Senin, 18 Juni 2018 | 07:13 WIB

Daftar | Login

Banner Lebaran Banner Lebaran
Top header banner

Peristiwa / Musibah

Pasca keracunan massal, warga Bogor diimbau tidak konsumsi tutut

Minggu, 27 Mei 2018 - 15:50 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2LvcFb7
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2LvcFb7

Elshinta.com - Warga Bogor diimbau untuk tidak mengonsumsi tutut pasca-kejadian keracunan massal yang dialami warga di Tanah Baru, Kota Bogor. 

"Tujuannya untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang lagi, karena keracunan itu berasal dari tutut yang dibeli dari sumber yang sama," kata Kepala Puskesmas Bogor Utara, dr Oki Kurniawan, Minggu (27/5) dikutip Antara.

Imbauan ini telah disampaikan kepada seluruh petugas kesehatan dan kader di Puskesmas Bogor Utara untuk disosialisasikan kepada masyarakat di wilayah Tanah Baru dan sekitarnya.

"Semua yang menderita mual, muntah, diare itu mengakui makan tutut, bahkan hanya dengan mencicipi kuahnya saja jadi diare," kata Oki.

Hingga Minggu pagi, jumlah pasien keracunan bertambah jadi 86 orang. Mereka yang keracunan adalah warga dalam satu RW dari tiga RT berbeda yakni RW 07, RT 01, RT 02 dan RT 05. Penyebab pasti keracunan yang dialami 86 warga di Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru sedang dianalisis di Laboratorium Labkesda Kota Bogor dan Labkesda Provinsi Jawa Barat.

Petugas kepolisian telah mengamankan tutut dari rumah Yayah warga RT 04/RW 07, pembuat masakan tutut tersebut. Tutut yang tersimpan di rumahnya hampir mencapai satu karung.

Menurut Oki, bisa jadi masakan tutut diolah tidak secara higienis, atau sumber air yang digunakan untuk memasak kurang bagus sehingga menyebabkan keracunan. "Ini semua sedang ditelusuri, sampel sudah diambil, sisa tutut yang ada, memeriksa air sumur, serta bumbu masakannya," kata Oki.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 07:12 WIB

Seorang pemudik melahirkan di kereta api

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 06:49 WIB

Operator Tol Cipali imbau pemudik hindari puncak arus balik

Aktual Dalam Negeri | 18 Juni 2018 - 06:38 WIB

Kakorlantas imbau pemudik hindari kembali ke Jakarta 19-20 Juni

Megapolitan | 18 Juni 2018 - 06:27 WIB

Lebih dari 28.700 orang kunjungi Kebun Raya Bogor H+2 Lebaran

Megapolitan | 18 Juni 2018 - 06:16 WIB

Sebagian Jabodetabek diprediksi hujan siang ini

Aktual Dalam Negeri | 17 Juni 2018 - 21:58 WIB

ESDM pastikan stok BBM arus balik aman

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com