Kamis, 21 Juni 2018 | 09:23 WIB

Daftar | Login

Top header banner

IPTEK / Aplikasi

Ini aplikasi pencegah kehilangan barang karya anak bangsa

Sabtu, 02 Juni 2018 - 21:39 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Christian Laksmono, Ryan Nathan dan Kavin Leonardo, pencipta Track ID. Sumber foto: https://bit.ly/2LhISBJ
Christian Laksmono, Ryan Nathan dan Kavin Leonardo, pencipta Track ID. Sumber foto: https://bit.ly/2LhISBJ

Elshinta.com - Tiga alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Christian Laksmono, Ryan Nathan dan Kavin Leonardo mencipatkan aplikasi digital yang dinamai "Track ID" untuk mencegah kehilangan barang karena lupa.

Christian saat ditemui Antara di kampus setempat Sabtu (2/6) mengatakan cara kerja Track ID tinggal dimasukkan ke dalam dompet atau tas, setelah itu alat akan terkoneksi dengan aplikasi yang ada di telepon genggam.

"Jadi di telepon genggam ada aplikasi Track ID dan Trackker. Saat Trackker dimasukkan ke dalam tas, tas hilang untuk di jarak dekat bisa dibunyikan dan tahu lokasi tas itu ada di mana. Saat di kamar mau mencari dompet atau mencari HP, tinggal dipencet trackker dua kali HP akan bunyi," katanya.

Selain berfungsi untuk mencari barang yang kelupaan, alat ini juga punya sistem preventif yang dapat mencegah dompet, tas atau yang lainnya supaya tidak hilang.

"Contohnya saat kita di suatu tempat, meninggalkan sesuatu pada jarak 20 meter HP otomotis getar dan memberikan pemberitahuan jika tasnya ketinggalan," ujarnya.

Namun jika sudah berada di tempat yang jauh dari tas atau dompet, alat akan menyimpan pemberitahuan di mana tempat tas ketinggalan terakhir di Google Maps. Jika berada sangat jauh, pengguna Track ID di Surabaya akan saling membantu untuk informasi di mana tas tersebut.

Track ID juga hanya bisa terkoneksi ke satu HP. Meski HP prang lain bisa baca ID yang ada di alat tapi tetap saja tidak bisa menjalankan. Sementara satu HP bisa koneksi ke empat alat. Berbeda dengan alat sejenis yang memakai kartu sim, Christian menjelaskan, Track ID tidak pakai kartu sim. Jadi pengguna nantinya tidak perlu berlangganan atau apapun. Track ID sendiri sudah mulai dijual di Surabaya dengan harga jual Rp300 ribu satu alat. Namun bisa lebih murah jika beli di tempat. Selain di toko, Track ID juga dijual Bukalapak dan Tokopedia.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 21 Juni 2018 - 09:17 WIB

Risma minta BKD dan Inspektorat mendata PNS bolos

Pilkada Serentak 2018 | 21 Juni 2018 - 08:59 WIB

KPU Jabar pastikan pengamanan debat lebih ketat

Aktual Luar Negeri | 21 Juni 2018 - 08:47 WIB

Pangeran Louis dibaptis bulan depan

Aktual Luar Negeri | 21 Juni 2018 - 08:39 WIB

Minyak mentah AS naik, Brent turun jelang pertemuan OPEC

Afrika | 21 Juni 2018 - 08:22 WIB

Ratusan orang mengungsi ke pangkalan PBB di Darfur

Megapolitan | 21 Juni 2018 - 08:17 WIB

Jakarta akan diguyur hujan ringan malam hari

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.

Selasa, 19 Juni 2018 - 20:52 WIB

Instagram akan hadirkan fitur pelacak aktivitas

Minggu, 17 Juni 2018 - 13:49 WIB

Gmail baru pasang AI untuk notifikasi

Minggu, 17 Juni 2018 - 12:47 WIB

Instagram akan hapus fitur screenshot stories

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com