Sejumlah murid SD di Depok diduga dicabuli guru
Rabu, 06 Juni 2018 - 18:55 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Sejumlah orang tua siswa melapor ke Mapolres Depok. Foto: Hendrik Raseukiy/Elshinta.

Elshinta.com - Betapa terpukulnya para orangtua harapannya mempercayakan anak mareka untuk mendapat pendidikan di sekolah, malah diduga mendapat tindakan tak senonoh dari guru di sekolahnya.

Empat ibu orangtua beserta anak mareka dari murid SDN Tugu 10 Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat melapor ke Polresta Depok atas dugaan pencabulan kepada murid putera kelas VI oleh seorang guru pria berinisial WAR (23) guru Bahasa Inggris dan pembina Pramuka di sekolah tersebut.

Ditemui oleh Reporter Elshinta Hendrik I Raseukiy di Mapolresta Depok, Rabu (6/6), AK ibu seorang murid kelas VI mewakili rekannya mengatakan, ada sekitar 15 murid pria kelas yang dicabuli oleh terduga WAR. Tindakan asusila ini dilakukan sudah sejak lama, ketika murid kelas VI ini masih di Kelas V.

Modus operandi WAR kepada murid-muridnya ini, anak-anak lelaki belia ini dibawa jalan-jalan ke tempat-tampat rekreasi.

Mareka diimingi dinaikkan tingkat Pramuka, dan penambahan nilai pelajaran.

Masalah ini terungkap karena anak ibu AK tampak seperti tertekan tidak seperti biasanya. Sebagai seorang ibu AKA merasakan ada sesuatu yang tak wajar dari psikis anaknya ini. AKA mendalami anaknya ini supaya memceritakan masalahnya. Kepada AKA anaknya mengaku apa yang sudah dialaminya.

Didapat kusah pula bila murid yang lain pun terima perlakuan pencabulan ini.

"Kami shock dapat pengakuan anak kami ini. Saya dalami dan saya tanyakan kepada rekan saya orang tua murid di sekolah ternyata sama. Makanya kami lapor polisi supaya dapat dibantu untuk mengungkap masalah ini," sebut AKA.

Diakui AKA tidak semua orangtua yang berani bersikap kepada sekolah apalagi, melapor ke polisi. Ada upaya dari kepala SDN Tugu 10, Ade menekan dan mempengaruhi para orangtua korban supaya tidak dimempermasalahkan kasus ini. Alasannya demi nama baik sekolah.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro sebutkan Rabu (6/6) terima laporan. Penyidik Unit PPA sedang mendalami dan memeriksa pelaporan ini.

"Iya sudah kami terima uduan dugaan tindakan asusila tersebut. Anggota saya sedang mendalaminya," sebut Bintoro.

Pantauan Reporter Elshinta Hendrik Rasukiy, kempat ibu-ibu dan anak dimintai keterangan di Unit PPA Polreta Depok.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 25 Mei 2019 - 19:18 WIB
Elshinta.com - Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyatakan, lima terduga t...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 14:48 WIB
Elshinta.com - Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Kepolisian Da...
Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:10 WIB
Elshinta.com - Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan peristi...
Jumat, 24 Mei 2019 - 18:11 WIB
Elshinta.com - Tim gabungan Satpol PP Kota Malang, Bakesbang, TNI, dan kepolisian menggela...
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:56 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatak...
Jumat, 24 Mei 2019 - 11:17 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Raden...
Kamis, 23 Mei 2019 - 14:18 WIB
Elshinta.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, Polisi telah m...
Kamis, 23 Mei 2019 - 07:21 WIB
Elshinta.com - Belasan orang ditemukan bersembunyi di Gedung Pertokoan Sarinah saat kericuhan t...
Selasa, 21 Mei 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Polisi berhasil membekuk dua pemuda bersama komplotannya yang masih remaja....
Senin, 20 Mei 2019 - 16:29 WIB
Elshinta.com - Ambulans milik DPD Partai Perindo Kota Sukabumi bernopol B 1893 PYD sempat ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)
ElshintaBandung