Rabu, 21 November 2018 | 01:37 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Pembentukan Koopssusgab dinilai buat pelaku teror senang

Sabtu, 19 Mei 2018 - 13:45 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2wSrPnN
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2wSrPnN

Elshinta.com -  Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengkritisi pengaktifan kembali pasukan elit TNI Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk memberantas tindak pidana terorisme, membuat pelaku teror menjadi senang.

"Ide pengaktifan Koopssusgab itu secara tegas tanpa payung hukum itu blunder, bingungin. Pengaktifan Koopssusgab itu justru membuat pelaku teror makin senang," kata Mardani di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5).

Dia menilai pembentukan Koopssusgab secara tiba-tiba menunjukkan kepanikan pemerintah dalam menangani rentetan aksi teror yang belakangan terjadi.

"Karena sekali teroris melihat kita grabak-grubuk, wah teroris melihat kita panik. Karena tujuan teroris itu menghadirkan teror menakut-nakuti. Nah ini kita terkesan takut. Psikologi orang yang takut dan panik melakukan apa saja," kata Anggota DPR Komisi II tersebut.

Dirinya menjelaskan akan lebih baik jika Indonesia kembali menjalankan Kamtibmas, Babinsa, Siskamling, dan sebagainya. Hal tersebut dikarenakan setiap terduga teroris memiliki alamat tempat tinggalnya, memiliki tetangga, RT dan RW, sehingga dapat ditanggulangi dari lingkungan RT, demikian Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
| 20 November 2018 - 21:31 WIB

157 CPNS Situbondo lulus SKD

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 21:09 WIB

Serikat petani nilai serapan beras Bulog belum maksimal

Aktual Dalam Negeri | 20 November 2018 - 20:48 WIB

Besok, pihak UNPRI dipanggil Polrestabes Medan

Elshinta.com -  Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengkritisi pengaktifan kembali pasukan elit TNI Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI untuk memberantas tindak pidana terorisme, membuat pelaku teror menjadi senang.

"Ide pengaktifan Koopssusgab itu secara tegas tanpa payung hukum itu blunder, bingungin. Pengaktifan Koopssusgab itu justru membuat pelaku teror makin senang," kata Mardani di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/5).

Dia menilai pembentukan Koopssusgab secara tiba-tiba menunjukkan kepanikan pemerintah dalam menangani rentetan aksi teror yang belakangan terjadi.

"Karena sekali teroris melihat kita grabak-grubuk, wah teroris melihat kita panik. Karena tujuan teroris itu menghadirkan teror menakut-nakuti. Nah ini kita terkesan takut. Psikologi orang yang takut dan panik melakukan apa saja," kata Anggota DPR Komisi II tersebut.

Dirinya menjelaskan akan lebih baik jika Indonesia kembali menjalankan Kamtibmas, Babinsa, Siskamling, dan sebagainya. Hal tersebut dikarenakan setiap terduga teroris memiliki alamat tempat tinggalnya, memiliki tetangga, RT dan RW, sehingga dapat ditanggulangi dari lingkungan RT, demikian Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com