Proyek pelebaran jalan Karawaci-Legok alami kendala
Elshinta
Sabtu, 26 Mei 2018 - 18:13 WIB |
Proyek pelebaran jalan Karawaci-Legok alami kendala
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2xdBUM5

Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengalami kendala untuk mengerjakan proyek pelebaran jalan Karawaci-Legok sepanjang 5,1 km karena pemilik lahan enggan melepaskannya.

"Nilai ganti rugi yang diminta pemilik melebihi batas maksimal," kata Kepala Bidang Pemakaman dan Pertanahan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DP3) Kabupaten Tangerang, Ubaidilah di Tangerang, Sabtu (26/5).

Ia mengatakan penyediaan lahan terpaksa ditunda dan anggaran yang ada tidak terserap dan akhirnya dikembalikan. Dia mengatakan pelebaran jalan itu juga melibatkan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) sebagai pelaksana proyek dan pihaknya berfungsi membebaskan lahan milik warga. Proyek itu, lanjut dia, sudah dirancang sejak tahun 2017 dengan langkah awal berupa pembebasan lahan, tapi tertunda karena harga tanah mahal.

Semula jalan tersebut dengan lebar delapan meter, kemudian menjadi 30 meter dibuat beberapa jalur demi kelancaran arus lalu lintas kendaraan. Bahkan ruas tersebut menghubungkan Kota Tangerang dengan Kabupaten Bogor, Jawa Barat melintasi Kecamatan Legok hingga ke Kecamatan Parung Panjang.

Untuk proyek pelebaran jalan itu tentunya harus dibebaskan dengan membentuk tim aparsial, tapi pemilik bersedia menjual dengan harga yang ditawarkan terlalu tinggi, demikian Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
 Tahun depan, Kudus punya mall pelayanan publik
Selasa, 26 Oktober 2021 - 16:14 WIB
Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Kudus Jawa Tengah terus dikebut. Mall yang akan menampung be...
Pemkab Langkat akan bangun sarana dan prasarana umum dan sosial
Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:11 WIB
Pada rapat yang dipimpin Ketua DPRD Langkat Sribana PA.  Bupati meminta pokok pikiran DPRD segera d...
Ekonom sebut Jembatan Sei Alalak akselerasi pertumbuhan ekonomi
Sabtu, 23 Oktober 2021 - 16:13 WIB
Ekonom dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin  mengatakan  keberadaan Jemb...
Komitmen Jokowi bangun Papua tersaji dalam Capaian Kinerja 2021
Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:45 WIB
Komitmen Presiden Joko Widodo dalam pembangunan Tanah Papua tersaji dalam buku laporan Capaian Kiner...
 Laksanakan kerja bakti, Satgas Yonif RK 751/VJS jadi promotor dalam pembangunan kantor klasis
Senin, 18 Oktober 2021 - 21:11 WIB
Bersama masyarakat dan Jemaat GKI Oraetlabora Kurima, Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS membangun ...
Akademisi: Kota Medan butuh perbaikan infrastruktur jalan
Senin, 18 Oktober 2021 - 07:01 WIB
Akademisi Universitas Medan Area (UMA), Dadang Darmawan Pasaribu, MSi, menyebutkan bahwa Kota Medan ...
Stafsus Menteri BUMN bantah ada utang tersembunyi proyek kereta cepat
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 16:15 WIB
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga menegaskan bahwa tidak ada utang tersembunyi China terkait ...
Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah 79 persen
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 14:15 WIB
Pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta- Bandung (KCJB) hingga saat ini sudah mencapai 79 persen, da...
Wapres Ma`ruf Amin beri bantuan kepada gereja di Papua Barat
Jumat, 15 Oktober 2021 - 14:45 WIB
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memberi bantuan kepada gereja untuk pengembangan sekolah dan rumah ibad...
Menteri PUPR ingatkan pengembang bangun rumah berkualitas bagi MBR
Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:45 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kembali mengingatkan kepada pe...