Masalah pernapasan jadi gangguan mayoritas jemaah haji Indonesia
Sabtu, 02 Juni 2018 - 19:35 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Sumber foto: https://bit.ly/2xxO7LP

Elshinta.com - Masalah pernapasan menjadi gangguan mayoritas jemaah haji sehingga harus diantisipasi dengan saksama, kata Kepala Klinik Kesehatan Haji Indonesia Madinah Yanuar Fajar.

"Kebiasaan merokok menjadi pemicu timbulnya gangguan saluran pernapasan ditambah iklim dan cuaca di Arab Saudi sangat berbeda dengan di Indonesia," kata dia di Jakarta, Sabtu (2/6).

Pada musim haji 2017, lebih dari 50 persen jemaah haji terkena masalah kesehatan saluran pernapasan, seperti asma, Pneumonia, Bronchitis, dan Tuberkolusi. Dengan kondisi tersebut, kata dokter spesialis paru-paru itu, harus melakukan berbagi kiat agar jamaah haji dapat terus bugar tanpa gangguan kesehatan pernapasan saat menunaikan rukun Islam kelima itu.

Berbagai kiat itu, kata dia, membuat sirkulasi udara yang baik di pemondokan, jemaah agar membuka jendela pondok pada pagi hari agar udara berganti.

"Cukup buka jendela hingga pukul tujuh pagi waktu setempat dan biarkan udara segar dari luar masuk ke kamar," kata dia.

Selain itu, kata dia, jamaah menghentikan kebiasaan merokok. Sebelum keberangkatan sampai selesai proses ibadah haji, kata dia, jemaah agar secara bertahap mengurangi kebiasaan merokok. Menurut dia, merokok dapat memperparah kondisi gangguan pernapasan. Sebaliknya, menghentikan kebiasaan merokok bisa membantu jamaah berada dalam kondisi kesehatan yang baik saat melaksanakan ibadah haji.

Yanuar menyarankan jamaah untuk menjaga pola makan, istirahat, dan minum yang cukup di Arab Saudi. Terlebih di Arab Saudi memiliki kondisi alam, iklim, dan cuaca yang berbeda dengan di Indonesia. Selain itu, kata dia, jamaah agar membawa obat-obatan pribadi sesuai kebutuhannya masing-masing.

"Karena dalam beberapa kasus bisa saja obat pribadi jamaah itu tidak tersedia di Arab Saudi," katanya, dikutip Antara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Senin, 14 Januari 2019 - 21:33 WIB
Elshinta.com - ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut, asma, pneumonia hingga jantung k...
Senin, 14 Januari 2019 - 06:46 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit d...
Minggu, 13 Januari 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan minuman manis yang ding...
Jumat, 11 Januari 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif LSM Indonesia AIDS Coalition (IAC) Aditya Wardhana memin...
Jumat, 11 Januari 2019 - 06:15 WIB
Elshinta.com - Penderita HIV AIDS di Indonesia terancam tidak bisa mendapatkan obat Antire...
Kamis, 10 Januari 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan kepada masyarakat agar memperha...
Rabu, 09 Januari 2019 - 14:23 WIB
Elshinta.com - Alimuddin Arfah adalah peserta JKN-KIS yang tinggal di Kota Tarakan, Kalima...
Rabu, 09 Januari 2019 - 05:00 WIB
Elshinta.com - Minuman bervitamin ternyata tidak benar-benar bermanfaat bagi tubuh. Hal it...
Rabu, 09 Januari 2019 - 04:09 WIB
Elshinta.com - Seseorang dengan metabolime tubuh lambat biasanya mengalami gejala seperti ...
Rabu, 09 Januari 2019 - 03:11 WIB
Elshinta.com - Penelitian menunjukkan bahwa meditasi secara teratur dapat menjadi strategi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/lib/php/20151012/apc.so' - /usr/lib/php/20151012/apc.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: