Sabtu, 15 Desember 2018 | 01:23 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Sepakbola / Timnas Indonesia

Milla: Gol kedua Thailand seharusnya bisa dihindari

Jumat, 01 Juni 2018 - 06:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Luis Milla. Sumber foto: https://bit.ly/2Lds52Z
Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Luis Milla. Sumber foto: https://bit.ly/2Lds52Z

Elshinta.com - Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Luis Milla menyebut gol kedua Thailand dalam laga persahabatan, Kamis (31/5), di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, yang berakhir dengan skor 1-2 untuk kekalahan Indonesia, seharusnya bisa dihindari.

"Kami memang harus mengoreksi pendekatan pemain terhadap permainan. Ketika kita merasa tidak bisa lagi menang dari hasil imbang, seharusnya tidak membiarkan lawan membuat peluang dan melakukan serangan balik," ujar Milla usai pertandingan di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (31/5) malam seperti dikutip dari Antara.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, anak-anak asuhnya harus mengambil pelajaran dari pertandingan yang menjadi bagian dari persiapan menuju Asian Games 2018 tersebut. Meski ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, Milla melanjutkan, dirinya merasa cukup puas dengan penampilan timnas U-23 ketika berhadapan dengan Thailand. "Kami banyak menciptakan peluang untuk mencetak gol," kata dia.

Secara khusus dia juga menganggap performa pemain-pemain senior, yang usianya di atas 23 tahun, di dalam tim sudah baik. Adapun di partai tersebut, Luis Milla menurunkan dua pesepak bola senior naturalisasi, Victor Igbonefo dan Alberto "Beto" Goncalves sejak menit pertama, ditambah Lerby Eliandry serta Riko Simanjutak yang masuk di babak kedua.

Igbonefo sendiri bermain penuh di laga itu, sementara Beto membuat satu assist untuk gol Septian David Maulana di menit ke-49 sebelum digantikan Lerby Eliandry. "Para pemain senior itu bermain dengan baik dan bisa menyatu dengan tim," tutur Milla.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Megapolitan | 14 Desember 2018 - 21:55 WIB

Polisi rekayasa lalin terkait pembongkaran JPO Tosari

Bencana Alam | 14 Desember 2018 - 21:46 WIB

FPRB minta sarana dan prasarana relawan diperhatikan

Aktual Dalam Negeri | 14 Desember 2018 - 21:37 WIB

Warga Banjarnegara diminta waspadai hoaks

Ekonomi | 14 Desember 2018 - 21:11 WIB

Pertamina EP Cepu optimalkan bisnis usaha milik desa

Hukum | 14 Desember 2018 - 20:58 WIB

Belum berizin, Mapolres Kudus baru digugat ke pengadilan

Elshinta.com - Pelatih tim nasional U-23 Indonesia Luis Milla menyebut gol kedua Thailand dalam laga persahabatan, Kamis (31/5), di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta, yang berakhir dengan skor 1-2 untuk kekalahan Indonesia, seharusnya bisa dihindari.

"Kami memang harus mengoreksi pendekatan pemain terhadap permainan. Ketika kita merasa tidak bisa lagi menang dari hasil imbang, seharusnya tidak membiarkan lawan membuat peluang dan melakukan serangan balik," ujar Milla usai pertandingan di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (31/5) malam seperti dikutip dari Antara.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, anak-anak asuhnya harus mengambil pelajaran dari pertandingan yang menjadi bagian dari persiapan menuju Asian Games 2018 tersebut. Meski ada beberapa hal yang perlu diperbaiki, Milla melanjutkan, dirinya merasa cukup puas dengan penampilan timnas U-23 ketika berhadapan dengan Thailand. "Kami banyak menciptakan peluang untuk mencetak gol," kata dia.

Secara khusus dia juga menganggap performa pemain-pemain senior, yang usianya di atas 23 tahun, di dalam tim sudah baik. Adapun di partai tersebut, Luis Milla menurunkan dua pesepak bola senior naturalisasi, Victor Igbonefo dan Alberto "Beto" Goncalves sejak menit pertama, ditambah Lerby Eliandry serta Riko Simanjutak yang masuk di babak kedua.

Igbonefo sendiri bermain penuh di laga itu, sementara Beto membuat satu assist untuk gol Septian David Maulana di menit ke-49 sebelum digantikan Lerby Eliandry. "Para pemain senior itu bermain dengan baik dan bisa menyatu dengan tim," tutur Milla.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com