Senin, 22 Oktober 2018 | 11:46 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Lingkungan

Walhi minta pemerintah tindak tegas pencemar Danau Toba

Selasa, 05 Juni 2018 - 09:59 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Danau Toba. Sumber foto: https://bit.ly/2sgPIQf
Danau Toba. Sumber foto: https://bit.ly/2sgPIQf

Elshinta.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara, meminta Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar menindak tegas "korporasi" atau perusahaan yang melakukan pencemaran di kawasan Danau Toba.

"Perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut, diusut tuntas saja dan tidak perlu diberikan teguran," kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut, Dana Prima Tarigan di Medan, Selasa (5/6).

Pemerintah, menurut dia, sudah cukup mengingatkan pada perusahaan agar tetap menjaga kelestarian di lingkungan Danau Toba yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Namun, faktanya di lapangan air Danau Toba masih mengalami pencemaran dan tidak dijaga oleh perusahaan yang mencari nafkah di wilayah tersebut.

Ia mengatakan, pencemaran yang terjadi di Danau Toba itu, bisa saja akibat budi daya ikan dengan menggunakan keramba jaring apung (KJA) dan makanan ikan berupa pelet yang mengandung bahan kimiawi. Selain itu, limbah yang dihasilkan oleh sejumlah hotel dan warga masyarakat dengan sengaja membuang sampah di perairan Danau Toba tersebut.

"Danau Toba tersebut, harus benar-benar bersih dari pencemaran, karena merupakan daerah tujuan wisata di Indonesia," ucapnya, dikutip Antara.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:46 WIB

Peringatan Hari Santri diharap tingkatkan sinergitas

Pemilihan Presiden 2019 | 22 Oktober 2018 - 11:37 WIB

Hidayat Nur Wahid minta Presiden berikan contoh politik kebohongan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 11:10 WIB

Ribuan siswa peringati Hari Santri di Alun-alun Kebumen

Hukum | 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

Elshinta.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Utara, meminta Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, agar menindak tegas "korporasi" atau perusahaan yang melakukan pencemaran di kawasan Danau Toba.

"Perusahaan yang tidak mematuhi ketentuan yang dikeluarkan oleh pemerintah tersebut, diusut tuntas saja dan tidak perlu diberikan teguran," kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut, Dana Prima Tarigan di Medan, Selasa (5/6).

Pemerintah, menurut dia, sudah cukup mengingatkan pada perusahaan agar tetap menjaga kelestarian di lingkungan Danau Toba yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Namun, faktanya di lapangan air Danau Toba masih mengalami pencemaran dan tidak dijaga oleh perusahaan yang mencari nafkah di wilayah tersebut.

Ia mengatakan, pencemaran yang terjadi di Danau Toba itu, bisa saja akibat budi daya ikan dengan menggunakan keramba jaring apung (KJA) dan makanan ikan berupa pelet yang mengandung bahan kimiawi. Selain itu, limbah yang dihasilkan oleh sejumlah hotel dan warga masyarakat dengan sengaja membuang sampah di perairan Danau Toba tersebut.

"Danau Toba tersebut, harus benar-benar bersih dari pencemaran, karena merupakan daerah tujuan wisata di Indonesia," ucapnya, dikutip Antara.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:28 WIB

Polisi ringkus penganiaya bocah perempuan

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:19 WIB

BNN konsisten edukasi bahaya narkoba pada pelajar

Senin, 22 Oktober 2018 - 11:01 WIB

KPK panggil lagi Sjamsul Nursalim

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com