A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionj6u4ehfagil0p9som1ecvo5j7p507cgg): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

Ukraina pertama kalinya uji coba sistem rudal AS
Ukraina pertama kalinya uji coba sistem rudal AS
Rabu, 23 Mei 2018 - 06:35 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto: https://bit.ly/2rZwY8y

Elshinta.com  - Ukraina pada Selasa (22/5) menguji coba sistem peluru kendali Javelin untuk pertama kalinya sejak menerima persenjataan itu dari Amerika Serikat guna meningkatkan kemampuan pertahanan dalam konflik dengan para separatis dukungan Rusia.

Washington selama ini merupakan salah satu pendukung setia Kiev sejak Moskow mencaplok Krimea pada 2014 serta munculnya serangkaian pertempuran di Donbass di Ukraina timur, yang telah menewaskan lebih dari 10.000 orang. Kiev dan Washington meyakini bahwa sistem rudal antitank itu akan membantu Ukraina membangun kemampuan pertahannya untuk jangka panjang.

Amerika Serikat mengatakan Javelin tidak bisa digunakan secara efektif untuk merebut wilayah, tapi Rusia mengatakan bahwa memasok peralatan itu akan semakin mengganggu stabilitas dengan mendorong penggunaan kekuatan.

Presiden Ukraina Petra Poroshenko, melalui Twitter, mengumumkan pengujicobaan pertama rudal tersebut. "Akhirnya hari ini tiba," katanya, seperti dikutip dari Antara.

"Saya berterima kasih kepada (Amerika Serikat) ... untuk keputusan tegasnya bahwa Ukraina harus dipersenjatai." Uji coba itu dilakukan di Ukraina utara, jauh dari garis depan timur. Bentrokan terus terjadi di wilayah-wilayah timur walaupun sudah ada gencatan senjata semu serta upaya-upaya perdamaian diplomatik.

Organisasi Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), yang mengamati pelaksanaan perjanjian perdamaian "Minsk" Ukraina, yang banyak dilanggar, pada Selasa memperingatkan akan peningkatan pertempuaran di sepanjang garis depan. "Saya mendesak pihak-pihak (terkait) untuk segera berhenti bertempur ... dan melakukan upaya terbaik untuk melindungi para penduduk sipil," kata Wakil Khusus OSCE Martin Sajdik dalam pernyataan.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 26 Mei 2019 - 06:51 WIB
Elshinta.com - Pihak Kepolisian Perancis memburu seorang lelaki yang meninggalkan bom di s...
Minggu, 19 Mei 2019 - 09:38 WIB
Elshinta.com - Kantor statistik Uni Eropa, Eurostat menyatakan ekspor barang-barang dari kawasa...
Selasa, 07 Mei 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Menteri Transportasi Rusia Yevgeny Ditrikh pada Senin (6/5) waktu setempat ...
Senin, 06 Mei 2019 - 11:28 WIB
Elshinta.com - Pihak berwenang Rusia mengatakan pada Minggu (5/5) sore bahwa 41 orang tewas dal...
Kamis, 02 Mei 2019 - 13:06 WIB
Elshinta.com - Kanselir Jerman Angela Merkel menjanjikan bantuan senilai jutaan euro kepad...
Kamis, 02 Mei 2019 - 07:22 WIB
Elshinta.com - Polisi Perancis menembakkan gas air mata untuk memukul mundur demonstran be...
Senin, 22 April 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Ukraina pada Minggu (21/4) memasuki peta politik baru, setelah survei di la...
Kamis, 18 April 2019 - 10:35 WIB
Elshinta.com - Protes Rompi Kuning di Prancis untuk menentang kebijakan Presiden Emmanuel ...
Selasa, 16 April 2019 - 18:13 WIB
Elshinta.com - Menteri muda Dalam Negeri Perancis, Laurent Nunez mengatakan, pemicu kebaka...
Minggu, 14 April 2019 - 10:50 WIB
Elshinta.com - Para pengunjuk rasa `rompi kuning` terlibat bentrokan dengan polisi anti hu...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung