Senin, 19 November 2018 | 11:05 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Olahraga / Asian Games 2018

Asian Games diharapkan ulangi kenangan Kejuaraan Dunia 2015

Kamis, 07 Juni 2018 - 09:45 WIB    |    Penulis : Angga Kusuma    |    Editor : Administrator
Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi. Sumber foto: https://bit.ly/2sJQIg0
Pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi. Sumber foto: https://bit.ly/2sJQIg0

Elshinta.com - Pelatih kepala ganda putra nasional Asian Games 2018 mengharapkan bisa mengulang kenangan indahnya ketika Kejuaraan Dunia bulu tangkis tahun 2015.

Saat ditemui di kawasan Kemayoran Jakarta, Rabu (6/6) malam, kenangan indah yang diinginkan terulang oleh Herry, adalah kenangan saat nomor ganda putra mampu menjadi kampiun di negeri sendiri. "Adalah suatu momen yang tidak bisa saya lupakan, waktu Kejuaraan Dunia 2015, saat Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi juaranya," kata Herry.

Bukan hanya karena juara pada tahun 2015 tersebut mengantarkan gelar ketiga bagi Hendra Setiawan, namun pada saat itu merupakan hal yang membanggakan baginya karena gelar tersebut didapatkan Hendra/Ahsan sehari jelang hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus. "Saat itu tanggal 16 Agustus, kita semua yang hadir saat itu di Istora Senayan, bersama-sama menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya satu gedung, momen tersebut tidak bisa saya lupakan," ujar Herry.

Berbekal dengan kenangan indah itu, Herry mengharapkan dalam Asian Games yang jatuh satu hari setelah perayaan hari Kemerdekaan Indonesia tersebut, ganda putra dan umumnya tim nasional Indonesia mampu mengulang kejayaan tersebut. "Dalam Asian Games, ganda putra Indonesia jadi salah satu unggulan mendulang medali emas. Dengan Asian Games 2018 yang jatuh pada bulan Agustus yakni bulan kemerdekaan bangsa, mudah-mudahan bisa terulang dan mudah-mudahan cita-cita saya terkabul," ujar Herry.

Untuk Asian Games 2018, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan menentukan pasangan ganda putra Indonesia setelah cuti Lebaran berakhir atau sebelum gelaran turnamen Super 750, Malaysia Masters 2018 pada 26 Juni hingga 1 Juli 2018.

Pasalnya, daftar nama atlet yang turun dalam Asian Games 2018, harus sudah masuk paling lambat tanggal 30 Juni 2018, dikutip dari Antara.

Dengan ketentuan Asian Games yang mengharuskan seluruh negara peserta mengirimkan maksimal dua pasangan ganda putra untuk diturunkan di kategori beregu dan individu, Herry IP harus memutar otak di antara nama-nama pemain pelatnas yang ada.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:58 WIB

Presiden Jokowi resmikan pembangunan tower Universitas Muhammadiyah Lamongan

Musibah | 19 November 2018 - 10:45 WIB

Perbaikan longsor di Jalan Kramat Tiu rampung diperbaiki

Kriminalitas | 19 November 2018 - 10:35 WIB

Polisi tangkap dalang bentrok di diskotek Bandara

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:24 WIB

PMI DIY siagakan relawan jelang libur panjang

Ekonomi | 19 November 2018 - 10:15 WIB

Senin pagi, kurs rupiah melemah ke posisi Rp14.600

Aktual Dalam Negeri | 19 November 2018 - 10:02 WIB

Dishub Bogor hentikan sementara operasi angkot modern

Elshinta.com - Pelatih kepala ganda putra nasional Asian Games 2018 mengharapkan bisa mengulang kenangan indahnya ketika Kejuaraan Dunia bulu tangkis tahun 2015.

Saat ditemui di kawasan Kemayoran Jakarta, Rabu (6/6) malam, kenangan indah yang diinginkan terulang oleh Herry, adalah kenangan saat nomor ganda putra mampu menjadi kampiun di negeri sendiri. "Adalah suatu momen yang tidak bisa saya lupakan, waktu Kejuaraan Dunia 2015, saat Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi juaranya," kata Herry.

Bukan hanya karena juara pada tahun 2015 tersebut mengantarkan gelar ketiga bagi Hendra Setiawan, namun pada saat itu merupakan hal yang membanggakan baginya karena gelar tersebut didapatkan Hendra/Ahsan sehari jelang hari kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus. "Saat itu tanggal 16 Agustus, kita semua yang hadir saat itu di Istora Senayan, bersama-sama menyanyikan lagu nasional Indonesia Raya satu gedung, momen tersebut tidak bisa saya lupakan," ujar Herry.

Berbekal dengan kenangan indah itu, Herry mengharapkan dalam Asian Games yang jatuh satu hari setelah perayaan hari Kemerdekaan Indonesia tersebut, ganda putra dan umumnya tim nasional Indonesia mampu mengulang kejayaan tersebut. "Dalam Asian Games, ganda putra Indonesia jadi salah satu unggulan mendulang medali emas. Dengan Asian Games 2018 yang jatuh pada bulan Agustus yakni bulan kemerdekaan bangsa, mudah-mudahan bisa terulang dan mudah-mudahan cita-cita saya terkabul," ujar Herry.

Untuk Asian Games 2018, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan menentukan pasangan ganda putra Indonesia setelah cuti Lebaran berakhir atau sebelum gelaran turnamen Super 750, Malaysia Masters 2018 pada 26 Juni hingga 1 Juli 2018.

Pasalnya, daftar nama atlet yang turun dalam Asian Games 2018, harus sudah masuk paling lambat tanggal 30 Juni 2018, dikutip dari Antara.

Dengan ketentuan Asian Games yang mengharuskan seluruh negara peserta mengirimkan maksimal dua pasangan ganda putra untuk diturunkan di kategori beregu dan individu, Herry IP harus memutar otak di antara nama-nama pemain pelatnas yang ada.

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com