Jumat, 17 Agustus 2018 | 12:11 WIB

Daftar | Login

banner kuping banner kuping
Macro Ad

Hiburan / Program Radio & TV

KPI telah keluarkan 2 sanksi dan sejumlah teguran selama Ramadan

Kamis, 07 Juni 2018 - 10:56 WIB    |    Penulis : Fransiskus Yuno    |    Editor : Administrator
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2Lt7TtR
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2Lt7TtR

Elshinta.com Majelis Ulama Indonesia (MUI) merekomendasikan lima program tayangan Ramadan di beberapa stasiun televisi swasta dihentikan. Dari hasil pengamatan yang dilakukan pada 17 Mei hingga 31 Mei 2018, tayangan tersebut dinilai melampaui kepatutan dan kepantasan.

Dikutip dari laman mui.co.id, program yang direkomendasikan untuk dihentikan tersebut adalah Ramadan di Rumah Kuya (Trans 7), Brownis Sahur (Trans TV), Ngabuburit Happy (Trans TV), Sahurnya Pesbukers (ANTV), dan Pesbukers Ramadhan (ANTV).

Menyusul adanya rekomendasi itu, Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Nuning Rodiyah saat dihubungi Elshinta, Kamis (7/6) pagi, mengatakan, selama bulan Ramadan 2018 pihaknya telah mengeluarkan dua sanksi administrasi dan beberapa teguran kepada program siaran yang berpotensi terjadinya pelanggaran terhadap pedoman perilaku penyiaran dan standar program siaran.

Menurutnya, sanksi yang dikeluarkan KPI tersebut ada yang sama dengan yang direkomendasikan oleh MUI dan ada pula yang tidak.

Program-program tersebut di antaranya adalah program variety show, game show, program reality show, pencarian bakat, dan beberapa program lainnya.

 

 

Penulis : Yuno.

Editor : Dewi Rusiana.

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual IPTEK | 17 Agustus 2018 - 12:07 WIB

Lindungi mata dari bahaya cahaya biru ponsel, ini tujuh caranya

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 11:54 WIB

Novel: 17 Agustus harus jadi bahan introspeksi

Asian Games 2018 | 17 Agustus 2018 - 11:40 WIB

Kasum TNI: Asian Games strategis promosikan Indonesia

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 11:13 WIB

Mataram rayakan HUT RI tanpa pengibaran bendera

Aktual Dalam Negeri | 17 Agustus 2018 - 10:45 WIB

YLKI imbau konsumen waspada obat tradisional pasaran

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 16 Agustus 2018 - 05:03 WIB

Lima film wajib ditonton bulan ini

Rabu, 15 Agustus 2018 - 12:10 WIB

`Rompis`, film romantisme remaja dibumbui komedi

Rabu, 15 Agustus 2018 - 10:13 WIB

Disney ungkap pemeran dalam live-action Mulan

Selasa, 14 Agustus 2018 - 17:45 WIB

Dhawiya dituntut jalani rehab narkotika dua tahun

Selasa, 14 Agustus 2018 - 08:53 WIB

Giring ungkap pentingnya sosok ayah dalam keluarga

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com