Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:53 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Pemilu / Pileg 2019

Gerindra Temanggung tak terima bakal caleg tersandung korupsi

Sabtu, 02 Juni 2018 - 12:12 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2DLfMbv
Sumber foto: https://bit.ly/2DLfMbv

Elshinta.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah tidak akan menerima bakal calon legislatif yang tersandung kasus korupsi, kata Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Temanggung, Daniel Indra Hartoko.

"Bakal calon legislatif yang sedang tersandung masalah korupsi, apalagi sudah melakukan korupsi sama sekali tidak akan kami terima sebagai caleg apalagi kader kami," katanya di Temanggung, Sabtu (2/6) seperti dilansir dari Antara.

Ia mengatakan masih banyak orang yang bersih dan pintar di negeri ini, maka tidak mungkin menerima mereka yang tersandung korupsi sebagai bakal caleg Gerindra pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2019, katanya partainya menargetkan mendapatkan 8 kursi di DPRD Kabupaten Temanggung, target ini tidak muluk-muluk jika melihat ketertarikan masyarakat terhadap Partai Gerindra. "Periode ini kami sudah ada 4 kursi di DPRD Kabupaten Temanggung, ke depan kami akan bekerja keras untuk bisa meraih target 8 kursi," katanya.

Menurut dia target perolehan kursi di DPRD Kabupaten Temanggung ini bukan menjadi tujuan utama pada Pemilu 2019. Tujuan utama Pemilu 2019 memenangkan Prabowo Subianto sebagai orang nomor satu di Indonesia. Ia mengatakan kader Partai Gerindra akan bekerja keras untuk memenangkan Pemilu 2019, salah satunya yakni dengan pembukaan bakal calon legislatif. Bakal calon diwajibkan bekerja keras untuk kemenangan Gerindra di Pemilu mendatang.

Dalam penjaringan bakal caleg, katanya pihaknya sama sekali tidak memungut biaya kepada caleg. Namun para caleg harus membiayai sendiri seluruh keperluan atau kepentingan untuk beberapa tes yang akan dijalani, seperti tes kesehatan. Ia menuturkan pendaftaran caleg Partai Gerindra telah dibuka sejak 28 Mei 2018 dan akan ditutup pada 15 Juni 2018. Bakal caleg harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain pendidikan minimal SMA, berbadan sehat, dan bebas narkoba dari dokter.

Ia menyampaikan dalam penjaringan atau pendaftaran bakal caleg ini pihaknya telah membentuk tim panitia seleksi, namun tim pansel tidak mempunyai kewenangan apa pun untuk menerima dan menolak bakal caleg. "Tim pansel hanya akan menerima berkas pendaftaran saja. Tetapi kalau diketahui pernah tersandung kasus korupsi tetap tidak akan kami terima," katanya. 

Ia mengatakan penjaringan bakal caleg ini terbuka untuk masyarakat umum, tidak hanya untuk kader Gerindra. Bakal caleg akan ditentukan sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:47 WIB

MUI ajak masyarakat cegah kabar `hoax`

Kriminalitas | 16 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Polres Singkawang berhasil ringkus dua tersangka Narkotika

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 11:27 WIB

Putra Mahkota Arab Saudi tertarik akusisi Manchester United

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 11:16 WIB

Gubernur: Realisasi bantuan operasional kesehatan Kaltara masih rendah

Pemasaran | 16 Oktober 2018 - 11:05 WIB

Konsep AIDA Marketing yang wajib diketahui pelaku usaha

Aktual Sepakbola | 16 Oktober 2018 - 10:54 WIB

Timnas bertekad raih kemenangan lawan Hong Kong

Elshinta.com - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah tidak akan menerima bakal calon legislatif yang tersandung kasus korupsi, kata Sekretaris DPC Gerindra Kabupaten Temanggung, Daniel Indra Hartoko.

"Bakal calon legislatif yang sedang tersandung masalah korupsi, apalagi sudah melakukan korupsi sama sekali tidak akan kami terima sebagai caleg apalagi kader kami," katanya di Temanggung, Sabtu (2/6) seperti dilansir dari Antara.

Ia mengatakan masih banyak orang yang bersih dan pintar di negeri ini, maka tidak mungkin menerima mereka yang tersandung korupsi sebagai bakal caleg Gerindra pada Pemilu 2019. Pada Pemilu 2019, katanya partainya menargetkan mendapatkan 8 kursi di DPRD Kabupaten Temanggung, target ini tidak muluk-muluk jika melihat ketertarikan masyarakat terhadap Partai Gerindra. "Periode ini kami sudah ada 4 kursi di DPRD Kabupaten Temanggung, ke depan kami akan bekerja keras untuk bisa meraih target 8 kursi," katanya.

Menurut dia target perolehan kursi di DPRD Kabupaten Temanggung ini bukan menjadi tujuan utama pada Pemilu 2019. Tujuan utama Pemilu 2019 memenangkan Prabowo Subianto sebagai orang nomor satu di Indonesia. Ia mengatakan kader Partai Gerindra akan bekerja keras untuk memenangkan Pemilu 2019, salah satunya yakni dengan pembukaan bakal calon legislatif. Bakal calon diwajibkan bekerja keras untuk kemenangan Gerindra di Pemilu mendatang.

Dalam penjaringan bakal caleg, katanya pihaknya sama sekali tidak memungut biaya kepada caleg. Namun para caleg harus membiayai sendiri seluruh keperluan atau kepentingan untuk beberapa tes yang akan dijalani, seperti tes kesehatan. Ia menuturkan pendaftaran caleg Partai Gerindra telah dibuka sejak 28 Mei 2018 dan akan ditutup pada 15 Juni 2018. Bakal caleg harus memenuhi beberapa persyaratan antara lain pendidikan minimal SMA, berbadan sehat, dan bebas narkoba dari dokter.

Ia menyampaikan dalam penjaringan atau pendaftaran bakal caleg ini pihaknya telah membentuk tim panitia seleksi, namun tim pansel tidak mempunyai kewenangan apa pun untuk menerima dan menolak bakal caleg. "Tim pansel hanya akan menerima berkas pendaftaran saja. Tetapi kalau diketahui pernah tersandung kasus korupsi tetap tidak akan kami terima," katanya. 

Ia mengatakan penjaringan bakal caleg ini terbuka untuk masyarakat umum, tidak hanya untuk kader Gerindra. Bakal caleg akan ditentukan sesuai daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com