Petinggi PKS temui Rizieq Shihab bahas keumatan
Rabu, 06 Juni 2018 - 11:09 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Habib Rizieq Shihab. Sumber foto: https://bit.ly/2wz0bMv

Elshinta.com - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri, Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini dan anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Al Habsyi mengunjungi Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab untuk membicarakan keumatan yang dilakukan di sela-sela ibadah umroh di Mekkah, Selasa (5/6).

"Ini silaturahim biasa dan sudah kali kedua kami berkunjung ke kediaman Habib Rizieq di Mekkah. Tentu kami tanya kabar dan bertukar pikiran tentang kondisi keumatan, kerakyatan dan kebangsaan Indonesia," kata Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini dalam keterangan tertulisnya yang dihimpun Antara di Jakarta, Rabu (6/6).

Menurut Jazuli, pertemuan itu dalam rangka silaturahim dengan Habib Rizieq dan keluarga, kebetulan bersamaan saat dirinya mendampingi Ketua Majelis Syuro PKS melaksanakan ibadah umroh Ramadan. Dia menceritakan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri mendiskusikan banyak hal dengan Habib Rizieq, intinya bagaimana kita sama-sama menjaga umat dan bangsa Indonesia.

"Intinya sama-sama menjaga umat dan bangsa Indonesia dari berbagai anasir serta komitmen untuk melaksanakan ideologi Pancasila secara konsekuen dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa sampai terwujudnya sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Jazuli mengatakan, saat pertemuan itu, Habib Rizieq menyampaikan agar semua komponen bangsa menjaga NKRI dari berbagai rongrongan yang menghancurkan sendi-sendi berbangsa dan bernegara. Selain itu, menurut dia, agar menghormati ulama dan agama-agama yang diakui di Indonesia, serta jangan memberi ruang pada paham dan kepentingan yang bertententangan dengan konstitusi, Pancasila dan norma-norma agama yang diakui di Indonesia.

Jazuli mengatakan, para petinggi PKS dan Habib Rizieq juga sepakat untuk terus menjaga kemandirian bangsa dari pengaruh asing yang jelas-jelas merugikan dan mengancam kedaulatan bangsa dan negara.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 17 Mei 2019 - 14:45 WIB
Elshinta.com - Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, Bawaslu telah memutuskan KPU me...
Jumat, 17 Mei 2019 - 13:05 WIB
Elshinta.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengapresiasi keputusan ...
Kamis, 16 Mei 2019 - 14:25 WIB
Elshinta.com - Komisioner  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Evi Novida Ginting mengatakan bahwa...
Rabu, 15 Mei 2019 - 14:03 WIB
Elshinta.com - Sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto- Sandiaga Uno yang tidak ...
Selasa, 14 Mei 2019 - 15:04 WIB
Elshinta.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan setuju jika Ketua DPP PDIP ...
Jumat, 10 Mei 2019 - 13:23 WIB
Elshinta.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengusulkan pemerintahan mendatan...
Kamis, 09 Mei 2019 - 08:29 WIB
Elshinta.com - Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa pemanggilan Ustad Bachtiar...
Senin, 06 Mei 2019 - 12:04 WIB
Elshinta.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma`ruf Amin, Abdul Kadi...
Minggu, 05 Mei 2019 - 14:59 WIB
Elshinta.com - Ketua Umum Masyarakat Cinta Masjid (MCM) Wisnu Dewanto menolak upaya politisasi ...
Sabtu, 04 Mei 2019 - 22:56 WIB
  Elshinta.com - Pertemuan antara Presiden Jokowi dengan AHY dipandang pengamat politik Veri...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)