Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:49 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Liga Champions

Klopp: Salah dijatuhkan seperti gulat, cederanya bikin tim terguncang

Minggu, 27 Mei 2018 - 12:55 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Mohamed Salah mengalami cedera di final Liga Champions. Sumber foto: https://bit.ly/2IP2b4D
Mohamed Salah mengalami cedera di final Liga Champions. Sumber foto: https://bit.ly/2IP2b4D

Elshinta.com - Manajer Liverpool Juergen Klopp menyatakan cedera yang dialami Mohamed Salah pada babak pertama final Liga Champions melawan Real Madrid membuat para pemainnya terkejut.

Klopp bahkan menyebut Salah dijatuhkan Sergio Ramos seperti sebuah permainan gulat. Salah kemudian meninggalkan lapangan karena cedera bahu pada pertandingan yang dimenangkan Madrid dengan skor 3-1 di Kiev, Minggu dini hari WIB. "Itu seperti gulat. Dia terjatuh di pundaknya dan itu benar-benar cedera serius. Sudah jelas itu kejutan bagi pemain dan kami agak terguncang," kata Klopp seusai laga dilansir Antara dari Skysports.

Klopp mengaku pesimistis atas kondisi Salah terkait cedera yang membuat peluangnya berangkat ke Piala Dunia 2018 diragukan. "Saya pikir dia di rumah sakit untuk X-ray. Saya pikir antara cedera tulang leher atau bahunya," katanya.

"Jadi tidak terlihat bagus. Tentu saja itu adalah momen besar dalam permainan. Saya tahu jika Anda mengatakan sesuatu seperti itu setelah pertandingan, kedengarannya seperti Anda adalah pecundang yang buruk, tetapi saya pikir itu adalah duel yang keras."

Klopp mengakui bahwa Real Madrid memanfaatkan momentum cederanya Salah. "Real menggunakan itu sebagai momentum positif dan kami agak bertahan di paruh waktu dan kemudian mengubah beberapa hal," katanya.

"Kemudian saat-saat menentukan lainnya adalah gol-gol yang cukup aneh. Begitulah. Kami semua tahu hasilnya, dan itu sebabnya kami tidak dalam suasana hati yang terbaik," kata Klopp.

Gareth Bale menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol kemenangan Madrid setelah menggantikan Isco di babak kedua. Klopp yang kalah dalam enam laga final juga tidak memanfaatkan pergantian pemain untuk mengantisipasi permainan Bale di babak kedua. "Kami hanya bisa melihat semua situasi dan berpikir, 'wow, bagaimana kejadiannya malam ini?' Apa pun yang saya katakan malam ini, hasilnya tidak akan berubah," pungkas dia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:47 WIB

MUI ajak masyarakat cegah kabar `hoax`

Kriminalitas | 16 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Polres Singkawang berhasil ringkus dua tersangka Narkotika

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 11:27 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi tertarik akusisi Manchester United

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:16 WIB

Gubernur: Realisasi bantuan operasional kesehatan Kaltara masih rendah

Pemasaran | 16 Oktober 2018 - 11:05 WIB

Konsep AIDA Marketing yang wajib diketahui pelaku usaha

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 10:54 WIB

Timnas bertekad raih kemenangan lawan Hong Kong

Elshinta.com - Manajer Liverpool Juergen Klopp menyatakan cedera yang dialami Mohamed Salah pada babak pertama final Liga Champions melawan Real Madrid membuat para pemainnya terkejut.

Klopp bahkan menyebut Salah dijatuhkan Sergio Ramos seperti sebuah permainan gulat. Salah kemudian meninggalkan lapangan karena cedera bahu pada pertandingan yang dimenangkan Madrid dengan skor 3-1 di Kiev, Minggu dini hari WIB. "Itu seperti gulat. Dia terjatuh di pundaknya dan itu benar-benar cedera serius. Sudah jelas itu kejutan bagi pemain dan kami agak terguncang," kata Klopp seusai laga dilansir Antara dari Skysports.

Klopp mengaku pesimistis atas kondisi Salah terkait cedera yang membuat peluangnya berangkat ke Piala Dunia 2018 diragukan. "Saya pikir dia di rumah sakit untuk X-ray. Saya pikir antara cedera tulang leher atau bahunya," katanya.

"Jadi tidak terlihat bagus. Tentu saja itu adalah momen besar dalam permainan. Saya tahu jika Anda mengatakan sesuatu seperti itu setelah pertandingan, kedengarannya seperti Anda adalah pecundang yang buruk, tetapi saya pikir itu adalah duel yang keras."

Klopp mengakui bahwa Real Madrid memanfaatkan momentum cederanya Salah. "Real menggunakan itu sebagai momentum positif dan kami agak bertahan di paruh waktu dan kemudian mengubah beberapa hal," katanya.

"Kemudian saat-saat menentukan lainnya adalah gol-gol yang cukup aneh. Begitulah. Kami semua tahu hasilnya, dan itu sebabnya kami tidak dalam suasana hati yang terbaik," kata Klopp.

Gareth Bale menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol kemenangan Madrid setelah menggantikan Isco di babak kedua. Klopp yang kalah dalam enam laga final juga tidak memanfaatkan pergantian pemain untuk mengantisipasi permainan Bale di babak kedua. "Kami hanya bisa melihat semua situasi dan berpikir, 'wow, bagaimana kejadiannya malam ini?' Apa pun yang saya katakan malam ini, hasilnya tidak akan berubah," pungkas dia.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 16 Oktober 2018 - 10:54 WIB
FIFA Match Day

Timnas bertekad raih kemenangan lawan Hong Kong

Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:26 WIB
UEFA Nations League

Permalukan tuan rumah, Swiss depak Islandia dari Liga A

Selasa, 16 Oktober 2018 - 09:18 WIB

Piala U-17 Soeratin siap digelar akhir Oktober

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com