Sabtu, 23 Juni 2018 | 13:32 WIB

Daftar | Login

Dalam Negeri / Pendidikan

Presiden: UIII pusat kajian penelitian peradaban Islam Indonesia

Selasa, 05 Juni 2018 - 12:07 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Dewi Rusiana
Presiden Joko Widodo usai melakukan peletakkan batu pertama Kampus UIII. Sumber foto: https://bit.ly/2LmPO0F
Presiden Joko Widodo usai melakukan peletakkan batu pertama Kampus UIII. Sumber foto: https://bit.ly/2LmPO0F

Elshinta.com - Presiden Joko Widodo berharap Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) akan menjadi pusat kajian, pusat penelitian peradaban Islam di Indonesia.

"Karena kita kenal sekarang ini di dunia sebagai negara besar, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, sudah sewajarnya, sudah sepantasnya, sepatutnya Indonesia menjadi rujukan bagi kemajuan peradaban Islam di dunia," kata Presiden saat pidato acara peletakan batu pertama rencana pembangunan Kampus UIII di Kawasan Pemancar LPP RRI Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (5/6) sebagaimana dikutip Antara.

Menurut Kepala Negara, Kampus UIII diharapkan sebagai tempat munculnya ide-ide guna mempercepat hadirnya kesejahteraan umat, mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Dan ide-ide yang mewujudkan Indonesia sebagai negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur," harapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 13:25 WIB

Presiden ingatkan konsistensi pemanfaatan PPh final UMKM

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 13:13 WIB

Radius pencarian korban kapal tenggelam diperluas

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:51 WIB

Menhub: Syahbandar wajib catat penumpang

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:38 WIB

Presiden harap mahasiswa lahirkan karya kreatif

Aktual Dalam Negeri | 23 Juni 2018 - 12:12 WIB

Pemkab Simalungun siapkan alat pendeteksi seluruh kapal

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com