Sabtu, 23 Juni 2018 | 13:14 WIB

Daftar | Login

Dalam Negeri / Politik

Anggota DPRD Karawang dikeroyok massa

Selasa, 22 Mei 2018 - 19:38 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
Foto: https://bit.ly/2x5sQsI.
Foto: https://bit.ly/2x5sQsI.

Elshinta.com - Kelompok masyarakat yang tergabung dalam berbagai elemen secara beramai-ramai menghajar atau mengeroyok seorang anggota DPRD Kabupaten Karawang, hingga mengalami luka-luka, Selasa (22/5), di Karawang.

Aksi pengeroyokan massa terhadap seorang anggota DPRD Karawang bernama Hitler Nababan itu terjadi karena massa marah atas tindakan Hitler yang dinilai menghina tokoh agama dan tokoh nasional.

Kader Partai Demokrat itu dinilai telah menghina ulama Habib Rizieq Shihab dan Amien Rais melalui meme yang dikirim melalui grup WhatsApp DPRD Karawang.

Tapi kiriman Hitler ini kemudian tersebar ke masyarakat umum dan kemudian membuat marah kelompok Islam di Karawang.

Aksi pengeroyokan terjadi saat massa dari berbagai kelompok masyarakat mendatangi gedung DPRD Karawang. Saat itu akan dilakukan dialog terkait permasalahan tersebut.

Tapi secara tiba-tiba ada beberapa orang yang emosi setelah saat melihat keberadaan Hitler Nababan. Sehingga terjadi aksi pengeroyokan sampai akhirnya Hitler mengalami luka-luka di bagian wajahnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 13:13 WIB

Radius pencarian korban kapal tenggelam diperluas

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:51 WIB

Menhub: Syahbandar wajib catat penumpang

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:38 WIB

Presiden harap mahasiswa lahirkan karya kreatif

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:12 WIB

Pemkab Simalungun siapkan alat pendeteksi seluruh kapal

Musibah | 23 Juni 2018 - 11:47 WIB

Korban gigitan monyet di Bekasi bertambah

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com