A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_session7m8kbo29quadhjih2hq3ah2id3i5dp32): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

 Diduga buang limbah beracun ke anak Sungai Citarum, pabrik tekstil disegel 
Diduga buang limbah beracun ke anak Sungai Citarum, pabrik tekstil disegel 
Elshinta
Kamis, 24 Mei 2018 - 19:46 WIB | Penulis : Andi Juandi | Editor : Administrator
Diduga buang limbah beracun ke anak Sungai Citarum, pabrik tekstil disegel 
Istimewa. Foto: Tita Sopandy/Radio Elshinta

Elshinta.com  - Instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) milik PT Indonesia Libolon Fiber System di Jalan Industri Ubrug Jatiluhur, telah disegel Satreskrim Polres Purwakarta, karena diduga telah membuang limbah beracun ke anak Sungai Citarum.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta AKP Agta Bhuwana Putra mengatakan, ada indikasi perusahaan tersebut telah membuang limbah ke Sungai Cikembang dengan tidak diproses sebagaimana mestinya, selain itu IPAL perusahaan belum mengantongi izin.

Untuk memastikan kadar air limbah yang dibuang oleh perusahaan Taiwan yang memproduksi textil itu, selain IPAL disegel juga sampel air limbah yang dibuang ke Sungai Cikembang diambil untuk diuji di laboratorium.

"Pengawasan terus di intensifkan terhadap perusahaan-perusahaan yang berada di DAS Citarum, menyusul telah dikeluarkannya peraturan Presiden mengenai Citarum Harum, karena setiap hal yang berkaitan dengan sungai terpanjang di Jabar ini pasti akan diawasi apalagi dengan adanya dugaan pembuangan limbah oleh perusahaan ke Sungai Citarum dengan tanpa melalui proses, pastinya akan di tindak tegas," ungkap Agta, seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Tita Sopandy, Kamis (24/5).

Meski PT Libolon ini diduga telah melakukan dua pelanggaran yaitu, membuang limbah ke Sungai Cikembang tanpa pengelohan yang benar serta izin IPAL-nya belum keluar, namun perusahaan itu tetap bisa produksi.

Dijelaskan Agta perusahaan ini telah melanggar UU Lingkungan Hidup (LH) untuk proses selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas LH setempat serta menunggu hasil uji laboratorium kadar air limbah tersebut, sehingga penyegelan akan berlanjut dan dibuka kembali setelah kasus hukumnya jelas.

Sementara itu, General Manager PT Indonesia Libolon Fiber System, Andi Wijaya mengaku, perusahaannya ini beroperasi sejak enam bulan yang lalu. Karena, sebelumnya perusahaan ini yaitu PT Taroko, namun karena PT Taroko bangkrut jadi dibeli oleh pemilik PT Libolon.

Pihaknya membantah atas dugaan membuang limbah tanpa proses, karena selain perusahaan masih baru, izinnya sedang ditempuh juga bangunan IPAL sedang dibangun. 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Budidaya tanaman porang, terapi dan investasi bagi warga terlantar
Minggu, 17 Januari 2021 - 15:21 WIB
Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial RI menyelenggarakan studi banding guna m...
Antisipasi banjir, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri tanam pohon di wisata  mata air
Jumat, 15 Januari 2021 - 17:58 WIB
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Jawa Timu...
Pakar logistik: Program Langit Biru tekan biaya produksi sektor usaha
Senin, 11 Januari 2021 - 18:10 WIB
Pakar logistik Univeritas Padjadjaran Bandung, Ina Primiana menilai Program Langit Biru (PLB) Pertam...
Mensos ajak masyarakat lestarikan dan jaga kekayaan alam di bantaran Ciliwung
Minggu, 10 Januari 2021 - 20:56 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajak masyarakat Jakarta, khususnya yang berada Balekambang, Kecam...
HUT ke-48, PDIP tanam ribuan pohon sagu di Papua
Minggu, 10 Januari 2021 - 16:40 WIB
PDI Perjuangan (PDIP) Provinsi Papua melakukan penanaman ribuan pohon sagu di Papua dan penghijauan ...
Megawati pilih bunga Lotus gerakan cinta Ciliwung bersih
Sabtu, 09 Januari 2021 - 14:46 WIB
Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri memilih bunga lotus sebagai logo gerakan cinta ...
 Restorasi terumbu karang serap lebih dari 10 ribu tenaga kerja di masa pandemi
Jumat, 08 Januari 2021 - 11:36 WIB
Program padat karya Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) atau restorasi terumbu karang yang dijalankan...
Ribuan struktur karang Program ICRG hiasi bawah laut Bali
Minggu, 03 Januari 2021 - 21:10 WIB
Ribuan struktur karang Program Restorasi Terumbu Karang Indonesia Coral Reef Garden (ICRG) yang di...
Puluhan tanaman di Jalan Sudirman-Thamrin dipasangi barcode data 
Minggu, 03 Januari 2021 - 11:37 WIB
Puluhan tanaman di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat dipasangi barcode oleh Dinas Pert...
BMKG prakirakan Jateng selatan diguyur hujan saat pergantian tahun
Rabu, 30 Desember 2020 - 20:46 WIB
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo mengatakan w...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV