Senin, 22 Oktober 2018 | 00:48 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Dalam Negeri / Hankam

Polda Jambi libatkan Satgasus Anti Teror dalam Operasi Ketupat

Rabu, 06 Juni 2018 - 12:06 WIB    |    Penulis : Fajar Nugraha    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Llv8G8
Ilustrasi. Sumber foto: https://bit.ly/2Llv8G8

Elshinta.com - Polda Jambi melibatkan tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Anti Teror dalam kegiatan Operasi Ketupat yang berlangsung 7-24 Juni 2018.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat di lapangan Mapolda Jambi, Rabu (6/6).

Tim satgasus tersebut merupakan gabungan dari kepolisian anggota Polda Jambi dan TNI dari Korem 042 Garuda Putih serta BIN Daerah. Gabungan Polda Jambi, Korem 042/Gapu dan BIN membentuk Satuan Satgas Khusus Anti Teror bertujuan untuk mengantisipasi dan mendeteksi terorisme di wilayah Provinsi Jambi.

Kapolda Jambi Muchlis mengatakan seluruh anggota tim gabungan itu sudah saling berkoordinasi termasuk para unsur pimpimannya seperti Danrem dan Kabinda. Pada Operasi Ketupat tahun ini, fokus pengamanan ada pada empat masalah yakni pertama kestabilan pangan, kedua kelancaran arus mudik dan balik, ketiga benca alam dan gangguan kantibmas serta keempat masalah ancaman teroris.

"Keempat permasalahan itu menjadi titik fokus dalam penanganannya selama kegiatan operasi ketupat tahun ini, " kata Muchlis sebagaimana dilansir Antara.

Operasi Ketupat 2018, Polda Jambi melibatkan 3.370 personel kepolisian dibantu TNI untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam merayakan Lebaran tahun ini. Ke-3.370 personel itu merupakan gabungan anggota Polri, TNI dan instansi keperintahan terkait di Provinsi Jambi. Semua ini untuk melayani masyarakat dalam merayakan lebaran baik arus mudik dan arus balik. Ribuan personel tersebut akan disebarkan ke seluruh penjuru jalur arus mudik.

Untuk jumlah pos pelayanan dan pengamanan yang akan didirikan, Kuswahyudi menyebutkan, semuanya bakal disebar di seluruh titik di Provinsi Jambi. Namun, untuk jumlahnya masih dalam pembahasan. Personel Brimob akan ditempatkan di titik lokasi yang dianggap rawan kriminalitas tinggi.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Ekonomi | 21 Oktober 2018 - 22:22 WIB

Jelang sidang tahunan ICCIA, ISABC dan SAIBC gelar pertemuan

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:35 WIB

Menag: Hari Santri Nasional bentuk pengakuan negara

Aktual Dalam Negeri | 21 Oktober 2018 - 21:29 WIB

Soekarwo: Tunggu 27 Oktober kepastian Suramadu gratis

Bencana Alam | 21 Oktober 2018 - 21:12 WIB

Desa Salua Kabupaten Sigi diterjang banjir

Arestasi | 21 Oktober 2018 - 20:35 WIB

10 pelajar pelaku tawuran tewaskan Rizky dibekuk

Elshinta.com - Polda Jambi melibatkan tim Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Anti Teror dalam kegiatan Operasi Ketupat yang berlangsung 7-24 Juni 2018.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolda Jambi, Brigjen Pol Muchlis AS usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat di lapangan Mapolda Jambi, Rabu (6/6).

Tim satgasus tersebut merupakan gabungan dari kepolisian anggota Polda Jambi dan TNI dari Korem 042 Garuda Putih serta BIN Daerah. Gabungan Polda Jambi, Korem 042/Gapu dan BIN membentuk Satuan Satgas Khusus Anti Teror bertujuan untuk mengantisipasi dan mendeteksi terorisme di wilayah Provinsi Jambi.

Kapolda Jambi Muchlis mengatakan seluruh anggota tim gabungan itu sudah saling berkoordinasi termasuk para unsur pimpimannya seperti Danrem dan Kabinda. Pada Operasi Ketupat tahun ini, fokus pengamanan ada pada empat masalah yakni pertama kestabilan pangan, kedua kelancaran arus mudik dan balik, ketiga benca alam dan gangguan kantibmas serta keempat masalah ancaman teroris.

"Keempat permasalahan itu menjadi titik fokus dalam penanganannya selama kegiatan operasi ketupat tahun ini, " kata Muchlis sebagaimana dilansir Antara.

Operasi Ketupat 2018, Polda Jambi melibatkan 3.370 personel kepolisian dibantu TNI untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam merayakan Lebaran tahun ini. Ke-3.370 personel itu merupakan gabungan anggota Polri, TNI dan instansi keperintahan terkait di Provinsi Jambi. Semua ini untuk melayani masyarakat dalam merayakan lebaran baik arus mudik dan arus balik. Ribuan personel tersebut akan disebarkan ke seluruh penjuru jalur arus mudik.

Untuk jumlah pos pelayanan dan pengamanan yang akan didirikan, Kuswahyudi menyebutkan, semuanya bakal disebar di seluruh titik di Provinsi Jambi. Namun, untuk jumlahnya masih dalam pembahasan. Personel Brimob akan ditempatkan di titik lokasi yang dianggap rawan kriminalitas tinggi.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com