Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:24 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Kriminalitas

Dalam 2 jam, Polres Kudus bekuk pelaku perampokan

Senin, 21 Mei 2018 - 13:57 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Administrator
Foto: Sutini.
Foto: Sutini.

Elshinta.com - Trias Krisdiana (48) warga kelurahan Mlatinorowito Kecamatan Kota, Kudus, Jawa Tengah yang menjadi korban perampokan oleh AT (18) masih dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Kejadian Minggu (20/5) berawal sekitar pukul 20.30 WIB berada di Toko Celuler di Ruko Prioritas Jl. H.O.S Cokroaminoto.

Menurut Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan korban pada saat itu, berada di ruko didatangi oleh pelaku. Keduanya sudah saling mengenal, tiba-tiba tanpa banyak tanya pelaku langsung menghantamkan senjata tajam berupa golok ke bagian kepala, tangan kiri dan kaki kiri sehingga korban tak berdaya. Korban berpura-pura meninggal. "Pelaku mengambil barang milik korban berupa laptop, 5 unit handphone, serta uang tunai Rp2.733.000,-", ujarnya kepada media, termasuk Kontributor elshinta, Sutini, Senin (21/5)

Pasca kejadian menurut Kapolres, korban yang berpura-pura meninggal kemudian membuka pintu belakang dan meminta tolong dalam kondisi sudah berlumuran darah di bagian muka dan seluruh tubuh. Melihat hal tersebut, saksi berteriak minta tolong selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr. Loekmonohadi.

Dikatakan Gurning, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti di TKP, akhirnya tim Polres Kudus melakukan panangkapan terhadap pelaku. Dimana, pelaku pada saat itu akan keluar dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol K-6518-AT, yang berhasil diamankan. "Hasil interogasi terhadap pelaku karena dendam terhadap korban dan juga terlilit hutang. Dalam kasus tersebut pelaku akan dijerat pasal 365 KUHP", imbuhnya. 

Kabid Perawatan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Aris Jukisno menyatakan kondisi korban saat dibawa ke RSUD semalam masih sadar, meski mengalami sejumlah luka bacok. "Korban hari ini dilakukan operasi bedah", katanya.  

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Trias Krisdiana (48) warga kelurahan Mlatinorowito Kecamatan Kota, Kudus, Jawa Tengah yang menjadi korban perampokan oleh AT (18) masih dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus. Kejadian Minggu (20/5) berawal sekitar pukul 20.30 WIB berada di Toko Celuler di Ruko Prioritas Jl. H.O.S Cokroaminoto.

Menurut Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan korban pada saat itu, berada di ruko didatangi oleh pelaku. Keduanya sudah saling mengenal, tiba-tiba tanpa banyak tanya pelaku langsung menghantamkan senjata tajam berupa golok ke bagian kepala, tangan kiri dan kaki kiri sehingga korban tak berdaya. Korban berpura-pura meninggal. "Pelaku mengambil barang milik korban berupa laptop, 5 unit handphone, serta uang tunai Rp2.733.000,-", ujarnya kepada media, termasuk Kontributor elshinta, Sutini, Senin (21/5)

Pasca kejadian menurut Kapolres, korban yang berpura-pura meninggal kemudian membuka pintu belakang dan meminta tolong dalam kondisi sudah berlumuran darah di bagian muka dan seluruh tubuh. Melihat hal tersebut, saksi berteriak minta tolong selanjutnya korban dibawa ke RSUD dr. Loekmonohadi.

Dikatakan Gurning, berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti di TKP, akhirnya tim Polres Kudus melakukan panangkapan terhadap pelaku. Dimana, pelaku pada saat itu akan keluar dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam Nopol K-6518-AT, yang berhasil diamankan. "Hasil interogasi terhadap pelaku karena dendam terhadap korban dan juga terlilit hutang. Dalam kasus tersebut pelaku akan dijerat pasal 365 KUHP", imbuhnya. 

Kabid Perawatan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Aris Jukisno menyatakan kondisi korban saat dibawa ke RSUD semalam masih sadar, meski mengalami sejumlah luka bacok. "Korban hari ini dilakukan operasi bedah", katanya.  

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com