Senin, 20 Agustus 2018 | 19:49 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

IPTEK / Aplikasi

Menkominfo: Teknologi baru tingkatkan inklusi keuangan

Sabtu, 02 Juni 2018 - 08:28 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Menkominfo Rudiantara memberikan sambutan Peluncuran Paytren eMoney di Pondok Pesantren Daarul Quran Cipondoh, Tangerang, Banten, Jumat (1/6). Sumber foto: https://bit.ly/2LSF9vM
Menkominfo Rudiantara memberikan sambutan Peluncuran Paytren eMoney di Pondok Pesantren Daarul Quran Cipondoh, Tangerang, Banten, Jumat (1/6). Sumber foto: https://bit.ly/2LSF9vM

Elshinta.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan inisiatif teknologi baru dan cara baru dapat memperluas jangkauan akses layanan keuangan (inklusi keuangan) kepada masyarakat.

"Yang informal harus kita bisa dilakukan dengan cara baru dengan teknologi baru," katanya saat memberikan sambutan Peluncuran Paytren eMoney di Pondok Pesantren Daarul Quran Cipondoh, Tangerang, Banten, Jumat, demikian siaran perws Kementerian Kominfo yang dikutip Antara.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai indeks inklusi keuangan nasional pada tahun ke tahun terus meningkat signifikan. Sebagai perbandingan, pada 2017 lalu indeks inklusi keuangan mencapai 63 persen dan untuk tahun depan ditargetkan mencapai 75 persen. Guna memastikan target tersebut tercapai, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengharapkan inisiatif dan cara baru dalam memperluas jangkauan akses layanan keuangan kepada masyarakat.

Menkominfo mengapresiasi Paytren ePayment yang diluncurkan di Ponpes Daarul Quran yang dipimpin KH Yusuf Mansur. "Model Paytren ePayment ini salah satunya, jadi bapak ibu sekalian, sekali lagi saya sangat senang," katanya.

Menteri Kominfo mengapresiasi Paytren eMoney sebagai cara baru untuk membantu Pemerintah RI dalam meningkatkan inklusi keuangan. Ketika mengupas kondisi akses keuangan masyarakat Indonesia, Menteri Rudiantara menyatakan saat ini lebih kurang 90 juta orang Indonesia yang mempunyai akses keuangan resmi.

Menteri Kominfo menyebut teknologi ponsel bisa menjadi salah satu jalur atau sarana. "Kita punya setidaknya 230 juta orang Indonesia minimal yang punya satu ponsel. Itu adalah jalur bagi kita untuk meningkatkan inklusi keuangan," jelasnya.

Menurut Menteri Rudiantara tahun depan, Pemerintah menargetkan inklusi keuangan Indonesia menjadi 75 persen. "75 persen insyallah dari sisi infrastruktur tidak ada masalah, dimana pun yang namanya jaringan seluler, 4G dan lain sebagainya jauh di atas 75 persen," jelasnya.

Menteri Kominfo menegaskan kehadiran Paytren eMoney dan layanan sejenis akan dapat menjadi pendorong percepatan inklusi keuangan. "Jadi ini kesempatan emas bagi kita bagaimana kita sama-sama memanfaatkan paytren sebagai alat atau sarana untuk meningkatkan inklusi keuangan. Sebagai sarana atau alat bagi umat yang istilahnya un-bank untuk mendapatkan layanan keuangan," ungkapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Bencana Alam | 20 Agustus 2018 - 19:48 WIB

Kudus kirim relawan keahlian khusus dan bantuan ke Lombok

Aktual Sepakbola | 20 Agustus 2018 - 19:34 WIB

Anies apresiasi prestasi tim U-14 DKI Jakarta

Aktual Dalam Negeri | 20 Agustus 2018 - 19:22 WIB

Pertamina bangun ruang kelas PAUD Bunda Pertiwi

Ekonomi | 20 Agustus 2018 - 19:06 WIB

IHSG Senin ditutup menguat 108,39 poin

Ekonomi | 20 Agustus 2018 - 18:57 WIB

Musim kemarau keterserapan pupuk kujang menurun

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com