Selasa, 16 Oktober 2018 | 18:13 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Lingkungan

18 hari Operasi Ketupat 2018

Rabu, 06 Juni 2018 - 10:22 WIB    |    Penulis : Fransiskus Yuno    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2xLPO8j
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2xLPO8j

Elshinta.com Lebih dari 1.000 anggota Polri dan instansi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (6/6) pagi.

Dilaporkan Kontributor Elshinta, Baba Dupa, apel yang dilaksanakan Rabu pagi hari ini ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam rangka perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Apel tersebut ditujukan pula guna menyiapkan arus mudik dan balik Lebaran yang nantinya akan terjadi. 

Apel yang dilaksanakan sekitar pukul 07.00 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Polisi Umar Septono yang dihadiri oleh berbagai elemen seperti TNI, Polri, petugas pemada kebakaran, dinas perhubungan, serta dinas kesehatan Kota Makassar.

Dalam amanat Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, yang dibacakan oleh Umar Septono, disebutkan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2018 selama 18 hari, yakni sejak 7 Juni hingga 24 Juni 2018, dengan jumlah personel gabungan yang diturunkan 173.397 personel.

Adapun empat potensi kerawanan Operasi Ketupat 2018 ini adalah, pertama, mengenai stabilitas harga dan ketersediaan pangan; kedua, kelancaraan dan keselamatan arus mudik dan arus balik serta saat lebaran Idul Fitri; ketiga terkait dengan potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas, serta  terakhir adalah gangguan tindak pidana terorisme.

Dalam Operasi Ketupat tahun ini, Kapolda Sulawesi Selatan menerjunkan kurang lebih 4.000 personel untuk ikut melakukan pengawalan. Terdapat lebih dari 120 posko keamanan yang ditempatkan di bandara, pelabuhan, terminal, dan sebagainya.

 

 

Penulis : Yuno.

Editor : Dewi Rusiana.

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 18:08 WIB

Polisi amankan wanita bawa sabu di Bandara

Kesehatan | 16 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Jenis kanker pada anak selain leukemia

Kecelakaan | 16 Oktober 2018 - 17:48 WIB

Mobil pick up tabrak truk TNI, satu tewas dan dua orang terluka

Startup | 16 Oktober 2018 - 17:30 WIB

Bareksa, marketplace reksadana dorong penetrasi investasi

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Aktual Dalam Negeri | 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Elshinta.com Lebih dari 1.000 anggota Polri dan instansi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2018 di Lapangan Karebosi, Makassar, Rabu (6/6) pagi.

Dilaporkan Kontributor Elshinta, Baba Dupa, apel yang dilaksanakan Rabu pagi hari ini ditujukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam rangka perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah.

Apel tersebut ditujukan pula guna menyiapkan arus mudik dan balik Lebaran yang nantinya akan terjadi. 

Apel yang dilaksanakan sekitar pukul 07.00 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Polisi Umar Septono yang dihadiri oleh berbagai elemen seperti TNI, Polri, petugas pemada kebakaran, dinas perhubungan, serta dinas kesehatan Kota Makassar.

Dalam amanat Kapolri, Jenderal Tito Karnavian, yang dibacakan oleh Umar Septono, disebutkan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2018 selama 18 hari, yakni sejak 7 Juni hingga 24 Juni 2018, dengan jumlah personel gabungan yang diturunkan 173.397 personel.

Adapun empat potensi kerawanan Operasi Ketupat 2018 ini adalah, pertama, mengenai stabilitas harga dan ketersediaan pangan; kedua, kelancaraan dan keselamatan arus mudik dan arus balik serta saat lebaran Idul Fitri; ketiga terkait dengan potensi bencana alam dan gangguan kamtibmas, serta  terakhir adalah gangguan tindak pidana terorisme.

Dalam Operasi Ketupat tahun ini, Kapolda Sulawesi Selatan menerjunkan kurang lebih 4.000 personel untuk ikut melakukan pengawalan. Terdapat lebih dari 120 posko keamanan yang ditempatkan di bandara, pelabuhan, terminal, dan sebagainya.

 

 

Penulis : Yuno.

Editor : Dewi Rusiana.

 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:08 WIB

Polisi amankan wanita bawa sabu di Bandara

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:18 WIB

Belasan ribu pohon cabai terendam banjir

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Pemkot Magelang siapkan tenaga administrasi SD-TK

Selasa, 16 Oktober 2018 - 16:52 WIB

Jusuf Kalla minta tempat latihan PB Perbakin diawasi

Selasa, 16 Oktober 2018 - 16:28 WIB

Pemkot Depok kucurkan dana Rp83,38 miliar di Bansos

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com