Kecelakaan pesawat Cubana tragedi udara terburuk sejak 1989
Minggu, 20 Mei 2018 - 13:34 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Evakuasi pesawat Boeing 737 yang jatuh di Havana sesaat setelah lepas landas. Sumber foto: https://bit.ly/2rYITml

Elshinta.com - Pemerintah Kuba memastikan bahwa pesawat Boeing tua yang jatuh Jumat (18/5) lalu beberapa saat setelah tinggal landas dari Havana telah menewaskan 110 dari total 113 orang yang berada di pesawat itu sehingga menjadi kecelakaan udara paling buruk menimpa negara itu dalam hampir 30 tahun.

Bendera setengah tiang dikibarkan di Kuba mulai Sabtu (19/5) waktu setempat dalam dua hari berkabung menyusul tragedi ini, sedangkan berwenang terus berusaha mencari bukti dari tempat kejadian perkara dan mengidentifikasi para korban. Baru 15 orang yang berhasil diidentifikasi dan sebuah kotak hitam (black box) pesawat tersebut yang ditemukan.

Dalam jumpa pers Sabtu waktu setempat di bandara Havana, pihak berwenang mengungkapkan bahwa 99 orang korban tewas adalah warga Kuba, sedangkan tiga lainnya adalah turis masing-masing dua turis Argentina dan seorang Meksiko. Dua lainnya adalah penduduk Sahrawi (Sahara) yang berada di Kuba. Enam awak pesawat yang Boeing 737 sudah berusia 40 tahun yang disewa maskapai Kuba dari perusahaan Meksiko tak terkenal Damojh, juga tewas. Sepuluh di antara para korban tewas adalah pastor-pastor Nazarene yang tengah pulang, kata Gereja Nazarene Kuba. Tiga wanita Kuba selama dari kecelakaan itu namun berada dalam kondisi kritis, demikian Reuters dilansir Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 20 Mei 2019 - 13:53 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam Iran sehingga meningkatkan ...
Sabtu, 18 Mei 2019 - 17:39 WIB
Elshinta.com - Eddy Montes, seorang pengunjuk rasa yang ditembak hingga mati di penjara Ni...
Selasa, 14 Mei 2019 - 14:46 WIB
Elshinta.com - Penjaga Pantai Amerika Serikat dan petugas dari Federasi Penerbangan (FAA) ...
Selasa, 14 Mei 2019 - 14:15 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (13/5) waktu setempat...
Sabtu, 11 Mei 2019 - 08:22 WIB
Elshinta.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat (10/5) mengatakan dirinya `tidak te...
Senin, 06 Mei 2019 - 14:17 WIB
Elshinta.com - Ribuan demonstran turun ke jalan di Mexico City pada Minggu (5/5) guna menuntut ...
Minggu, 05 Mei 2019 - 19:39 WIB
Elshinta.com - Satu helikopter militer Venezuela jatuh dekat Karakas pada Sabtu pagi, mene...
Sabtu, 04 Mei 2019 - 17:29 WIB
Elshinta.com - Seorang juru bicara Naval Air Station Jacksonville mengungkapkan, satu pesa...
Kamis, 02 Mei 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Maskapai asal Amerika Serikat, Boeing, menunjuk J Michael Luttig sebagai pe...
Rabu, 01 Mei 2019 - 13:49 WIB
Elshinta.com - Dua orang tewas dan beberapa orang lagi cedera ketika seorang tersangka mel...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 182
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once