Tol Serang-Panimbang butuh Rp5,3 triliun
Elshinta
Kamis, 24 Mei 2018 - 20:56 WIB |
Tol Serang-Panimbang butuh Rp5,3 triliun
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2IGfUPs

Elshinta.com  - Pembangunan jalan tol Serang-Panimbang di Provinsi Banten sepanjang 83 km yang merupakan salah satu bagian Proyek Strategis Nasional (PSN), membutuhkan investasi sekitar Rp5,3 triliun di luar pengadaan lahan.

Plt Direktur Wika Serang-Panimbang (WSP) Mulyana di Serang, Kamis (24/5), mengatakan PT Wika selain sebagai perusahaan yang membangun konstruksi jalan tol tersebut, juga akan menjadi operator atau pengelola jalan yang menghubungkan Banten Utara dan Banten Selatan dengan kontrak selama 40 tahun.

"Pembangunan kontruksi ditargetkan selesai 2019. Awal-awal mungkin belum begitu ramai, tapi tahun-tahun berikutnya harapan kami kendaraan yang melintas di tol Serang-Panimbang bisa mencapai 12 sampai 14 ribu per hari. Itu yang sampai Rangkasbitung, ke selatannya mungkin akan menurun, karena aktivitas masyarakat belum begitu ramai," kata Mulyana usai rapat koordinasi pembahasan jalan tol Serang-Panimbang, seperti dikutip Antara.

Menurutnya, pembangunan tol tersebut bisa selesai sesuai target pada 2019 dengan harapan adanya kerja sama semua pihak, pemerintah daerah hingga tinggak desa/kelurahan untuk bersama-sama menyelesaikan kendala-kendala yang ada di lapangan, terutama terkait pembebasan lahan. "Kita sudah mulai pembangunan fisik sekitar 2,5 sampai 3 kilomter. Beberapa titik lokasi ada yang tinggal pembayaran dan masih proses musyawarah di tingkat desa," kata Mulyana.

Ia berharap pemerintah daerah bisa mendorong dalam proses percepatan pengadaan lahan untuk jalan tol tersebut, sehingga proses pembangunan fisik bisa terus berlanjut. Namun demikian, pihaknya tetap akan mengerjakan kontruksi terhadap lokasi yang belum tuntas dibayar 100 persen dengan catatan ada perjanjian dan kesepakatan terlebih dahulu dengan pemilik lahan. "Kita ingin mengejar penyelesaian kontruksi sesuai target. Makanya lahan harus tuntas akhir Juni, apalagi ada target dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) hasil rapat tadi," katanya.

Selain itu, pihaknya juga mendorong agar pemerintah Provinsi Banten dan juga kabupaten/kota yang dilintasi atau sekitar jalan tol tersebut, harus sudah menyiapkan perencanaan pengembangan kawasan di sekitar jalan tol untuk peningkatan ekonomi masyarakat sekitar. 

"Dari sekarang harus sudah dirancang potensi apa yang bisa dikembangkan. Sehingga kalau tol sudah jadi, tinggal jalan," kata Mulyana.

Sementara Direktur Human Capital dan Pengembangan Sistem Novel Arsyad mengatakan, pembebasan lahan untuk tol Serang Panimbang tinggal penyelesaian yang 33 Km yang pendanaanya bersumber dari pemerintah. Sedangkan yang 50 Kilometer sudah selesai dan sedang proses pembayaran.

"Ground breaking` nanti tunggu semua pembebasan lahan selesai. Kita targetkan konstruksi selesai 2019 mendatang," kata Novel Arsyad usai mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno pada peresmian Masjid Pondok Pesantren An Nawawi Tanara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Komitmen Jokowi bangun Papua tersaji dalam Capaian Kinerja 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:45 WIB
Komitmen Presiden Joko Widodo dalam pembangunan Tanah Papua tersaji dalam buku laporan Capaian Kiner...
 Laksanakan kerja bakti, Satgas Yonif RK 751/VJS jadi promotor dalam pembangunan kantor klasis
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:11 WIB
Bersama masyarakat dan Jemaat GKI Oraetlabora Kurima, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membangun ...
Akademisi: Kota Medan butuh perbaikan infrastruktur jalan
Senin, 18 Oktober 2021 - 07:01 WIB
Akademisi Universitas Medan Area (UMA), Dadang Darmawan Pasaribu, MSi, menyebutkan bahwa Kota Medan ...
Stafsus Menteri BUMN bantah ada utang tersembunyi proyek kereta cepat
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:15 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan bahwa tidak ada utang tersembunyi China terkait ...
Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah 79 persen
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 14:15 WIB
Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung (KCJB) hingga saat ini sudah mencapai 79 persen, da...
Wapres Ma`ruf Amin beri bantuan kepada gereja di Papua Barat
Jumat, 15 Oktober 2021 - 14:45 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberi bantuan kepada gereja untuk pengembangan sekolah dan rumah ibad...
Menteri PUPR ingatkan pengembang bangun rumah berkualitas bagi MBR
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali mengingatkan kepada pe...
Wapres berharap miskin ekstrem tersisa hanya 8 persen di 2024
Rabu, 13 Oktober 2021 - 18:23 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap angka kemiskinan ekstrem di Indonesia menjadi tersisa hanya de...
Presidensi G20 Indonesia fokus pada pemulihan ekonomi
Rabu, 13 Oktober 2021 - 08:23 WIB
Presidensi G20 2022, Pemerintah memfokuskan pada pemulihan pertumbuhan ekonomi dengan pembangunan be...
PLN investasikan Rp10,5 miliar listriki empat dusun di Pulau Sumbawa
Senin, 11 Oktober 2021 - 09:05 WIB
PT PLN (Persero) menginvestasikan dana sebesar Rp10,5 miliar untuk bisa melistriki empat dusun di Pu...