Menkum HAM: PKPU yang larang eks napi koruptor jadi caleg sedang dikaji
Elshinta
Kamis, 07 Juni 2018 - 14:40 WIB | Penulis : Dewi Rusiana | Editor : Administrator
Menkum HAM: PKPU yang larang eks napi koruptor jadi caleg sedang dikaji
 Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM), Yasonna Laoly. Foto: Dody Handoko/elshinta.com

Elshinta.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM), Yasonna Laoly mengatakan, persoalan Peraturan KPU (PKPU) yang melarang eks narapidana korupsi maju menjadi calon anggota legislatif (caleg) sedang dikaji.

"Lagi dikaji. Dirjen PP (Kemenkum HAM) sudah mengundang Kemendagri, mengundang Bawaslu. Baik Kemendagri maupun Bawaslu punya preservasilah. Mereka mengatakan ini tidak pas. Jadi Bawaslu juga punya pendapat yang sama," jelasnya di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018).

Dikatakannya, larangan eks napi korupsi maju menjadi caleg bertentangan dengan undang-undang dan HAM. "Saya juga melihat itu ada sesuatu yang tidak pas karena bertentangan langsung dengan undang-undang, dengan konstitusi,” ucapnya, seperti dilaporkan Reporter elshinta.com, Dody Handoko.

Ditambahkanya, ”Saya selalu mengatakan, cara yang baik, kepentingan yang baik, tujuan yang baik, jangan dilakukan dengan cara yang salah, masih banyak cara yang lain. Yang barangkali dampaknya sama saja, tapi bukan berarti langsung menabrak".

Ia menguraikan bahwa dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) disebutkan bahwa hak politik seseorang merupakan bagian dari HAM. Untuk menghilangkan HAM seseorang itu hanya bisa dilakukan lewat dua cara, yakni melalui UU dan putusan pengadilan. 

 

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
KPAI usut alasan di balik pemberian grasi untuk Neil
Minggu, 21 Juli 2019 - 19:49 WIB
Elshinta.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyurati Kemenkumham untuk memin...
Gubernur turunkan tim selidiki kasus MOS SMA Nusantara Palembang
Minggu, 21 Juli 2019 - 16:25 WIB
Elshinta.com - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menurunkan tim investigasi untuk meny...
Peneliti: Presiden harus lebih tegas terkait kasus Novel
Sabtu, 20 Juli 2019 - 18:56 WIB
Elshinta.com - Peneliti Bidang Hukum The Indonesian Institute, Muhammad Aulia Y Guzasiah m...
Kasus dugaan suap Roll Royce Emirsyah Satar ternyata sudah lama dihentikan di Inggris
Sabtu, 20 Juli 2019 - 06:09 WIB
Elshinta.com - Setelah lama tidak terdengar proses pemeriksaan yang dilaksanakan, tiba-tib...
Partai Berkarya tak lanjutkan gugatan  ke MK
Jumat, 19 Juli 2019 - 20:17 WIB
Elshinta.com - Dari empat gugatan partai politik di Kabupaten Subang ke Mahkamah Konstitusi (MK...
Manipulasi BPJS, Periode 2014-2018 satu rumah sakit di Medan rugikan negara Rp5 miliar
Jumat, 19 Juli 2019 - 19:45 WIB
Elshinta.com - Tim Intelijen Kejati Sumatra Utara berhasil mengungkap penyimpangan pencair...
334 tersangka kerusuhan 21-22 Mei dilimpahkan ke Kejaksaan
Jumat, 19 Juli 2019 - 18:36 WIB
Elshinta.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden ...
KPK sebut dalam penanganan perkara sesuai hukum acara
Jumat, 19 Juli 2019 - 17:34 WIB
Elshinta.com - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengata...
Maqdir Ismail: Pernyataan KPK menghormati putusan MA dinilai hanya pemanis bibir
Jumat, 19 Juli 2019 - 17:02 WIB
Elshinta.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan bahwa mereka menghormati Putu...
Kejari Jakpus tahan tersangka kasus penerbitan jaminan asuransi
Jumat, 19 Juli 2019 - 15:16 WIB
Elshinta.com - Jaksa Penuntut Umum  Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat mena...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined offset: 1

Filename: widget/infodarianda.php

Line Number: 24

Backtrace:

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/widget/infodarianda.php
Line: 24
Function: _error_handler

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/views/elshinta/view_berita_detail.php
Line: 193
Function: include

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/libraries/Template.php
Line: 16
Function: view

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/application/controllers/Berita.php
Line: 137
Function: load

File: /home/cfi/web/www/html/elshinta.com/index.php
Line: 294
Function: require_once