Pasca keracunan massal, warga Bogor diimbau tidak konsumsi tutut
Minggu, 27 Mei 2018 - 15:50 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2LvcFb7

Elshinta.com - Warga Bogor diimbau untuk tidak mengonsumsi tutut pasca-kejadian keracunan massal yang dialami warga di Tanah Baru, Kota Bogor. 

"Tujuannya untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi, karena keracunan itu berasal dari tutut yang dibeli dari sumber yang sama," kata Kepala Puskesmas Bogor Utara, dr Oki Kurniawan, Minggu (27/5) dikutip Antara.

Imbauan ini telah disampaikan kepada seluruh petugas kesehatan dan kader di Puskesmas Bogor Utara untuk disosialisasikan kepada masyarakat di wilayah Tanah Baru dan sekitarnya.

"Semua yang menderita mual, muntah, diare itu mengakui makan tutut, bahkan hanya dengan mencicipi kuahnya saja jadi diare," kata Oki.

Hingga Minggu pagi, jumlah pasien keracunan bertambah jadi 86 orang. Mereka yang keracunan adalah warga dalam satu RW dari tiga RT berbeda yakni RW 07, RT 01, RT 02 dan RT 05. Penyebab pasti keracunan yang dialami 86 warga di Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru sedang dianalisis di Laboratorium Labkesda Kota Bogor dan Labkesda Provinsi Jawa Barat.

Petugas kepolisian telah mengamankan tutut dari rumah Yayah warga RT 04/RW 07, pembuat masakan tutut tersebut. Tutut yang tersimpan di rumahnya hampir mencapai satu karung.

Menurut Oki, bisa jadi masakan tutut diolah tidak secara higienis, atau sumber air yang digunakan untuk memasak kurang bagus sehingga menyebabkan keracunan. "Ini semua sedang ditelusuri, sampel sudah diambil, sisa tutut yang ada, memeriksa air sumur, serta bumbu masakannya," kata Oki.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kamis, 17 Januari 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Polresta Pontianak saat ini sedang menyelidiki penyebab ledakan yang terjad...
Rabu, 16 Januari 2019 - 19:51 WIB
Elshinta.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat 20 rumah rusak a...
Rabu, 16 Januari 2019 - 19:23 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 12 orang warga Pontianak, Kalimantan Barat diduga keracunan zat ki...
Rabu, 16 Januari 2019 - 16:47 WIB
Elshinta.com - Petugas gabungan melakukan penanganan darurat terhadap tanggul Sungai Angin...
Rabu, 16 Januari 2019 - 16:06 WIB
Elshinta.com - Aparat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, mengeruk sejumlah s...
Rabu, 16 Januari 2019 - 11:51 WIB
Elshinta.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara (Sulut) men...
Rabu, 16 Januari 2019 - 08:45 WIB
Elshinta.com - Sebanyak 22 rangka kios yang sedang dibangun di Pasar Tanah Merah, Penjarin...
Senin, 14 Januari 2019 - 11:13 WIB
Elshinta.com - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung sejak Min...
Minggu, 13 Januari 2019 - 18:28 WIB
Elshinta.com - Sebanyak empat balita di Desa Tegalrandu, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur te...
Minggu, 13 Januari 2019 - 07:15 WIB
Elshinta.com - Kepala Seksi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Dinas Perikanan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)