Senin, 22 Oktober 2018 | 07:28 WIB

Daftar | Login

MacroAd

Hiburan / Program Radio & TV

Kolaborasi KPI dan MUI

Kamis, 07 Juni 2018 - 10:45 WIB    |    Penulis : Fransiskus Yuno    |    Editor : Dewi Rusiana
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2M2hbOB
Ilustrasi. Sumber Foto : https://bit.ly/2M2hbOB

Elshinta.com Terkait temuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap lima program tayangan Ramadan yang dianggap melampaui aspek kepatutan dan kepantasan, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah menegur dan memberikan sanksi administrasi kepada beberapa rekomendasi MUI tersebut.

Demikian dikemukakan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Nuning Rodiyah kepada Elshinta, Kamis (7/5) pagi. Menurutnya, KPI telah bekerjasama dengan MUI dalam memantau siaran tayangan televisi selama 9 tahun yang rutin dilakukan setiap tahun dalam melakukan pengawasan.

“Kami bersama-sama dengan MUI menyampaikan temuan pelanggaran atau potensi pelanggaran tayangan dalam rangka pengawasan terhadap tayangan Ramadan,” tuturnya.

Nuning memaparkan, pengawasan yang dilakukan KPI dengan menggunakan standar pengawasan KPI yang menggunakan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS).

Sementara untuk MUI, melakukan pengawasan dengan melihat kepatuhan dan kesesuaian dengan fatwa MUI yang berkaitan dengan penyiaran, komunikasi, dan dakwah serta kompetensi dan akhlak pengisi program televisi. 

“Dalam hal ini adalah materi dakwah atau konten dakwah dan juga pengisi acaranya dari dan sebagainya. Selain itu selama Ramadan KPI juga telah mengeluarkan beberapa sanksi terhadap program siaran dan atas rekomendasi yang dikeluarkan MUI secara kelembagaan,” paparnya.

Nuning menambahkan, KPI akan memperhatikan apa yang disampaikan MUI dan menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagaimana peraturan yang berlaku di KPI yang memiliki mekanisme dengan melihat konten tayangan.

 

 

Penulis : Yuno.

Editor : Dewi Rusiana.

 

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 07:18 WIB

Fotografer lelang foto untuk korban gempa tsunami Palu

Event | 22 Oktober 2018 - 07:04 WIB

Indra Sjafri bangga semangat juang pemain Timnas U-19

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:55 WIB

Kunjungan delegasi IMF-WB berdampak bagi ekonomi NTT

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:43 WIB

Presiden hadiri PKN-Revolusi mental di Sulut

Aktual Dalam Negeri | 22 Oktober 2018 - 06:33 WIB

PKB: Parpol harus dekat dengan rakyat

Elshinta.com Terkait temuan Majelis Ulama Indonesia (MUI) terhadap lima program tayangan Ramadan yang dianggap melampaui aspek kepatutan dan kepantasan, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah menegur dan memberikan sanksi administrasi kepada beberapa rekomendasi MUI tersebut.

Demikian dikemukakan Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Nuning Rodiyah kepada Elshinta, Kamis (7/5) pagi. Menurutnya, KPI telah bekerjasama dengan MUI dalam memantau siaran tayangan televisi selama 9 tahun yang rutin dilakukan setiap tahun dalam melakukan pengawasan.

“Kami bersama-sama dengan MUI menyampaikan temuan pelanggaran atau potensi pelanggaran tayangan dalam rangka pengawasan terhadap tayangan Ramadan,” tuturnya.

Nuning memaparkan, pengawasan yang dilakukan KPI dengan menggunakan standar pengawasan KPI yang menggunakan Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) dan Standar Program Siaran (SPS).

Sementara untuk MUI, melakukan pengawasan dengan melihat kepatuhan dan kesesuaian dengan fatwa MUI yang berkaitan dengan penyiaran, komunikasi, dan dakwah serta kompetensi dan akhlak pengisi program televisi. 

“Dalam hal ini adalah materi dakwah atau konten dakwah dan juga pengisi acaranya dari dan sebagainya. Selain itu selama Ramadan KPI juga telah mengeluarkan beberapa sanksi terhadap program siaran dan atas rekomendasi yang dikeluarkan MUI secara kelembagaan,” paparnya.

Nuning menambahkan, KPI akan memperhatikan apa yang disampaikan MUI dan menindaklanjuti rekomendasi tersebut sebagaimana peraturan yang berlaku di KPI yang memiliki mekanisme dengan melihat konten tayangan.

 

 

Penulis : Yuno.

Editor : Dewi Rusiana.

 

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...

Kamis, 18 Oktober 2018 - 17:58 WIB

Ed dan Lorraine Warren ambil bagian di `Annabelle 3`

Senin, 15 Oktober 2018 - 13:55 WIB

Keira perempuan dengan tujuh kepribadian

Minggu, 14 Oktober 2018 - 12:41 WIB

Penyanyi legendaris Saleem meninggal dunia

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 10:27 WIB

Yoseob Highlight akan ikut wajib militer tahun depan

elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com