Senin, 15 Oktober 2018 | 16:39 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Luar Negeri / Afrika

Wabah kolera merebak di Tanzania, 15 orang meninggal

Rabu, 06 Juni 2018 - 13:16 WIB    |    Penulis : Andi Juandi    |    Editor : Sigit Kurniawan
Ilustrasi. Penderita penyakit kolera. Sumber Foto: https://bit.ly/2CNJAac
Ilustrasi. Penderita penyakit kolera. Sumber Foto: https://bit.ly/2CNJAac

Elshinta.com  - Sedikitnya 15 orang meninggal dan 397 orang lainnya dirawat di rumah sakit dalam tiga pekan belakangan, setelah wabah kolera merebak di distrik Sumbawanga di bagian barat Tanzania, kata seorang pejabat pada Selasa (5/6) setempat.

Fani Mussa, Petugas Medis distrik Sumbawanga, mengatakan para ahli kesehatan terus meningkatkan upaya guna memerangi penyakit yang menular melalui air dan bisa mengakibatkan diare akut tersebut.

Ia menyerukan upaya terpadu dari semua pemegang saham dalam menanggulangi penyakit itu, yang muncul pada pertengahan Mei. "Para pejabat medis melakukan apa saja yang dapat mereka kerjakan untuk menangani penyakit tersebut termasuk melakukan pendidikan dan meningkatkan kesadaran anggota masyarakat," kata Mussa di dalam satu wawancara, sebagaimana dikutip Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu (6/6) siang.

Mussa menyebut buruknya perhatian masyarakat terhadap imbauan kebersihan dan kesehatan menjadi rintangan besar yang menimbulkan kesukaran upaya pengendalian wabah tersebut. Menurutnya, wabah tersebut diakibatkan konsumsi air tidak bersih oleh warga selama musim panen padi.

Wabah serupa sempat merenggut tujuh nyawa pada November tahun lalu, namun kasusnya berhasil dikendalikan pada Maret tahun ini. Pada 2015, wabah besar kolera yang melanda negara Afrika Timur itu merenggut sebanyak 166 nyawa.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 15 Oktober 2018 - 16:38 WIB

PMI bangun Klinik Lapangan di lokasi gempa dan tsunami Sulteng

Hankam | 15 Oktober 2018 - 15:59 WIB

Wapres minta Polri perbaiki peran jaga `lingkaran setan`

Elshinta.com  - Sedikitnya 15 orang meninggal dan 397 orang lainnya dirawat di rumah sakit dalam tiga pekan belakangan, setelah wabah kolera merebak di distrik Sumbawanga di bagian barat Tanzania, kata seorang pejabat pada Selasa (5/6) setempat.

Fani Mussa, Petugas Medis distrik Sumbawanga, mengatakan para ahli kesehatan terus meningkatkan upaya guna memerangi penyakit yang menular melalui air dan bisa mengakibatkan diare akut tersebut.

Ia menyerukan upaya terpadu dari semua pemegang saham dalam menanggulangi penyakit itu, yang muncul pada pertengahan Mei. "Para pejabat medis melakukan apa saja yang dapat mereka kerjakan untuk menangani penyakit tersebut termasuk melakukan pendidikan dan meningkatkan kesadaran anggota masyarakat," kata Mussa di dalam satu wawancara, sebagaimana dikutip Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu (6/6) siang.

Mussa menyebut buruknya perhatian masyarakat terhadap imbauan kebersihan dan kesehatan menjadi rintangan besar yang menimbulkan kesukaran upaya pengendalian wabah tersebut. Menurutnya, wabah tersebut diakibatkan konsumsi air tidak bersih oleh warga selama musim panen padi.

Wabah serupa sempat merenggut tujuh nyawa pada November tahun lalu, namun kasusnya berhasil dikendalikan pada Maret tahun ini. Pada 2015, wabah besar kolera yang melanda negara Afrika Timur itu merenggut sebanyak 166 nyawa.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Senin, 15 Oktober 2018 - 12:02 WIB

ASEAN setujui proposal Indonesia labeling tuna

Senin, 15 Oktober 2018 - 11:01 WIB

Tertekan, pasar saham Asia melemah

Minggu, 14 Oktober 2018 - 18:16 WIB

Malaysia tenggelamkan enam perahu asing

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com