A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/lib/php/sessions/ci_sessionckut6rs2vtcdon1i24a2udiueuj53ne6): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/lib/php/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once

Tolak setoran 25 persen bonus, atlet paralimpik gugat NPCI Jabar
Tolak setoran 25 persen bonus, atlet paralimpik gugat NPCI Jabar
Rabu, 06 Juni 2018 - 20:36 WIB | Penulis : Sigit Kurniawan | Editor : Administrator
Atlet paralimpik gugat NPCI Jabar. Foto: Nico A/Elshinta.

Elshinta.com - Sebanyak 6 atlet paralimpik nasional yang tergabung dalam Forum Atlet Disabilitas menggugat National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) Jawa Barat. Salah seorang atlet paralimpik nasional, Farid Surdin saat wawancara live di Radio Elshinta Bandung via telepon, Rabu (6/6) siang, mengungkapkan masalahnya berawal dari Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) XVI tahun 2016. Menurut Farid rekan-rekannya yang merebut medali di Peparnas XVI dan mendapat bonus dari pemerintah, berinisiatif tidak menyetorkan 25 persen tersebut kepada NPCI Jabar. Farid beralasan penggunaan dana 25 persen tersebut selama ini tidak jelas.

"Ketika teman-teman juara di Peparnas 2016 dan kita mendapatkan bonus ( kadeudeh ) dari pemerintah, kami berinisiatif tidak menyetorkan, soalnya penggunaan dana 25 persen tersebut tidak jelas," tegas Farid.

Farid menambahkan atlet paralimpik diwajibkan oleh AD/ART NPCI pusat untuk berkontribusi sebesar 25 persen dari bonus yang diterima. Hal itu kata Farid sudah berlangsung lama sejak Peparnas tahun 2008 dan 2012. 

Menurut Farid para pengurus NPCI Jabar berargumen bahwa dana 25 persen itu dipergunakan untuk kepentingan organisasi, untuk sarana-prasarana dan untuk atlet lain yang tidak mendapatkan medali. Namun kata Farid semua itu tidak jelas.

"Mereka bilang untuk kepentingan organisasi, sarana-prasarana, untuk atlet yang tidak mendapat medali. Tapi setelah dicek sarana-prasarana tetap seperti itu, ruang gym kita nggak punya, atlet yang tidak dapat medali juga tidak kecipratan ( bonus ). Lalu uang itu ke mana ?"

Bahkan kata Farid, saat ini karir ia dan kelima rekan atlet paralimpik lainnya yang menolak untuk menyetor 25 persen bonus, sudah dihentikan oleh NPC Jabar. 

"Kami berenam ini sudah merasakannya, karir kami sudah distop. Mulai tidak diikutsertakan dalam kejurnas, tidak diikutsertakan dalam seleknas," papar Farid yang juga adalah atlet cabor atletik.

Di kesempatan berbeda, saat dikonfirmasi Sekretaris NPCI Jabar, Elon Carlan menerangkan tidak pernah ada istilah pemotongan dana dari para atlet, yang benar adalah partisipasi yang merupakan komitmen dalam berorganisasi.

"Sebetulnya tidak pernah ada istilah pemotongan di NPCI. Kalaupun ada partisipasi, itu dari mereka dan untuk mereka. Suatu yang dari awal dikomitmenkan oleh mereka dengan organisasi yang membesarkan mereka. Saya sangat prihatin dengan kejadian ini," ujarnya saat wawancara live di Radio Elshinta Bandung.

Ketika dikonfirmasi tentang tuntutan dari Farid Surdin, Elon menjelaskan bahwa Farid adalah atlet dari NPCI Kota Tasikmalaya yang dikenal tidak pernah patuh dan tunduk kepada organisasi.

"Jejak rekam kami, Farid ini atlet yang tidak patuh dan tunduk kepada organisasi. Sebelum dapat uang mau berorganisasi, namun setelah dapat uang tidak mau lagi berorganisasi," imbuhnya.

Mengenai gugatan Forum Atlet Disabilitas, Elon mengaku siap menghadapinya. Elon mengajak semua pihak membuktikannya di pengadilan.

Kamis (7/6) besok rencananya akan berlangsung sidang gugatan kedua di Pengadilan Negeri Bandung Jl.Martadinata Kota Bandung.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Sabtu, 18 Mei 2019 - 12:57 WIB
Elshinta.com - Asosiasi Bola Basket AS (NBA) menjatuhkan hukuman skorsing pemain Indiana Pacers...
Jumat, 17 Mei 2019 - 06:48 WIB
Elshinta.com - Wakil Presiden RI M Jusuf Kalla melakukan pertemuan dengan Presiden Komite Olimp...
Kamis, 16 Mei 2019 - 15:06 WIB
Elshinta.com - Pemain Milwaukee Bucks Brook Lopez bermain baik dan membawa timnya membuka ...
Rabu, 15 Mei 2019 - 17:36 WIB
Elshinta.com - Bintang Golden State Warriors Stephen Curry memimpin timnya memenangkan gam...
Selasa, 14 Mei 2019 - 10:51 WIB
Elshinta.com - Portland Trail Blazers mendapat kabar baik terkait cedera yang dialami guar...
Selasa, 14 Mei 2019 - 07:54 WIB
Elshinta.com - Bintang Golden State Warriors Kevin Durant dikabarkan akan absen untuk dua ...
Senin, 13 Mei 2019 - 09:18 WIB
Elshinta.com - Pemain Toronto Raptors Kawhi Leonard berhasil membawa timnya menuju final W...
Senin, 13 Mei 2019 - 08:57 WIB
Elshinta.com - Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengalahkan Stefanos Tsitsipas untu...
Senin, 13 Mei 2019 - 08:16 WIB
Elshinta.com - Portland Trail Blazers memenangkan pertandingan ketujuh semifinal Wilayah B...
Minggu, 12 Mei 2019 - 16:55 WIB
Elshinta.com - Los Angeles Lakers dilaporkan telah memutuskan untuk meminang Frank Vogel s...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)