RSHS Bandung siagakan tenaga medis terkait Lebaran
Jumat, 01 Juni 2018 - 06:49 WIB | Penulis : Angga Kusuma | Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2JonbD7

Elshinta.com - Rumah Sakit Umum Pemerintah Dr Hasan Sadikin Bandung menyiagakan 236 karyawan yang terdiri tenaga medis seperti dokter, perawat dan non medis terkait pelayanan akses kesehatan kepada masyarakat selama cuti atau libur Idul Fitri 1439 Hijriah/2018.

"Kami, Insha Allah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan selama libur lebaran tahun 2018 ini, kami menyiagakan 236 karyawan, tenaga medis dan non medis, itu residen dan dokter. Jadi kami siapkan jadwal sif," kata Direktur Utama RSHS Bandung Dr Nina Susana Dewi, di Kota Bandung, Kamis (31/5) malam.

Nina mengatakan RSHS Bandung sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi musim mudik dan libur atau cuti Lebaran 2018, seperti menyiagakan 236 karyawan. Selain itu, lanjut Nina, pihaknya juga menyiapkan poli siaga untuk melayani masyarakat yang membutuhkan perawatan seperti poli penyakit dalam, poli bedah, polik anak dan dan obgyn (kebidanan serta kandungan). "Menjelang libur panjang lebaran, RSHS sudah siap melayani masyarakat dgn optimal. Jadi poli tersebut akan siaga dari tanggal 11 sampai 20 Juni 2018. Itu buka dari jam 8 pagi sampai 12 siang di Gedung Baru Lantai 2 Lorong D," kata dia.

Selain itu, lanjut Nina, poli klinik lain di RSHS Bandung yang juga siap memberi pelayanan saat libur lebaran adalah poli MDR TB dan klinik terapi rumatan metadon serta pelayanan kemoterapi dan cuci darah atau hemodialisis karena ada beberapa pasien yang memerlukan terapi di dua klinik ini. "Jadi poli ini tiap hari buka kecuali saat hari H Lebaran. Kemudian untuk IGD ini disiagakan selama 24 jam dengan menyiagakan empat dokter spesialis seperti spesialis?obgyn, anak bedah dan lainnya," ujar Nina seperti dilansir dari Antara.

Lebih lanjut ia mengatakan, RSHS Bandung juga telah menyiapkan prosedur saat terjadi keadaan genting saat libur lebaran seperti ada kecelakaan yang menyebabkan jatuhnya korban dengan jumlah banyak.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 14 Januari 2019 - 21:33 WIB
Elshinta.com - ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut, asma, pneumonia hingga jantung k...
Senin, 14 Januari 2019 - 06:46 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit d...
Minggu, 13 Januari 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan minuman manis yang ding...
Jumat, 11 Januari 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif LSM Indonesia AIDS Coalition (IAC) Aditya Wardhana memin...
Jumat, 11 Januari 2019 - 06:15 WIB
Elshinta.com - Penderita HIV AIDS di Indonesia terancam tidak bisa mendapatkan obat Antire...
Kamis, 10 Januari 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan kepada masyarakat agar memperha...
Rabu, 09 Januari 2019 - 14:23 WIB
Elshinta.com - Alimuddin Arfah adalah peserta JKN-KIS yang tinggal di Kota Tarakan, Kalima...
Rabu, 09 Januari 2019 - 05:00 WIB
Elshinta.com - Minuman bervitamin ternyata tidak benar-benar bermanfaat bagi tubuh. Hal it...
Rabu, 09 Januari 2019 - 04:09 WIB
Elshinta.com - Seseorang dengan metabolime tubuh lambat biasanya mengalami gejala seperti ...
Rabu, 09 Januari 2019 - 03:11 WIB
Elshinta.com - Penelitian menunjukkan bahwa meditasi secara teratur dapat menjadi strategi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)