Jumat, 19 Oktober 2018 | 15:08 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Gaya Hidup / Aktual Gaya Hidup

Mengapa minum susu menjadi sangat penting bagi usia 50 tahun keatas?

Sabtu, 19 Mei 2018 - 19:51 WIB    |    Penulis : Administrator    |    Editor : Administrator
Foto: Abbot Family Club
Foto: Abbot Family Club

Elshinta.com - Harvard School of Public Health menyarankan orang dewasa di atas 50 tahun untuk mengonsumsi susu secara rutin. Bahkan menurut National Academy of Sciences, sebaiknya mereka mengonsumsi 1.200 miligram susu per hari. 

Pentingnya susu bagi orang tua bukan semata-mata untuk menjaga keutuhan tulang mereka. Yang lebih penting untuk memenuhi kebutuhan protein agar massa otot mereka tetap sehat dan terlindungi dari sarkopenia (berkurangnya massa dan kekuatan otot).

Merujuk ke American Society for Bone and Mineral Research pada 2015, menurunnya massa otot membuat kekuatan dan mobilitas orang tua berkurang cukup drastis. Ketika itu terjadi, risiko orang tua terjatuh maupun patah tulang pun semakin meningkat.

Asupan protein bisa mereka peroleh dari daging, telur, juga susu. Selain protein, susu juga mengandung nutrisi lain, seperti:

1. Kalsium

Kalsium diperlukan untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang. Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan, orang dewasa yang tidak lagi muda memerlukan asupan kalsium 1000 mg per hari. Bila mereka tidak memperoleh cukup kalsium, proses pengeroposan terjadi lebih cepat daripada pembangunan kembali. Apalagi bila orang tua telah kekurangan kalsium selama bertahun-tahun, pengeroposan tulang atau osteoporosis pun terjadi dengan lebih cepat. Karena itu, penting bagi mereka mengonsumsi susu.

2. Vitamin D

Vitamin D membantu mendukung sistem kekebalan, juga membantu tubuh untuk menyerap kalsium. Menurut University of Florida IFAS Extension, orang dewasa di atas 50 tahun membutuhkan 15 mcg vitamin D per hari. Sementara satu cangkir susu mengandung 2,5 mcg vitamin D.

3. Lemak tidak jenuh

Lemak tidak jenuh atau lemak baik juga terkandung dalam susu rendah lemak. Bagi tubuh, lemak tidak jenuh berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Selain itu, susu juga bisa menjadi sumber protein, lemak baik, kalsium, serat, serta vitamin, seperti vitamin D. Seperti Ensure dengan 1 kkal/mL, menghasilkan energi 230kkal per saji. (*)

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 15:06 WIB

Pemerintah belum bahas rencana pembelian Sukhoi

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:55 WIB

Pemerintah negosiasi ulang soal pesawat tempur KFX/IFX

Bencana Alam | 19 Oktober 2018 - 14:44 WIB

Uni Eropa salurkan 22 juta dolar AS untuk korban bencana Sulteng

Megapolitan | 19 Oktober 2018 - 14:33 WIB

Ketua MPR minta lapangan tembak Senayan dibuat tertutup

Aktual Dalam Negeri | 19 Oktober 2018 - 14:22 WIB

ASEAN berkomitmen jaga stabilitas kawasan

Kriminalitas | 19 Oktober 2018 - 14:10 WIB

Terungkap, pencurian modus debt collector di Tangerang

Elshinta.com - Harvard School of Public Health menyarankan orang dewasa di atas 50 tahun untuk mengonsumsi susu secara rutin. Bahkan menurut National Academy of Sciences, sebaiknya mereka mengonsumsi 1.200 miligram susu per hari. 

Pentingnya susu bagi orang tua bukan semata-mata untuk menjaga keutuhan tulang mereka. Yang lebih penting untuk memenuhi kebutuhan protein agar massa otot mereka tetap sehat dan terlindungi dari sarkopenia (berkurangnya massa dan kekuatan otot).

Merujuk ke American Society for Bone and Mineral Research pada 2015, menurunnya massa otot membuat kekuatan dan mobilitas orang tua berkurang cukup drastis. Ketika itu terjadi, risiko orang tua terjatuh maupun patah tulang pun semakin meningkat.

Asupan protein bisa mereka peroleh dari daging, telur, juga susu. Selain protein, susu juga mengandung nutrisi lain, seperti:

1. Kalsium

Kalsium diperlukan untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang. Berdasarkan data dari Departemen Kesehatan, orang dewasa yang tidak lagi muda memerlukan asupan kalsium 1000 mg per hari. Bila mereka tidak memperoleh cukup kalsium, proses pengeroposan terjadi lebih cepat daripada pembangunan kembali. Apalagi bila orang tua telah kekurangan kalsium selama bertahun-tahun, pengeroposan tulang atau osteoporosis pun terjadi dengan lebih cepat. Karena itu, penting bagi mereka mengonsumsi susu.

2. Vitamin D

Vitamin D membantu mendukung sistem kekebalan, juga membantu tubuh untuk menyerap kalsium. Menurut University of Florida IFAS Extension, orang dewasa di atas 50 tahun membutuhkan 15 mcg vitamin D per hari. Sementara satu cangkir susu mengandung 2,5 mcg vitamin D.

3. Lemak tidak jenuh

Lemak tidak jenuh atau lemak baik juga terkandung dalam susu rendah lemak. Bagi tubuh, lemak tidak jenuh berkontribusi terhadap tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Selain itu, susu juga bisa menjadi sumber protein, lemak baik, kalsium, serat, serta vitamin, seperti vitamin D. Seperti Ensure dengan 1 kkal/mL, menghasilkan energi 230kkal per saji. (*)

 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com