Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:43 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Peristiwa / Bencana Alam

Posko ESDM: 19 gunung api di Indonesia berstatus waspada

Senin, 04 Juni 2018 - 14:54 WIB    |    Penulis : Devi Novitasari    |    Editor : Dewi Rusiana
Gunung Anak Krakatau. Sumber foto: https://bit.ly/2J7R5My
Gunung Anak Krakatau. Sumber foto: https://bit.ly/2J7R5My

Elshinta.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) selaku koordinator posko nasional ESDM menyatakan, sebanyak 19 gunung api kini bertatus waspada.

Ketua BPH Migas Fanshurullah Asa di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (4/6), terkait itu masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu arahan pihak terkait untuk mengamankan. Gunung tersebut adalah Marapi, Kerinci, Dempo, Anak Krakatau, Merapi, Semeru, Bromo, Rinjani, Sangeangapi, Rokatenda, Soputan, Lokon, Karangetang, Gamalama, Gamkonara, Ibu, Dukono, Lewotolok dan Banda Api.

Secara khusus, ada monitoring secara berkesinambungan terhadap Gunung Sinabung di Sumatera Utara selama masa posko Idul Fitri 2018 dengan Tingkat kegiatan level IV (Awas). Asap kawah Gunung Sinabung teramati berwarna putih. Badan Geologi terus mengirimkan Tim Tanggap Darurat ke Sinabung untuk memperkuat kegiatan pemantauan secara menerus 24 jam per hari, berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan setempat (BPBD, TNI, POLRI), maupun melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat setempat. Kemudian, adanya monitoring secara berkesinambungan terhadap Gunung Agung di Bali selama masa posko Idul Fitri 2018 dengan Tingkat Kegiatan level III (Siaga).

Selama posko Nasional ESDM berlangsung, terdapat tiga kali terjadi gempa bumi (Maluku 1 kali, Maluku Utara 1 kali dan Sulawesi Utara 1 kali). Periode 31 Mei sampai 3 Juni 2018 tercatat gempa : 5,1 SR di 115 KM Timur Laut Maluku Tenggara; 5,1 SR di 66 KM Barat Laut Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara; 5,8 SR di Timur Laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Semua gempa yang terjadi tidak berpotensi atau mengakibatkan adanya gelombang tsunami, dikutip dari laman Antara.

Terkait Hal Tersebut ESDM merekomendasikan masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD/BPBA. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 15:41 WIB

Ribuan petani unjuk rasa nilai SK Bupati penertiban KJA merugikan

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 15:30 WIB

Menteri KKP sebut pemicu perang masa depan adalah sumber daya alam

Pembangunan | 17 Oktober 2018 - 15:15 WIB

Presiden ingin rumah sakit Indonesia menjadi `Smart Hospital`

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 15:07 WIB

Presiden: Teknologi picu gaya hidup tidak sehat

Hukum | 17 Oktober 2018 - 14:55 WIB

Fayakhun mengaku dikenalkan keluarga Jokowi kasus Bakamla

Aktual Dalam Negeri | 17 Oktober 2018 - 14:42 WIB

Lubang di ruang anggota fraksi DPR Demokrat diketahui sejak Selasa

Elshinta.com - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) selaku koordinator posko nasional ESDM menyatakan, sebanyak 19 gunung api kini bertatus waspada.

Ketua BPH Migas Fanshurullah Asa di Kantor BPH Migas, Jakarta, Senin (4/6), terkait itu masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu arahan pihak terkait untuk mengamankan. Gunung tersebut adalah Marapi, Kerinci, Dempo, Anak Krakatau, Merapi, Semeru, Bromo, Rinjani, Sangeangapi, Rokatenda, Soputan, Lokon, Karangetang, Gamalama, Gamkonara, Ibu, Dukono, Lewotolok dan Banda Api.

Secara khusus, ada monitoring secara berkesinambungan terhadap Gunung Sinabung di Sumatera Utara selama masa posko Idul Fitri 2018 dengan Tingkat kegiatan level IV (Awas). Asap kawah Gunung Sinabung teramati berwarna putih. Badan Geologi terus mengirimkan Tim Tanggap Darurat ke Sinabung untuk memperkuat kegiatan pemantauan secara menerus 24 jam per hari, berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan setempat (BPBD, TNI, POLRI), maupun melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat setempat. Kemudian, adanya monitoring secara berkesinambungan terhadap Gunung Agung di Bali selama masa posko Idul Fitri 2018 dengan Tingkat Kegiatan level III (Siaga).

Selama posko Nasional ESDM berlangsung, terdapat tiga kali terjadi gempa bumi (Maluku 1 kali, Maluku Utara 1 kali dan Sulawesi Utara 1 kali). Periode 31 Mei sampai 3 Juni 2018 tercatat gempa : 5,1 SR di 115 KM Timur Laut Maluku Tenggara; 5,1 SR di 66 KM Barat Laut Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara; 5,8 SR di Timur Laut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Semua gempa yang terjadi tidak berpotensi atau mengakibatkan adanya gelombang tsunami, dikutip dari laman Antara.

Terkait Hal Tersebut ESDM merekomendasikan masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD/BPBA. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:07 WIB

17 Oktober 1952: demo tuntut DPRS dibubarkan

Rabu, 17 Oktober 2018 - 07:55 WIB

Dibutuhkan 18 ribu tenda untuk pengungsi Sulteng

Rabu, 17 Oktober 2018 - 07:42 WIB

Dua jenazah korban gempa Sulteng kembali ditemukan

Selasa, 16 Oktober 2018 - 21:57 WIB

BPBD: Dampak kekeringan Gunung Kidul meluas

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com