Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:02 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Amerika

Tak ada WNI korban penembakan di Texas

Sabtu, 19 Mei 2018 - 19:35 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Administrator
Sumber Foto:  https://bit.ly/2LfxcR6
Sumber Foto: https://bit.ly/2LfxcR6

Elshinta.com  - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston menyampaikan bahwa tidak ada laporan mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan di sebuah sekolah menengah atas di Texas, Amerika Serikat.

"Sejauh ini belum ada laporan tentang warga Indonesia atau warga negara asing lainnya yang menjadi korban dalam kejadian penembakan tersebut," KJRI Houston menegaskan dalam sebuah pernyataan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/5).

Sebelumnya, setidaknya sembilan orang tewas dalam penembakan di sebuah sekolah menengah atas di Santa Fe, Texas pada Jumat (18/5).

Seorang siswa berusia 17 tahun, yang memakai jas hujan dan bersenjatakan senapan dan pistol, melepaskan tembakan di sekolah menengahnya di luar Houston pada Jumat hingga menewaskan sembilan siswa dan seorang guru, sebelum menyerahkan diri kepada petugas, seperti dikutip Antara dari Reuters.

Polisi yang melakukan penyisiran di gedung sekolah mengatakan mereka telah menangkap siswa tersebut dan menemukan bahan-bahan peledak di gedung itu. Terkait situasi tersebut, KJRI Houston akan terus memantau perkembangan dan kondisi terkini warga Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat melalui komunikasi intensif dengan pihak otoritas lokal serta diaspora Indonesia dan para siswa di Santa Fe dan daerah sekitarnya.

KJRI Houston pun telah membuka "hotline" 24 jam pada nomor +1 346-932-7284 bagi warga Indonesia di Amerika Serikat, khususnya yang tinggal di Texas, yang membutuhkan bantuan atau informasi.

KJRI juga telah mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advisory) bagi warga Indonesia yang akan bepergian ke Santa Fe untuk tetap waspada dan berhati-hati setiap saat setelah adanya insiden penembakan di daerah tersebut. 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:55 WIB

Pemerintah negosiasi ulang soal pesawat tempur KFX/IFX

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 14:44 WIB

Uni Eropa salurkan 22 juta dolar AS untuk korban bencana Sulteng

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 14:33 WIB

Ketua MPR minta lapangan tembak Senayan dibuat tertutup

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:22 WIB

ASEAN berkomitmen jaga stabilitas kawasan

Kriminalitas | 19 Oktober 2018 - 14:10 WIB

Terungkap, pencurian modus debt collector di Tangerang

Elshinta.com  - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Houston menyampaikan bahwa tidak ada laporan mengenai warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan di sebuah sekolah menengah atas di Texas, Amerika Serikat.

"Sejauh ini belum ada laporan tentang warga Indonesia atau warga negara asing lainnya yang menjadi korban dalam kejadian penembakan tersebut," KJRI Houston menegaskan dalam sebuah pernyataan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (19/5).

Sebelumnya, setidaknya sembilan orang tewas dalam penembakan di sebuah sekolah menengah atas di Santa Fe, Texas pada Jumat (18/5).

Seorang siswa berusia 17 tahun, yang memakai jas hujan dan bersenjatakan senapan dan pistol, melepaskan tembakan di sekolah menengahnya di luar Houston pada Jumat hingga menewaskan sembilan siswa dan seorang guru, sebelum menyerahkan diri kepada petugas, seperti dikutip Antara dari Reuters.

Polisi yang melakukan penyisiran di gedung sekolah mengatakan mereka telah menangkap siswa tersebut dan menemukan bahan-bahan peledak di gedung itu. Terkait situasi tersebut, KJRI Houston akan terus memantau perkembangan dan kondisi terkini warga Indonesia yang tinggal di Amerika Serikat melalui komunikasi intensif dengan pihak otoritas lokal serta diaspora Indonesia dan para siswa di Santa Fe dan daerah sekitarnya.

KJRI Houston pun telah membuka "hotline" 24 jam pada nomor +1 346-932-7284 bagi warga Indonesia di Amerika Serikat, khususnya yang tinggal di Texas, yang membutuhkan bantuan atau informasi.

KJRI juga telah mengeluarkan imbauan perjalanan (travel advisory) bagi warga Indonesia yang akan bepergian ke Santa Fe untuk tetap waspada dan berhati-hati setiap saat setelah adanya insiden penembakan di daerah tersebut. 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com