Minggu, 19 Agustus 2018 | 03:22 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Dalam Negeri / Pendidikan

Menko PMK: Menrsitek Dikti kaji aturan cegah radikalisme masuk kampus

Kamis, 07 Juni 2018 - 14:05 WIB    |    Penulis : Sigit Kurniawan    |    Editor : Sigit Kurniawan
 Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani. Foto: Dody/Elshinta.
 Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani. Foto: Dody/Elshinta.

Elshinta.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meminta Menristek M Nasir mengumpulkan rektor-rektor seluruh Indonesia untuk melakukan kajian, diskusi dan brain storming terkait 7 kampus negeri terpapar radikalisme.

"Jadi sekarang Menristek Dikti beserta jajarannya juga badan-badan sudah lagi melakukan kajian bagaimana bentuk konkrit implementasinya, ke lapangan yang ada di universitas," ujarnya di gedung DPR , Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (7/6).

Ia meminta agar dalam pertemuan tersebut dikaji aturan untuk mencegah paham radikalisme masuk ke universitas. Pencegahan penyebaran paham radikalisme bukan hanya tanggung jawab pemerintah, semua pihak bertanggung jawab.

Ia juga meminta Menristek Dikti M Nasir lebih proaktif dalam pencegahan  radikalisme di Universitas. "Saya sudah meminta kepada Kemenristek Dikti dan semua kementerian yang ada di bawah saya juga badan-badan di bawah saya untuk lebih pro aktif. Kemudian mendekatkan diri pada universitas," ungkapnya seperti dilaporkan Reporter Dody Handoko.

Dikatakannya, tidak ada toleransi pada paham-paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila. "Apapun itu nggak boleh terjadi lagi, kemudian kita juga harus perketat," ucapnya.

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Arestasi | 18 Agustus 2018 - 21:40 WIB

Buronan pembakar satu keluarga dibekuk

Aktual Dalam Negeri | 18 Agustus 2018 - 21:29 WIB

Dubes harapkan WNI di Swiss wujudkan Indonesia yang lebih maju

Asian Games 2018 | 18 Agustus 2018 - 21:12 WIB

Dirjen: Asian Games kesempatan emas bagi Indonesia

Aktual Dalam Negeri | 18 Agustus 2018 - 20:50 WIB

Pasukan Polri-korban perang rayakan kemerdekaan di Sudan

Aktual Dalam Negeri | 18 Agustus 2018 - 20:39 WIB

Warga Indonesia dan Malaysia rayakan HUT Kemerdekaan bersama

Megapolitan | 18 Agustus 2018 - 20:28 WIB

Kemendagri: Hak partai Aher jadi wagub DKI

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
loading...
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com