DPR minta Kemenag kaji data masjid terindikasi radikalisme
Kamis, 07 Juni 2018 - 20:57 WIB | Penulis : Fajar Nugraha | Editor : Administrator
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo. Sumber foto: https://bit.ly/2xKFFZC

Elshinta.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mendorong Kementerian Agama melalui direktorat jenderal terkait untuk mengkaji lebih dalam data-data yang menyebutkan ada sebanyak 40 masjid di DKI Jakarta yang terindikasi paham radikalisme.

Bambang Soesatyo melalui pernyataan tertulisnya yang dihimpun Antara di Jakarta, Kamis (7/6), menanggapi data dari Biro Pendidikan Mental Spritual (Dikmental) dan Badan Infak Sedekah (Bazis) DKI Jakarta yang menyebutkan ada sekitar 40 masjid di DKI Jakarta yang terindikasi paham radikalisme.

Menyikapi data tersebut, pria yang akrab disapa Bamsoet ini meminta Komisi VIII DPR RI dapat mendorong Kementerian Agama untuk menugaskan Dirjen Bimas Islam dan Balitbangdiklat guna mengkaji data-data dari Biro Dikmental dan Bazis DKI Jakarta.

Selain itu memberikan program pembinaan dan sosialisasi kepada seluruh ulama dan pengurus masjid mengenai pentingnya menanamkan rasa nasionalisme, guna mencegah terjadinya terorisme dan radikalisme dari tempat ibadah.

Bamsoet juga meminta Komisi I DPR RI mendorong Badan Intelijen Negara (BIN) bekerjasama dengan Kementerian Agama untuk segera melakukan pengawasan yang intensif terutama terhadap 40 masjid tersebut agar dilakukan tindakan pencegahan sesuai dengan UU Antiterorisme.

Politisi Partai Golkar ini meminta Komisi III DPR RI mendorong Kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan kajian terhadap informasi yang disampaikan oleh Biro Dikmental dan Bazis DKI Jakarta terkait 40 masjid tersebut agar tidak terjadi salah paham dan keresahan yang mendalam di masyarakat.

"Saya mengimbau seluruh elemen bangsa, baik pemerintah hingga masyarakat untuk bersinkronisasi dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa serta melaporkan kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya potensi terorisme maupun radikalisme," katanya.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Minggu, 19 Mei 2019 - 12:27 WIB
Elshinta.com - Polres Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, akan menyiagakan sebanyak...
Minggu, 19 Mei 2019 - 10:39 WIB
Elshinta.com - Mantan narapidana teroris di Provinsi Banten dipantau menjelang penetapan h...
Minggu, 19 Mei 2019 - 06:20 WIB
Elshinta.com - Polri menyatakan personel yang bertugas melakukan pengamanan saat penetapan...
Sabtu, 18 Mei 2019 - 08:36 WIB
Elshinta.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengingatkan kepa...
Kamis, 16 Mei 2019 - 13:18 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan bahwa ancaman terh...
Jumat, 10 Mei 2019 - 21:28 WIB
Elshinta.com - Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, terd...
Jumat, 10 Mei 2019 - 09:47 WIB
Elshinta.com - Tim asistensi hukum yang dibentuk oleh Menteri Koordinator Hukum dan Keaman...
Kamis, 09 Mei 2019 - 13:07 WIB
Elshinta.com - Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu berharap tidak ada gerakan p...
Rabu, 08 Mei 2019 - 21:42 WIB
Elshinta.com - Silahturahmi dan buka bersama, Kapolres Majalengka AKBP Mariyono, Dandim 0617/Ma...
Rabu, 08 Mei 2019 - 19:37 WIB
Elshinta.com - Kapolres Cirebon Kota AKBP Roland  Ronaldy mengajak insan pers untuk bersam...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)