Palestina nyatakan semua permukiman Israel tidak sah
Elshinta
Jumat, 25 Mei 2018 - 10:06 WIB |
Palestina nyatakan semua permukiman Israel tidak sah
Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Sumber foto: https://bit.ly/2LrBUet

Elshinta.com - Juru Bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Abu Rudeineh, pada Kamis (24/5) mengatakan semua kegiatan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki dipandang sebagai tidak sah dan pelanggaran terhadap keabsahan internasional.

"Berlanjutnya kebijakan permukiman, pernyataan oleh para pejabat AS yang mendukung permukiman dan hasutan oleh para menteri Israel telah mengakhiri penyelesaian dua-negara dan mengakhiri peran AS di wilayah ini," kata juru bicara tersebut di dalam satu pernyataan kepada kantor berita resmi Palestina, WAFA.

Abu Rudeineh mengatakan Israel akan menggagalkan semua upaya internasional untuk menyelamatkan proses politik, yang mengharuskan masyarakat internasional agar segera bertindak untuk menyediakan perlindungan untuk rakyat Palestina dan mengakui Negara Palestina di perbatasan 1967 dengan Jerusalem Timur sebagai Ibu Kotanya. Ia memperingatkan bahwa tindakan Israel dan sikap bias AS menciptakan kondisi dan keadaan yang meningkatkan ketidak-stabilan serta ikut memalingkan wilayah ini ke jalur yang akan menghancurkan semuanya.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman pada Kamis, sebagaimana dilaporkan Xinhua yang dilansir Antara di Jakarta, Jumat (25/5), mengatakan ia akan mengupayakan persetujuan jalur-cepat bagi 2.500 unit permukiman di Tepi Barat Sungai Jordan.

Liberman mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa persetujuan pembangunan buat tambahan 1.400 unit akan diajukan, tapi bukan dalam waktu dekat. Rencana tersebut mencakup pembangunan di Ariel, satu permukiman luas di bagian utara Tepi Barat dan 460 unit di Maaleh Adumim di dekat Jerusalem.

Palestina telah mengajukan rujukan ke Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk meminta jaksa membuka penyelidikan resmi mengenai tuduhan kejahatan Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Israel telah mengecam langkah itu dan mengatakan ICC "tak memiliki jurisdiksi untuk menyelidiki kebijakannya".

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Aksi protes damai berubah jadi kerusuhan di Lebanon
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:37 WIB
Aksi protes damai di Lebanon berubah menjadi kekerasan untuk malam kedua pada Rabu (15/1), membuat p...
Ketua DPR RI tekankan peran strategis perempuan di hadapan Parlemen Asia-Pasifik
Rabu, 15 Januari 2020 - 10:48 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin delegasi DPR RI pada Sidang Tahunan ke-28 Asia Pacific Parliame...
Polisi Teheran bantah lakukan penembakan terhadap massa
Senin, 13 Januari 2020 - 16:36 WIB
Aparat Kepolisian di ibu kota Iran, Teheran, tidak melakukan penembakan terhadap massa dan petugas t...
Kendaraan yang ditumpangi Momota tabrak truk di Malaysia
Senin, 13 Januari 2020 - 10:25 WIB
Pebulu tangkis nomor satu dunia Kento Momota termasuk di antara empat orang yang cedera ringan dalam...
Menlu Pakistan berangkat ke Iran, Saudi di tengah ketegangan
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:50 WIB
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi pada Minggu berangkat menuju Iran dan Arab Saudi u...
Menlu Israel tunda kunjungan ke Dubai
Minggu, 12 Januari 2020 - 18:40 WIB
Menteri luar negeri Israel menunda kunjungannya ke Dubai pada Januari ini karena masalah keamanan, m...
Presiden Tiongkok Xi Jinping sampaikan pesan Tahun Baru
Rabu, 01 Januari 2020 - 10:28 WIB
Menjelang tibanya Tahun Baru 2020, Presiden Tiongkok Xi Jinping di Beijing menyampaikan Pesan Tahun ...
Tiongkok langgar ZEE RI di perairan Natuna, Kemlu panggil Dubes
Selasa, 31 Desember 2019 - 07:31 WIB
Kementerian Luar Negeri mengkonfirmasi adanya pelanggaran atas zona ekonomi eksklusif (ZEE) Indonesi...
Legislatif ingatkan pemerintah hati-hati bersikap soal Uighur
Jumat, 27 Desember 2019 - 14:31 WIB
Pemasalahan Uighur menarik perhatian internasional, di dalamnya ada permasalahan HAM agar bisa diteg...
Topan Phanfone kacaukan momen Natal di Filipina
Kamis, 26 Desember 2019 - 07:49 WIB
Momen perayaan Natal berubah kacau di wilayah pusat Filipina akibat terjangan badai topan Phanfone d...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV