Sidang pelaku pembunuhan Adelina dipindah ke Mahkamah Tinggi
Elshinta
Senin, 28 Mei 2018 - 12:15 WIB |
Sidang pelaku pembunuhan Adelina dipindah ke Mahkamah Tinggi
M.A.S. Ambika, 59, (kanan) didakwa membunuh Adelina Lisao, sementara putrinya R. Jayavartiny, 32, (kiri) didakwa mempekerjakan orang asing ilegal. Sumber Foto: https://bit.ly/2JeGoag

Elshinta.com  - Sidang terhadap S Ambika (59) pelaku pembunuhan Pembantu Rumah Tangga (PRT) asal Nusa Tenggara Timur Adelina Lisao (27) bakal dipindah ke Mahkamah Tinggi George Town, pada 10 Juli 2018.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Hakim Diannee Ningrad Binti Nor Azahari dalam sidang di Mahkamah Rendah 2 Bukit Mertajam Pulau Pinang, Senin (28/5).

Mahkamah juga menginformasikan sidang terhadap majikan Adelina, R Jayavartiny (32), masih tetap dilaksanakan di Mahkamah Rendah atau Mahkamah Majistret Bukit Mertajam.

Pengacara terdakwa Anbananthan Yathiraju ketika ditemui setelah sidang mengatakan laporan post mortem sudah siap karena itu sidang ditangguhkan dan selanjutnya dipindah ke Mahkamah Tinggi. "Di Mahkamah Rendah hanya penyebutan saja (mention) atau manajemen kasus sedangkan yang mempunyai kuasa untuk memutuskan adalah Mahkamah Tinggi," katanya, seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan untuk anaknya tetap di Mahkamah Rendah karena pendakwa berhak menetapkan sidangnya dibuat bersama atau terpisah.

Anbananthan Yathiraju sendiri menyatakan belum berani mengomentari kasus tersebut sebab dokumennya belum diserahkan kepada dirinya. "Tunggu dokumen sampai lalu kami kaji setelah itu bisa memberikan tanggapan," katanya.

Dia mengatakan nanti pendakwa akan menyerahkan laporan polisi, laporan forensik, laporan kimia dan laporan post mortem di Mahkamah Tinggi. Sidang turut dihadiri oleh Pelaksana Fungsi Konsuler II KJRI Penang, Neni Kurniati dan Staf Konsuler Arif Cahyono.

Adelina meninggal dunia di Rumah Sakit Bukit Mertajam pada 11 Februari lalu sehari setelah diselamatkan dari rumah majikannya di Taman Kota Permai.

Ambika dijerat dakwaan pembunuhan sesuai Pasal 302 Undang-Undang Pidana Malaysia dan terancam hukuman mati bila terbukti bersalah di pengadilan sedangkan majikannya R Jayavartiny didakwa mempekerjakan warga negara asing secara ilegal dan terancam denda RM 10 ribu hingga RM 50 ribu atau hukuman penjara lebih dari 12 bulan sesuai pasal 55B Undang-Undang Imigrasi Malaysia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dua perempuan Rohingya termasuk ibu hamil tewas diserbu militer
Sabtu, 25 Januari 2020 - 18:16 WIB
Dua perempuan termasuk satu ibu hamil tewas dan tujuh lainnya terluka setelah pasukan Myanmar menemb...
Dokter Tiongkok yang berada di garis depan wabah virus corona meninggal
Sabtu, 25 Januari 2020 - 14:49 WIB
Dokter di salah satu rumah sakit di Provinsi Hubei di Tiongkok, yang menjadi pusat wabah virus coron...
Metode tradisional suku asli bisa cegah kebakaran hutan Australia 
Kamis, 23 Januari 2020 - 17:55 WIB
Ketika kebakaran hutan melanda bagian tenggara Australia, penduduk asli Australia mengatakan metode ...
Mahkamah Internasional akan keluarkan putusan soal Myanmar
Kamis, 23 Januari 2020 - 12:46 WIB
Mahkamah Internasional, Kamis (23/1), akan mengeluarkan putusan soal permintaan langkah darurat yang...
Pasukan Israel tembak mati tiga warga Palestina
Rabu, 22 Januari 2020 - 10:08 WIB
Pasukan Israel menembak dan menewaskan tiga warga Palestina yang melemparkan alat peledak ke arah me...
Aksi protes damai berubah jadi kerusuhan di Lebanon
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:37 WIB
Aksi protes damai di Lebanon berubah menjadi kekerasan untuk malam kedua pada Rabu (15/1), membuat p...
Ketua DPR RI tekankan peran strategis perempuan di hadapan Parlemen Asia-Pasifik
Rabu, 15 Januari 2020 - 10:48 WIB
Ketua DPR RI, Puan Maharani memimpin delegasi DPR RI pada Sidang Tahunan ke-28 Asia Pacific Parliame...
Polisi Teheran bantah lakukan penembakan terhadap massa
Senin, 13 Januari 2020 - 16:36 WIB
Aparat Kepolisian di ibu kota Iran, Teheran, tidak melakukan penembakan terhadap massa dan petugas t...
Kendaraan yang ditumpangi Momota tabrak truk di Malaysia
Senin, 13 Januari 2020 - 10:25 WIB
Pebulu tangkis nomor satu dunia Kento Momota termasuk di antara empat orang yang cedera ringan dalam...
Menlu Pakistan berangkat ke Iran, Saudi di tengah ketegangan
Minggu, 12 Januari 2020 - 20:50 WIB
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi pada Minggu berangkat menuju Iran dan Arab Saudi u...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV