sepanjang Jalan RE.Martadinata depan Kantor Walikota Banjarmasin, Kamis (17/5) secara resmi dibuka Sekda Provinsi Kalsel H.Abdul Haris Makkie mewakili Gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor yang berhalangan hadir.

Menurut Abdul Haris Makkie, menyambut hangat ide Kota Banjarmasin untuk menjadi Pasar Wadai Ramadhan sebagai wisata kuliner khas Kalsel. “Namun, even untuk memperkenalkan kuliner khas Kalsel juga bisa dilakukan saat Hari Jadi Kota Banjarmasin atau Pemprov Kalsel,” katanya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Syahri Ruslan.

"Berkumpulnya beragam kudapan, kue hingga makanan berat dalam satu even, tak mesti harus di bulan Ramadhan. “Potensi wisata kuliner khas Kalsel juga perlu dikembangkan lagi. Saya berharap Banjarmasin bisa memikirkan ruang khusus untuk makanan-makanan tradisional didagangkan. Jadi, tak harus menunggu setahun sekali, tapi tiap hari bisa ditemui,” Kata mantan Kabiro humas Kalsel ini.

Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah turut hadir dalam pembukaan Pasar wadai ini mewakili walikota Ibnu Sina yang sedang Umroh . Menurut Hermansyah pasar wadai tahun ini lebih spesifik karena mengundang peserta dari seluruh kabupaten dan kota se Kalsel untuk meramaikan dengan berjualan di lokasi tersebut. Dan ada beberapa kendala yang dihadapi para pedagang daerah yaitu mereka paling tidak harus menetap satu bulan di Banjarmasin, makanya ada sebagin yang tidak ikut serta dalam pasar wadai ini.kata Herman.

"Ada beberapa stand yang di tempati perwakilan kabupaten dan kota se kalsel mereka menjajakab makanan khasnya, buktinya ada ribuan jenis kuliner yang tersedia di tempat ini, bahkan ada pula yang datang dari luar kalsel. Kata Wakil Walikota Banjarmasin ini.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:47 WIB

MUI ajak masyarakat cegah kabar `hoax`

Kriminalitas | 16 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Polres Singkawang berhasil ringkus dua tersangka Narkotika

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 11:27 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi tertarik akusisi Manchester United

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:16 WIB

Gubernur: Realisasi bantuan operasional kesehatan Kaltara masih rendah

Pemasaran | 16 Oktober 2018 - 11:05 WIB

Konsep AIDA Marketing yang wajib diketahui pelaku usaha

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 10:54 WIB

Timnas bertekad raih kemenangan lawan Hong Kong

Elshinta.com - Agenda tahunan dalam menyambut bulan Ramadan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan selalu digelar Pasar Wadai Ramadhan atau Cake Fair. Untuk tahun 2018 ini dilaksanakan di sepanjang Jalan RE.Martadinata depan Kantor Walikota Banjarmasin, Kamis (17/5) secara resmi dibuka Sekda Provinsi Kalsel H.Abdul Haris Makkie mewakili Gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor yang berhalangan hadir.

Menurut Abdul Haris Makkie, menyambut hangat ide Kota Banjarmasin untuk menjadi Pasar Wadai Ramadhan sebagai wisata kuliner khas Kalsel. “Namun, even untuk memperkenalkan kuliner khas Kalsel juga bisa dilakukan saat Hari Jadi Kota Banjarmasin atau Pemprov Kalsel,” katanya seperti dilaporkan Kontributor elshinta, Syahri Ruslan.

"Berkumpulnya beragam kudapan, kue hingga makanan berat dalam satu even, tak mesti harus di bulan Ramadhan. “Potensi wisata kuliner khas Kalsel juga perlu dikembangkan lagi. Saya berharap Banjarmasin bisa memikirkan ruang khusus untuk makanan-makanan tradisional didagangkan. Jadi, tak harus menunggu setahun sekali, tapi tiap hari bisa ditemui,” Kata mantan Kabiro humas Kalsel ini.

Wakil Walikota Banjarmasin Hermansyah turut hadir dalam pembukaan Pasar wadai ini mewakili walikota Ibnu Sina yang sedang Umroh . Menurut Hermansyah pasar wadai tahun ini lebih spesifik karena mengundang peserta dari seluruh kabupaten dan kota se Kalsel untuk meramaikan dengan berjualan di lokasi tersebut. Dan ada beberapa kendala yang dihadapi para pedagang daerah yaitu mereka paling tidak harus menetap satu bulan di Banjarmasin, makanya ada sebagin yang tidak ikut serta dalam pasar wadai ini.kata Herman.

"Ada beberapa stand yang di tempati perwakilan kabupaten dan kota se kalsel mereka menjajakab makanan khasnya, buktinya ada ribuan jenis kuliner yang tersedia di tempat ini, bahkan ada pula yang datang dari luar kalsel. Kata Wakil Walikota Banjarmasin ini.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com