Ikutilah pola makan seperti ini untuk mencegah kematian prematur
Kamis, 07 Juni 2018 - 10:31 WIB | Penulis : Mario Vau | Editor : Administrator
Sayur-sayuran dan buah-buahan (sumber foto: https://bit.ly/2LpL4aD)

Elshinta.com - Hampir semua orang tentunya menghendaki panjang umur dan sehat. Rupanya ada satu kiat sederhana, yang apabila diikuti dapat mencegah penyakit yang dapat menyebabkan kematian dini antara lain masalah terkait jantung dan stroke hingga 42 persen. Hal yang terbaik dari kebiasaan ini adalah tidak adanya tindakan medis atau konsumsi obat-obatan sama sekali. Yang dibutuhkan hanyalah perubahan pola makan.

Rupanya konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan setiap hari menjadi kunci daripada hidup yang lebih sehat itu. Namun jumlah yang dikonsumsi itulah yang menjadi kunci. Seperti dilansir The Daily Health Post, disarankan untuk mengkonsumsi lebih dari tujuh porsi sayur-sayuran dan buah-buahan setiap hari selama 7 jari seminggu. Manfaat kesehatan yang diperoleh serta penurunan kemungkinan sakit yang menyebabkan kematian diperoleh yang menjaga pola makan seperti itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Journal Epidemiol Community Health, kebiasaan makan hingga tiga porsi sayur-sayuran dan buah-buahan mengurangi risiko kematian dini hingga 14 persen; sementara konsumsi hingga lima porsi mengurangi risiko hingga 29 persen; kemudian hingga tujuh porsi dapat mengurangi risiko hingga 36 persen. Konsumsi di atas porsi itulah yang dianggap memberikan manfaat paling optimal.

Kecenderungan ini berlaku bagi siapa saja, terlepas usia, ras, jenis kelamin, apakah menderita obesitas atau kebiasaan merokok. Yang harus diingat porsi makanan yang dimaksud di sini adalah konsumsi makanan segar.

Diketahui bahwa minum jus tidak memiliki dampak positif, sedangkan mengkonsumsi makanan dari kaleng justru ditenggarai dapat menimbulkan masalah-masalah kesehatan nantinya.

Supaya lebih maksimal lagi, studi ini juga menyarankan supaya konsumsi makanan yang mengandung gula, minuman soda dapat dihindari dari pola makan sehari-hari.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jumat, 18 Januari 2019 - 03:19 WIB
Elshinta.com - Para ilmuwan telah mengungkap pola diet ideal untuk kesehatan planet dan ma...
Senin, 14 Januari 2019 - 21:33 WIB
Elshinta.com - ISPA atau infeksi saluran pernafasan akut, asma, pneumonia hingga jantung k...
Senin, 14 Januari 2019 - 06:46 WIB
Elshinta.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengimbau masyarakat mewaspadai penyakit d...
Minggu, 13 Januari 2019 - 17:57 WIB
Elshinta.com - Ahli gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes mengatakan minuman manis yang ding...
Jumat, 11 Januari 2019 - 07:07 WIB
Elshinta.com - Direktur Eksekutif LSM Indonesia AIDS Coalition (IAC) Aditya Wardhana memin...
Jumat, 11 Januari 2019 - 06:15 WIB
Elshinta.com - Penderita HIV AIDS di Indonesia terancam tidak bisa mendapatkan obat Antire...
Kamis, 10 Januari 2019 - 20:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengingatkan kepada masyarakat agar memperha...
Rabu, 09 Januari 2019 - 14:23 WIB
Elshinta.com - Alimuddin Arfah adalah peserta JKN-KIS yang tinggal di Kota Tarakan, Kalima...
Rabu, 09 Januari 2019 - 05:00 WIB
Elshinta.com - Minuman bervitamin ternyata tidak benar-benar bermanfaat bagi tubuh. Hal it...
Rabu, 09 Januari 2019 - 04:09 WIB
Elshinta.com - Seseorang dengan metabolime tubuh lambat biasanya mengalami gejala seperti ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)