Rabu, 15 Agustus 2018 | 12:20 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Gaya Hidup / Kuliner

Kuliner langka Bengkulu kembali hadir selama Ramadan

Jumat, 25 Mei 2018 - 16:25 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Bubur sekoi. Sumber foto: https://bit.ly/2GOGAYj
Bubur sekoi. Sumber foto: https://bit.ly/2GOGAYj

Elshinta.com - Beragam kuliner langka seperti bubur sekoi dari biji jewawut dan bubur perenggi dari labu kuning yang muncul saat bulan Ramadhan, diminati masyarakat Kota Bengkulu sebagai penganan berbuka puasa.

"Kami sengaja menyajikan kuliner yang unik, khas dan sudah jarang dijual atau langka, dan sangat diminati masyarakat," kata pemilik kedai Kopi Sle, Bagus di Bengkulu, Jumat (25/5).

Ia mengatakan beraneka ragam menu berbuka puasa yang dijual di kedai tersebut mengandalkan pangan lokal sebagai bahan baku. Selain biji jewawut atau dalam bahasa Suku Serawai Bengkulu disebut dawai, ia juga menyediakan bubur berbahan dasar sukun.

"Biji jewawut atau bubur sekoi kami campur dengan pisang jantan sehingga ada rasa asam sebagai penyeimbang," ucapnya.

Bagus mengatakan selain kaya vitamin, makanan berbahan baku lokal tersebut juga mulai tersingkir dari jajaran kuliner lokal. Lewat momen Ramadan, kata dia, menu-menu yang sebelumnya akrab dengan perut masyarakat Bengkulu kembali diperkenalkan dengan harga yang sangat terjangkau yakni Rp5.000 per porsi.

"Dari sisi rasa dan kandungan gizinya sama sekali tidak kalah tapi semakin ditinggalkan karena beberapa faktor, termasuk kalah bersaing," kata dia, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Agustus 2018 - 12:19 WIB

Menteri PUPR percepat pemulihan Lombok

Film | 15 Agustus 2018 - 12:10 WIB

`Rompis`, film romantisme remaja dibumbui komedi

Aktual Dalam Negeri | 15 Agustus 2018 - 12:02 WIB

Wayan Jondra terpilih pimpin KPU Bali

Hukum | 15 Agustus 2018 - 11:54 WIB

KPK periksa wakil bendahara DPP PKB

Megapolitan | 15 Agustus 2018 - 11:46 WIB

Anies uji coba lintasan sepeda Jakarta International Velodrome

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Senin, 13 Agustus 2018 - 09:31 WIB

Mitos seputar menyusui dan MPASI

Minggu, 12 Agustus 2018 - 19:36 WIB

Ini manfaat baik jangkrik untuk usus

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com